Kondisi New Normal, Krisbow Indonesia Fokus Terapkan Dua Hal Ini.jpg

Bisnis

Kondisi New Normal, Krisbow Indonesia Fokus Terapkan Dua Hal Ini

Tak bisa dipungkiri pandemi COVID-19 yang sudah membayangi Indonesia selama beberapa bulan terakhir memicu berbagai perusahaan untuk beradaptasi dalam kondisi apalagi sekarang sudah memasuki fase new normal atau kebiasaan baru. Hal ini juga turut dilakukan perusahaan Krisbow Indonesia yang bergerak di bisnis distributor kebutuhan komersil, industri, sampai rumah tangga. Di mana perusahaan yang masuk dalam Kawan Lama Group ini berfokus terhadap penerapan protokol kesehatan serta memaksimalkan penggunaan platform digital selama masa pandemi COVID-19 ini.

Penerapan dua hal ini dibahas Krisbow Indonesia dalam webinar bertajuk Pariwisata Indonesia dalam Adaptasi Kebiasaan Baru. Sesuai judulnya, dalam webinar ini dibahas mengenai dampak pandemi COVID-19 terhadap industri pariwisata di Tanah Air dan kira-kira apa yang bisa dilakukan oleh para pelaku bisnis dalam bidang ini untuk kembali menggeliatkan pariwisata di momen new normal seperti saat ini.

Kondisi New Normal, Krisbow Indonesia Fokus Terapkan Dua Hal Ini .jpg

Webinar ini disebut sebagai salah satu realisasi dari fokus Krisbow Indonesia di masa kebiasaan baru saat pandemi COVID-19. Dengan perusahaan yang tergabung dalam Kawan Lama Group itu memaksimalkan platform digital untuk proses pemasaran atau marketingny. Pasalnya dengan webinar, Krisbow Indonesia memandang mereka dapat menjangkau pihak swasta dan instansi pemerintah yang tak terbatas dalam satu bidang saja.

Selain menggunakan webinar untuk proses marketing, Krisbow Indonesia juga memanfaatkan platform digital untuk terus melakukan edukasi dalam membantu usaha Pemerintah Indonesia untuk terus mencegah penyebaran COVID-19 dan pemulihan ekonomi Tanah Air. Hal ini dilakukan Krisbow Indonesia melalui akun media sosial resminya di Instagram, Twitter, YouTube, dan Facebook.

[Baca Juga: Masuk Masa New Normal, Sleman Persiapkan Sektor Pariwisata]

“Krisbow Indonesia sebagai perusahaan, bukan semata menjual produk, namun lebih memperhatikan sesama rekan industri agar mampu tumbuh dan sukses, termasuk di sektor pariwisata,” sebut Managing Director Krisbow Indonesia Rudy Hartono di webinar yang digelar pada 23 Juli 2020 tersebut, sebagaimana dikutip dari rilis yang diterima PingPoint.co.id (28/7/2020).

Kemudian dari sisi operasional perusahaannya bagi para pekerjanya di masa adaptasi kebiasaan baru, Krisbow Indonesia disebut menerapkan protokol kebersihan serta kesehatan yang sesuai standar Kawan Lama Group. Hal ini dilakukan kegiatan disinfeksi secara rutin di area gudang, kantor pusatnya, dan toko. Kemudian untuk para pekerjanya, Krisbow Indonesia mewajibkan semua pegawainya untuk dicek suhu tubuhnya dengan infrared thermometer dan thermal scanner sebut masuk ruang kerja, menggunakan masker, rutin mencuci tangan dengan sabun dan hand santizer, membatasi jumlah orang yang berada di dalam lift , hingga kewajiban untuk melakukan rapid test demi mengantisipasi salah satu pekerjanya terinfeksi COVID-19.

Read More

Artikel Lainnya

Pastikan Tak Ada Buaya, Damkar Kota Depok Sisir Kali Pesanggrahan.jpg

Berita Kawasan

Pastikan Tak Ada Buaya, Damkar Kota Depok Sisir Kali Pesanggrahan

06 August 2020, 19:00

Pekan ini Damkar Depok mengerahkan anggotanya untuk menyisir area Kali Pesanggarahan demi memastikan tak ada buaya yang berkeliaran.

Sate H.Romli, Sate RSPP yang Legendaris.jpg

Kuliner

Sate H.Romli, Sate RSPP yang Legendaris

06 August 2020, 18:00

Jika berbicara mengenai menu sate populer di kawasan Jakarta Selatan, maka warung Sate H. Romli atau yang lebih dikenal dengan sebutan Sate RSPP bisa dipastikan sebagai salah satunya.

Ada Target Gula Darah untuk Pasien Diabetes Agar Terhindar Perparahan COVID-19

Kesehatan

Ada Target Gula Darah untuk Pasien Diabetes Agar Terhindar Perparahan COVID-19

06 August 2020, 16:50

Penyandang diabetes akan lebih rentan mengalami perparahan bahkan menyebabkan kematian jika terinfeksi COVID-19.

Apa yang Bisa Anda Persiapkan Hadapi Resesi Ekonomi 2020

Bisnis

Apa yang Bisa Anda Persiapkan Hadapi Resesi Ekonomi 2020?

06 August 2020, 15:30

Sektor industri, penurunan kinerja ekspor impor, dan tingginya pemutusan hubungan kerja (PHK) bisa mengakibatkan peningkatan angka kemiskinan.


Comments


Please Login to leave a comment.