Bima Arya Masih Harus Rampungkan Aktivasi Sekolah di Kondisi New Normal.jpg

Pendidikan

Kota Bogor Harus Rampungkan Aktivasi Sekolah Kala New Normal

Dalam hitungan hari, Indonesia akan melakukan new normal sebagai tindakan untuk menghadapi COVID-19. Presiden pun telah mengatakan jika sudah waktunya semua hidup berdampingan dengan berdamai dengan virus Corona. Pusat perbelanjaan, rumah ibadah, dan perkantoran pun telah direncanakan untuk dibuka. Sedangkan sekolah masih jadi perdebatan. Banyak yang menilai jika ini bukan waktu yang tepat untuk membuka menormalkan kegiatan belajar mengajar.

Untuk membahas masalah ini pun, Wali Kota Bogor Bima Arya menggelar rapat terbatas dengan sejumlah stakeholder pendidikan se-Kota Bogor di SMP Negeri 5 Kota Bogor, Tanah Sareal, melalui diskusi tersebut, Bima Arya mendengarkan berbagai masukan dari berbagai sudut pandang, misalnya Ikatan Dokter Anak Indonesia, psikolog, Dewan Pendidikan, Komite Sekolah, para Kepala Sekolah, Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dan lainnya.

Wali Kota Bogor Wisuda Ratusan Peserta Sekolah Ibu Angkatan

Melalui diskudi tersebut, ditarik kesimpulan jika banyak pihak yang tidak ingin mengambil risiko besar, karena taruhannya anak-anak. Bima Arya menyebutkan, pihaknya harus memastikan terlebih dahulu protokol yang kuat, khususnya untuk tingkat SD hingga SMP.

“Selama protokol ini belum sempurna, tidak usah terburu-buru untuk memaksakan pada tanggal tertentu. Jadi tugas kita sekarang terus menyempurnakan sistem protokol baru ini. Ini tidak mudah karena kondisi dan latar belakang tiap sekolah berbeda-beda,” ujar BIma seperti dikutip dari kotabogor.go.id (2/6/2020).

Bima melanjutkan, banyak suara masyarakat yang ia terima mengenai kekhawatiran orangtua terkait masuk sekolah di tengah wabah. Maka dari itu, pihaknya akan tetap terus berdiskusi dengan mendengarkan saran dari semua pihak.

[Baca Juga: Kolaborasi Pintek & Pintaria Wujudkan Pendidikan 4.0]

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno memaparkan, di Kota Bogor sendiri jumlah kasus Orang Dalam Pantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan terkonfirmasi positif COVID-19 pada golongan usia anak hingga remaja. Walaupun paling banyak dialami oleh orang dengan rentan umur 45 tahun ke atas namun, di Bogor ada kasus konfirmasi positif ada empat kasus, tiga kasus diantaranya usia 6-18 tahun dan satu kasus balita usia 3 tahun.

“Jumlah PDP cukup banyak. Kita data sampai per hari ini yang usia kurang dari lima tahun itu 47 kasus, sedangkan antara 6-19 tahun itu 28 kasus. Jadi, total PDP di Kota Bogor pada rentang usia sekolah atau di bawah 19 tahun itu ada 75 kasus. Yang ODP, kita dapatkan dari hasil tracing. Ketika ada pasien positif konfirmasi, kemudian kita tracing siapa saja yang berkontak, mungkin saja dari orang tuanya atau yang serumah, yang rentang usia kurang dari 5 tahun itu ada 65 orang. Kemudian rentang usia antara 6-19 tahun ada 148 orang,” ujar Retno.

[Baca Juga: Marak Kasus Prostitusi Anak, KPAI Desak Pendidikan Anti TPPO]


Read More

Artikel Lainnya

Dorong Digitalisasi Daerah, Amartha Hadirkan Desa Digital di Sulawesi Tengah.jpg

Bisnis

Dorong Digitalisasi Daerah, Amartha Hadirkan Desa Digital di Sulawesi Tengah

03 February 2023, 16:35

Demi memastikan tidak adanya ketimpangan digital di daerah pedesaan luar Jawa, Amartha Foundation baru-baru ini meresmikan desa digital di wilayah Sulawesi Tengah.

tiket.com Hadirkan Layanan Pemesanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.jpg

Bisnis

tiket.com Hadirkan Layanan Pemesanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung

03 February 2023, 14:20

Melalui kemitraan dengan PT KCIC, pengguna tiket.com ke depannya bisa memesan tiket untuk layanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

Kolaborasi Pertamina NRE - Bike to Work Kampanyekan Green Mobility

Berita Kawasan

Kolaborasi Pertamina NRE - Bike to Work Kampanyekan Green Mobility

02 February 2023, 17:41

Peresmian unit tempat parkir sepeda dilakukan oleh Corporate Secretary Pertamina NRE Dicky Septriadi, Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Chaidir, dan Ketua Umum B2W Fahmi Saimima.

Siap Digelar 25 Februari 2023, Ini Semua Line-ups Woke Up Fest 2023.jpg

Hobi dan Hiburan

Siap Digelar 25 Februari 2023, Ini Semua Line-ups Woke Up Fest 2023

02 February 2023, 15:41

Setelah memberikan teaser siapa saja yang akan tampil, akhirnya pihak penyelenggara mengumumkan siapa saja yang nanti siap menghibur Anda di Woke Up Fest 2023.


Comments


Please Login to leave a comment.