kedai Hutan Cempaka 2.jpg

Kuliner

Kontemporerisasi Jawa dan Eropa Klasik di Kedai Hutan Cempaka

Berwisata ke Pasuruan bukan hanya sekedar menikmati nuansa religius yang disajikan oleh hadirnya pesantren, tetapi juga suasananya yang sejuk di kaki gunung Bromo. Salah satu tempat asik buat nongkrong di Pasuruan dengan kesejukan itu misalnya Kedai Hutan Cempaka. Berada di daerah Prigen yang terkenal dengan kesejukannya, Kedai Hutan Cempaka menawarkan nuansa klasik yang menggabungkan romantika Jawa dan Eropa, baik dalam desain interior dan eksteriornya, juga dalam pilihan menunya. Sajian lezat di tengah rindangnya hutan itu membuat Anda selalu dekat dengan alam.

Mulai dari berbagai macam wedhang, Kedai Hutan Cempaka membawa kembali kisah romansa kakek dan nenek Anda di masa lampau yang sedang bersenda gurau di teras rumah. Kedai ini memiliki desain bangunan berupa Joglo dengan atap lebar yang menghadap sebuah halaman luas di tengah hutan. Pada halaman itu terdapat berbagai spot dari kayu yang dibentuk sebagai meja dan kursi. Tak ayal, ketika Anda duduk, entah di teras Joglo, ataupun di kursi-kursi kayu itu, suasana Jawa klasik sangat kental.

kedai Hutan Cempaka 1.jpg

Wedhang sebagai menu minuman utama terdiri dari berbagai jenis, yakni wedhang monkudu, wedang monjadu, wedhang suwun, dan wedang sumpah. Berbagai macam wedhang ini dihasilkan dari racikan bahan-bahan dasar alami yang kaya akan rempah-rempah. Wedhang Monkudu di sini merupakan olahan dari lemon, kunyit, dan madu. Wedhang monjalu berasal dari lemon, jahe, dan madu. Wedhang suwun diolah dari susu, uwuh, dan rempah pilihan. Sementara itu wedhang sumpah diolah dari susu dan rempah pilihan. Tentu saja, rempah yang ada di sini merupakan menu kunci dan dirahasikan untuk orisinalitas rasa dari minuman Kedai Hutan Cempaka.

[Baca Juga: Ayam Bumbu Laos di Kedai Ayam Uleg Cak Abid Bikin Perut Lapar Terus]

Berbagai menu minuman Jawa Klasik itu bisa dinikmati dengan berbagai kunyahan yang dibawa bangsa Eropa. Kunyahan di sini merupakan camilan aneka rasa, yakni sosis bakar, roti bakar, dan pisang bakar. Selain menu bebakaran yang dibawa oleh bangsa Eropa itu, ada pula jagung bakar, tahu petis, dan pentol, yang sarat makna Jawa klasik.

“Hiasan dalam Joglo Kedai Hutan Cempaka itu ada mesin ketik kuno, kursi goyang kuno, dan sepeda kumban, sangat Eropa klasik. Tapi wedhang-wedhang-annya itu Jawa banget,” ungkap Roni, pengunjung yang PingPoint temui di lokasi pada 30 November 2021.


Read More

"Kedai Hutan Cempaka"

Menyajikan minuman khas Jawa dengan makanan pendamping varian Eropa klasik

None
None

Artikel Lainnya

Jelang Imlek 2022, Ini Curhatan Pengrajin Barongsai di Tengah Pandemi.jpg

Bisnis

Jelang Imlek 2022, Ini Curhatan Pengrajin Barongsai di Tengah Pandemi

18 January 2022, 16:06

Walau menjelang perayaan Imlek 2022, pengrajin barongsai di Kota Tangerang mengaku kesulitan menjual produknya akibat pandemi COVID-19.

Gaungkan Budaya Literasi, SMPN 6 Yogyakarta Dirikan Tugu .jpg

Pendidikan

Gaungkan Budaya Literasi, SMPN 6 Yogyakarta Dirikan Tugu

18 January 2022, 15:01

SMPN 6 Yogyakarta menghadirkan tugu khusus dengan tujuan menggaungkan budaya literasi di sekolahnya.

Pemprov DKI Jakarta Siap Gelar Tantangan Baca Jakarta 4 Kali Setahun.jpg

Pendidikan

Pemprov DKI Jakarta Siap Gelar Tantangan Baca Jakarta 4 Kali Setahun

18 January 2022, 14:02

Dengan tujuan semakin mendorong geliat minat baca di Ibu Kota, program tantangan Baca Jakarta di tahun 2022 ini siap digelar lebih banyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Bahas Kampus Merdeka, Mendikbudristek Temui Mahasiswa Unpad.jpg

Pendidikan

Bahas Kampus Merdeka, Mendikbudristek Temui Mahasiswa Unpad

18 January 2022, 13:03

Mendikbudristek Nadiem pada pekan ini berkunjung ke Unpad untuk membahas mengenai penerapan program MBKM di universitas negeri tersebut.


Comments


Please Login to leave a comment.