Kota Depok Mulai Atasi Kemacetan dengan Program Jotram

Berita Kawasan

Kota Depok Mulai Atasi Kemacetan dengan Program Jotram

Wali Kota Depok Mohammad Idris bersama Dandim 0508/Depok Agus Isrok Mikroj dan Kadishub Kota Depok Dadang Wihana meresmikan peluncuran program Joyful Traffic Management (JoTRAM) di Metro Stater Depok, pada 31 Agustus 2019.

Jotram adalah pengaturan dalam bentuk manajemen rekayasa lalu lintas pada jam sibuk di waktu pagi dan sore serta akhir pekan. Dari hari ke hari, kemacetan di Kota Depok semakin parah. Kemacetan pun harus dikelola dengan baik agar warga bisa tertib berlalu lintas. Program Jotram menjadi salah satu upaya Pemkot Depok agar warga Depok bisa tertib berlalu lintas.

[Baca Juga: Ini Penjelasan Wali Kota Depok Soal Lagu Hati-hati yang Viral]

Penerapan program Jotram ini berupa lima langkah strategis yaitu:

  • Tersedianya Bus Margonda Commuter
  • Pemutaran lagu dan sosialisasi berlalu lintas di pertigaan Ramanda
  • Pemberdayaan seniman jalanan
  • Kehadiran shelter ojek online di Ramayana
  • Uji coba contra flow di Jalan Raya Arief Rahman Hakim

[Baca Juga: 3 Solusi Wali Kota Depok Atasi Pengangguran]

Melansir laman depok.go.id (02/09/2019), Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, setiap tahun, kepadatan penduduk di Kota Depok semakin naik. Dengan begitu, kemacetan yang terjadi di Kota Depok tidak dapat dihindari. Pihaknya memberi kebijakan tersebut merupakan bagian upayanya untuk menata kemacetan di Kota Depok.

Kemacetan di Kota Depok bisa saja dikendalikan dengan program Jotram yang baru saja diresmikan wali kota Depok. Upaya ini tentu akan mengubah arus lalu lintas di Kota Depok menjadi lancar.

Idris menjelaskan, JoTRAM adalah rencana jangka pendek dalam mengatasi persoalan kemacetan di Kota Depok. Sedangkan jangka panjangnya adalah pembangunan empat ruas jalan bebas hambatan antara lain Depok-Antasari dan Cijago bersama pemerintah pusat.

[Baca Juga: Dishub Depok Rencanakan Live Music di Terminal]

“Sekarang ini warga Depok masih terfokus dengan Margonda. Namun, ke depan kami sedang mencanangkan pembangunan pusat keramaian di empat titik seperti di Cinere, Bojongsari, Limo dan Tapos sambil menunggu pelebaran Jalan Raya Sawangan,” jelasnya.

Menurutnya, setiap kebijakan yang diambil selalu berdasarkan kajian. Kali ini, melalui pendekatan berbagai disiplin ilmu, baik sosial, dan seni. JoTRAM dilakukan untuk sedikit mengurangi kepadatan kendaraan. “Di dalamnya ada upaya mengurangi kemacetan, ditambah dengan terus mengedukasi masyarakat terkait tertib lalu lintas,” ucapnya.


Read More

Artikel Lainnya

Semarakan 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week.jpg

Bisnis

Semarak 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week

30 September 2022, 15:45

Untuk merayakan pertandingam 2022 PMPL SEA Championship, realme memutuskan menghadirkan promo lucky draw bertajuk realme Esports Week.

Peresmian Selma Ciledug, Konsumen Diberikan Edukasi Kesehatan Jantung - Copy.jpg

Bisnis

Peresmian Selma Ciledug, Konsumen Diberikan Edukasi Kesehatan Jantung

30 September 2022, 13:44

Pada momen pembukaan cabang Selma terbaru di daerah Ciledug, ritel mebel di bawah naungan Kawan Lama Group itu menggelar program edukasi kesehatan jantung.

Romokalisari Adventure Land Bawa Berkah untuk UMKM Setempat - Copy.jpg

Bisnis

Romokalisari Adventure Land Bawa Berkah untuk UMKM Setempat

30 September 2022, 11:42

Ternyata Romokalisari Adventure Land yang belum lama ini diresmikan disebut berhasil meningkatkan pemasukan para pelaku UMKM di sana.

Rayakan Peningkatan Okupansi Berkat tiket.com, RedDoorz Berikan Penghargaa n.jpg

Bisnis

Rayakan Peningkatan Okupansi Berkat tiket.com, RedDoorz Berikan Penghargaan

29 September 2022, 19:46

Usai berkolaborasi selama empat tahun terakhir, tiket.com baru-baru ini mendapatkan penghargaan dari RedDoorz yang memandang perusahaan OTA itu berhasil membantu peningkatan industri pariwisata di Tanah Air.


Comments


Please Login to leave a comment.