Konsumen Bisa Jadi Lebih Bijak, WWF Getol Gaungkan BeliYangBaik

Berita Kawasan

Konsumen Bisa Jadi Lebih Bijak, WWF Getol Gaungkan #BeliYangBaik

Untuk mendorong gaya konsumen masyarakat yang cenderung boros, sejak tahun 2015, WWF (World Wildlife Fund) Indonesia menjalankan kampanye Beli Yang Baik. Kampanye ini dikhususkan untuk kaum urban kelas menengah agar para konsumen lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan. Tak bisa dipungkiri, banyak masalah yang ditimbulkan dari pola konsumsi masyarakat. Entah karena tak sadar atau tak peduli dengan tindakan yang dilakukan, tindakan yang berlebihan tersebut menyebabkan kerusakan pada lingkungan.

Public Campaign Specialist WWF Indonesia Margareth Meutia menyebutkan, WWF secara aktif menggaungkan kampanye ini di daring maupun luring dengan berbagai acara, karena target utama kampanye ini adalah kaum urban kelas menengah, pihaknya kerap kali membuat acara yang melibatkan ibu.

Konsumen Bisa Jadi Lebih Bijak, WWF Getol Gaungkan BeliYangBaik

“Ibu itu kan sosok penentu pembelian kebutuhan rumah tangga, maka kita beri edukasi ke Ibu-Ibu. Kita kasih tau, kalau produk yang lebih sustainable itu bermanfaatnya untuk generasi anaknya mendatang, pengelolanya pun sejahtera dan aman untuk alam,” ujar Margareth saat ditemui PingPoint.co.id di bilangan Pantai Indah Kapuk (27/2/2020).

[Baca Juga: Saladstop Gunakan 60 Persen Bahan Lokal Berkualitas di Seluruh Gerai]

Kampanye Beli Yang Baik sendiri terdiri dari enam aspek yang perlu diketahui, yaitu:

1) Beli yang Perlu

Konsumen didorong untuk membuat daftar belanja keperluan penting untuk mengantisipasi dorongan impulsif membeli barang yang tidak dibutuhkan.

2) Beli yang Lokal

Masyarakat didorong untuk lebih memilih produk lokal agar lebih menguntungkan bagi perekonomian setempat dan bisa memelihara keanekaragaman hayati Indonesia.

3) Beli yang Alami

Masyarakat diajak lebih cermat membaca keterangan produk dan mengenai bahan yang terkandung dalam sebuah produk. Utamakan menggunakan produk yang melalui proses alami dan tidak mengandung bahan-bahan kimia buatan.

4) Beli yang Awet

Dibandingkan terus-terusan membeli barang murah tapi tak awet. Masyarakat diajak memilih barang yang tahan lama dan melakukan riset mandiri sebelum berbelanja untuk mengenal mutu bahan dan cara perawatannya.

5) Beli yang Ekolabel

Masyarakat diedukasi untuk mengenali ekolabel untuk menjamin produksi komoditas berkelanjutan, seperti FSC (produk berbahan dasar kayu, bambu dan rotan), RSPO (produk kelapa sawit), MSC (produk perikanan tangkap), ASC (produk perikanan budidaya).

6) Mau Dibawa Ke Mana?

Masyarakat didorong untuk mengurangi sampah khususnya plastik dengan selalu membawa tas belanja, sedotan stainles, dan tumbler untuk hindari penggunaan plastik sekali pakai, memastikan kemasan terbuat dari bahan daur ulang, dan membuang kemasan yang tidak terpakai pada tempat sampah yang sesuai dengan jenis materialnya.

[Baca Juga: Saladstop Buka Gerai Ke-14 yang Lebih Besar di PIK Avenue]

Margareth melanjutkan, WWF juga berkolaborasi dengan banyak komunitas, perusahaan swasta, dan retail untuk terus mengedukasi masyarakat mengenai kampanye ini.

“Sebenarnya yang kita inginkan dari kampanye ini, kami ingin masyarakat lebih aktif bertanya kepada brand mengenai ketersediaan produk yang sustainable, agar pengusaha tau, ada permintaan. Sehingga dibuatlah beragam produk yang sustainable di pasaran,” tutup Margareth.


Read More

Artikel Lainnya

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo.jpg

Hobi dan Hiburan

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo

23 September 2022, 15:57

Setelah sukses digelar di Candi Prambanan, konser Dewa 19 yang menghadirkan full team akan kembali manggung bersama dan kali ini digelar di wilayah Solo.

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim.jpg

Bisnis

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim

23 September 2022, 13:56

Baru-baru ini Amartha dan BPR Jatim resmi berkolaborasi dalam upaya menyalurkan Rp250 miliar untuk membantu pengembangan bisnis perempuan pengusaha mikro di wilayah Jawa Timur serta Jawa Tengah.

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIVAIDS.jpg

Kesehatan

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIV/AIDS

23 September 2022, 11:54

Setelah bulan lalu sempat ramai pembahasan kabar ribuan orang di Kota Bandung yang menderita HIV/AIDS, pakar Universitas Padjadjaran memberikan masukan terkait metode pencegahannya, khususnya di wilayah kampus.

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition Uncertainty

Hobi dan Hiburan

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition ‘Uncertainty’

22 September 2022, 18:20

Seniman muda Kota Malang, Bambang Suprapto, menggelar pameran tunggal yang bertajuk ‘Uncertainty’ di Kedai Lantjar Djaya, Kota Malang.


Comments


Please Login to leave a comment.

  • Emma 2 years, 6 months lalu
    emma

    sering kecewa dengan agen betting yang lain, yang tidak ramah dan sesuai ekspetasi, bergabung bersama kami di poker165,co / situsjadul,com yang berani membayar kemenangan anda hingga ratusan juta, dan raih banyak promo yang bisa anda claim dan pilih sendiri tunggu apalagi buktikan sekarang juga :) :)

  • Emma 2 years, 6 months lalu
    emma

    kecewa dengan agen betting yang pernah anda jumpai tidak sesuai expetasi, langsung bergabung bersama kami yang tidak akan mengecewakan anda, dan berani memberikan banyak pilihan bonus sesuai yang anda inginkan, buktikan sekarang juga di poker165,co / situsjadul,com :)