Kota Bekasi Adakan Baritan, Tradisi Sedekah Bumi Masyarakat Betawi

Berita Kawasan

Kota Bekasi Adakan Baritan, Tradisi Sedekah Bumi Masyarakat Betawi

Sedekah Bumi merupakan kegiatan budaya yang berbentuk tradisional yang kerap kali dilakukan warga lokal di Pulau Jawa. Kegiatan ini berupa ritual yang telah dilaksanakan sejak zaman dahulu kala yang bertujuan untuk mengucap syukur kepada pencipta dan meminta keberkahan untuk suatu daerah.

Masyarakat Bekasi baru saja menggelar kegiatan ini. Tradisi Sedekah Bumi Masyarakat Betawi yang dinamakan Baritan ini dilaksanakan di Prasarana Sanggar Seni Sasak Djikin, Jl. Raya Hankam GG. Sasak Djikin, Pondok Melati, Kota Bekasi pada 10 Juli 2019 lalu. Kegiatan ini dihadiri Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono.

[Baca Juga: Warga Antusias Sambut Gelaran Lebaran Depok]

Tri tak datang sendiri, ia juga didampingi Camat Pondok Melati, anggota legislatif Kota Bekasi, tokoh masyarakat setempat, serta warga sekitar yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Melansir dari bekasikota.go.id (22/7/2019) Tri mengapresiasi masyarakat yang berinisiatif mengadakan kegiatan Baritan, yang merupakan tradisi leluhur masyarakat Betawi sejak dahulu.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan warisan budaya leluhur dari nenek moyang yang patut dilestarikan. "Kegiatan ini merupakan ungkapan rasa bersyukur kepada Allah Yang Maha Esa karena telah memberikan hasil bumi yang melimpah serta keberkahan di kemudian hari untuk warga Kota Bekasi," kata Tri.

Tak lupa, Tri juga mengatakan pada warga yang hadir untuk menjaga dan menumbuhkan tradisi warisan leluhur kepada generasi muda. Menurut Tri sekarang sudah ada gawai dan teknologi yang maju, masyarakat hanya perlu melihat video di website, maka dari itu teknologi tersebut bisa dimanfaatkan untuk mengenalkan dan mengajarkan kesenian Betawi kepada anak muda.

[Baca Juga: Pemkot Jakarta Pusat Bagi-bagi Bingkisan Lebaran Betawi di Monas]

"Alangkah baiknya jika anak anak muda yang ada disini di ajarkan kesenian Betawi yang sekarang sudah mulai kurang diminati generasi muda," ujar Tri.

Wakil Wali Kota Bekasi ini juga berpesan kepada anak muda Kota Bekasi untuk bantu pemerintah untuk wujudkan visi Kota Bekasi dengan tetap menjaga budaya, yaitu sopan santun terhadap orang yang lebih tua, memiliki pendidikan yang baik dan jangan bermalas-malasan, bertanggung jawab untuk melestarikan budaya serta tak perlu malu dengan budaya sendiri.

“Karena menjaga budaya, merupakan perbuatan yang mulia. Sangat jarang anak muda yang mau melestarikan budaya karena takut terlihat ketinggalan zaman, padahal yang ketinggalan jaman itu adalah mereka yang tidak mau menjaga budayanya sendiri,” ungkap Tri.


Read More

Artikel Lainnya

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Vaksinasi, Pemkot Surabaya Siap Sweepin g.jpg

Kesehatan

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Imunisasi, Pemkot Surabaya Siap Sweeping

27 January 2023, 13:57

Banyaknya kasus campak di wilayah perbatasan Surabaya-Madura, mendorong Pemkot Surabaya untuk bergerak secara agresif demi memastikan anak-anak Kota Pahlawan sudah mendapatkan imunisasi campak.

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak.jpg

Kesehatan

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak

27 January 2023, 10:55

Dinkes Kota Yogyakarta meminta agar orangtua melindungi buah hatinya dari ancaman penyakit campak dengan segera datang ke puskesmas untuk mendapatkan imunisasi.

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur In i.jpg

Bisnis

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur Ini

26 January 2023, 15:30

Baru-baru ini perusahaan startup manufaktur Imajin disebut berhasil meraih suntikan pendanaan awal yang dipimpin East Ventures.

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus.jpg

Pendidikan

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus

26 January 2023, 13:28

Tim dosen Unpad berhasil membuat inovasi tes khusus yang dapat menunjukan bagaimana kompetensi mahasiswa dalam berbahasa Indonesia.


Comments


Please Login to leave a comment.