Kongres Kaum Muda Tanah Air Memimpikan Indonesia 2045

Pendidikan

Kongres Kaum Muda Tanah Air Memimpikan Indonesia 2045

Kurang lebih 800 peserta dari seluruh Indonesia yang tergabung dalam Kaum Muda Tanah Air (KATA) Indonesia mengadakan Kongres Kaum Muda Indonesia untuk Tanah Air.

Kongres berlangsung luring di Jakarta dan diikuti melalui daring di delapan lokasi lain di Indonesia.

Kegiatan ini mencoba menjawab keresahan kaum muda terhadap kondisi Indonesia saat ini. Sebelumnya telah dilakukan pengumpulan data melalui survei kepada kaum muda di mana hasil survei tersebut dikonfirmasi kembali melalui proses konsultasi dan kontekstualisasi.

Memimpikan Indonesia 2045

Berdasarkan hasil dari konsultasi, sebagian besar kaum muda mengkhawatirkan lingkungan dan kekayaan alam di Indonesia akan semakin rusak, serta kesejahteraan dan ekonomi masyarakat semakin menurun pada 2045.

Hasil konsultasi juga menunjukkan kaum muda yang memimpikan Indonesia 2045 terbebas dari korupsi termasuk terbebas dari korupsi sumber daya alam. Di samping itu memberi ruang partisipasi kaum muda dalam penyusunan kebijakan dengan menggunakan metode terkini.

Kongres Kaum Muda Tanah Air Memimpikan Indonesia 2045

Siti Marfu’ah, salah satu inisiator KATA Indonesia menyebutkan inisiatif ini berawal dari banyaknya kegiatan-kegiatan yang diadakan dan dijalankan anak muda baik secara individu maupun berjejaring.

Samantha dari Earth Hour Indonesia menambahkan bahwa KATA Indonesia dapat menjadi wadah bagi pemuda untuk meningkatkan kapasitasnya terkait isu sosial dan lingkungan guna membentuk pemuda yang siap terlibat dalam pengambilan keputusan.

“Tentunya kehadiran pemangku kepentingan, terutama pihak pemerintah, menjadi sangat penting untuk mendukung upaya ini,” kata Samantha.

Hasil Kongres

Sementara wakil dari Perkumpulan Lakoat Kujawas Mollo Nusa Tenggara Timur Dicky Senda yang hadir dalam kongres ini mengomentari praktek pendidikan saat ini.

“Pendidikan yang kita terima sekarang membuat kita ‘terbang’ dari kampung halaman dan tidak membuat pulang. Yang diajarkan tentang hal lain di luar kampung halaman sehingga semua pergi dari kampung halaman untuk mengejarnya”.

Agung Wibowo dari perkumpulan HUMA yang menjadi salah satu narasumber pada kongres itu menyebutkan bahwa di beberapa negara seperti Brazil dan lainnya sudah ada metode yang dapat digunakan untuk mengumpulkan pendapat kaum muda dan menjadi masukan dalam satu produk hukum yang disebut crowd legislation.

Kongres Kaum Muda Tanah Air Memimpikan Indonesia 2045

Dia menilai,”Penggunaan teknologi memungkinkan untuk mengajak serta kaum muda guna terlibat dalam kebijakan dengan cara anak muda yang asik.”

Kongres ini menghasilkan delapan hal keresahan kaum muda yang dituangkan dalam Deklarasi Kaum Muda untuk Tanah Air. Yakni pendidikan yang kontekstual untuk menjawab permasalahan di sekitar, pulihkan alam, menindaklanjuti komitmen perbaikan lingkungan hidup, partisipasi kaum muda dalam mengambil keputusan, memastikan keterlibatan sektor swasta untuk pelestarian lingkungan, mendorong pemerintahan yang bersih, ketersediaan lapangan pekerjaan dan sumber penghidupan yang layak, dan mendukung inisiatif kaum muda.

Perwakilan dari Kantor Staf Presiden, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan Badan Restorasi Gambut dan Mangrove turut hadir dalam kongres ini untuk berdialog. Perwakilan Pemerintah menanggapi positif hasil kongres yang disampaikan.

[Baca Juga: Sambut Sumpah Pemuda, Rocktoberfest2 Digelar di Tembung City]

Usai kongres ini, KATA Indonesia akan berupaya untuk berdialog secara langsung kepada Presiden Joko Widodo untuk menyampaikan deklarasi ini.

Platform KATA Indonesia adalah simpul gerakan kaum pemuda yang berupaya mendorong kebijakan yang dapat menjamin peran dan partisipasi anak muda secara nyata dengan cara-cara asik dan terbaru. Kongres Kaum Muda Tanah Air merupakan titik awal bagi konsolidasi gerakan kaum muda untuk mengingatkan kembali bahwa kehidupannya tidak lepas dari tanah dan air di sekitarnya.

Kongres KATA Indonesia ini berlangsung pada 26 hingga 27 November 2021 yang dilakukan secara hibrida.

Kongres ini diselenggarakan bersama 19 lembaga yang menjadi kolaborator inisiatif KATA Indonesia. ***


Read More

Artikel Lainnya

Jelang Imlek 2022, Ini Curhatan Pengrajin Barongsai di Tengah Pandemi.jpg

Bisnis

Jelang Imlek 2022, Ini Curhatan Pengrajin Barongsai di Tengah Pandemi

18 January 2022, 16:06

Walau menjelang perayaan Imlek 2022, pengrajin barongsai di Kota Tangerang mengaku kesulitan menjual produknya akibat pandemi COVID-19.

Gaungkan Budaya Literasi, SMPN 6 Yogyakarta Dirikan Tugu .jpg

Pendidikan

Gaungkan Budaya Literasi, SMPN 6 Yogyakarta Dirikan Tugu

18 January 2022, 15:01

SMPN 6 Yogyakarta menghadirkan tugu khusus dengan tujuan menggaungkan budaya literasi di sekolahnya.

Pemprov DKI Jakarta Siap Gelar Tantangan Baca Jakarta 4 Kali Setahun.jpg

Pendidikan

Pemprov DKI Jakarta Siap Gelar Tantangan Baca Jakarta 4 Kali Setahun

18 January 2022, 14:02

Dengan tujuan semakin mendorong geliat minat baca di Ibu Kota, program tantangan Baca Jakarta di tahun 2022 ini siap digelar lebih banyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Bahas Kampus Merdeka, Mendikbudristek Temui Mahasiswa Unpad.jpg

Pendidikan

Bahas Kampus Merdeka, Mendikbudristek Temui Mahasiswa Unpad

18 January 2022, 13:03

Mendikbudristek Nadiem pada pekan ini berkunjung ke Unpad untuk membahas mengenai penerapan program MBKM di universitas negeri tersebut.


Comments


Please Login to leave a comment.