Proklim 4.jpg

Berita Kawasan

Kota Tangerang Kenalkan Kampung Proklim ke Panggung Internasional

Isu krisis iklim kian gencar diperbincangkan dari forum ke forum, termasuk di panggung internasional. Merespon keadaan yang kian genting di berbagai belahan wilayah dunia, krisis iklim dan kerusakan lingkungan menjadi fokus utama respon orientatif pengembangan pembangunan kota di berbagai negara. Termasuk di Indonesia, Kota Tangerang menjadi salah satu yang terlibat dalam forum dengan fokus tersebut di dunia internasional.

Terbaru, Kota Tangerang terlibat dalam forum internasional Roundtable of Southeast Asian Mayors yang diselanggarakan secara daring pada Selasa, 9 November 2021, hari ini. Bersama dengan kota-kota lain delegasi tiap negara di Asia Tenggara, Kota Tangerang menunjukkan komitmen pengembangan pembangunan yang berorientasi pada kepedulian terhadap potensi krisis iklim yang semakin terasa. Bertajuk tema “Ensuring Climate Investments Reflect The Aspiration of Urban Poor”, Kota Tangerang mengenalkan program unggulan ‘Kampung Proklim’ ke panggung internasional.

“Program Kampung Proklim merupakan salah satu cara dari Pemkot Tangerang bersama dengan masyarakat dan sektor swasta untuk dapat peduli dan bergerak dalam mengantisipiasi dampak perubahan iklim.” Ujar Arifef R. Wirmansyah, Wali Kota Tangerang, ketika mengenalkan program Kampung Proklim di forum internasional, Selasaa, (9/11/2021).

Proklim 1.jpg

Arief R. Wirmansyah, Wali Kota Tangerang, yang juga menjadi salah satu pembicara di forum internasional tersebut menjelaskan, bahwa Kampung Proklim telah dijalankan secara efektif di sepanjang tahun 2021 ini. Melahirkan banyak titik lokasi, Kampung Proklim turut menjadi pemantik dalam usaha kesadaran kolektif untuk membangunkan kembali sumur-sumur resapan dan penanaman pohon-pohon yang diharapkan mampu membawa manfaat bersama dalam pencegahan krisis iklim.

“Pada tahun 2021, terdapat sebanyak 240 Kampung Proklim di Kota Tangerang. Pada pelaksanaan program Kampung Proklim, masyarakat telah membuat tak kurang dari 290 sumur resapan serta melakukan penanaman sebanyak 33.552 pohon.” Lanjutnya.

Melalui aksi-aksi dari program tersebut, Kampung Proklim berperan dalam pencegahan kerusakan lingkungan yang sedang gencar terjadi. Serta menjadi pemantik kembali dalam pemanfataan lahan-lahan menjadi area pertanian yang dapat dimanfaatkan secara kolektif.

“Dengan kegiatan masyarakat, diantaranya pembuatan lubang biopori dan sumur resapan, pengolahan sampah di sumber-sumber, hingga pemanfaatan lahan tidur menjadi KWT.” Tambahnya.

Proklim 2.jpg

Dari program Kampung Proklim tersebut, setidaknya kini Kota Tangerang dapat merasakan manfaaat yang sedang dibagikan kepada peserta di forum internasional yang diinisiasi oleh Asian Development Bank (ADB) tersebut. Salah satunya yakni pencegahan banjir yang kerap menjadi masalah rutin di Kota Tangerang.

“Hasilnya telah dapat mengurangi titik banjir di Kota Tangerang hingga lebih dari 75 persen.” Pungkasnya.

Dalam pelaksanaannya, program Kampung Proklim dapat berjalan secara optimal melalui komitmen gotong royong dan kerja kolektif dari tiap lapisan di Kota Tangerang. Mulai dari pemangku kebijakan, pihak swasta, sampai masyarakat secara langsung. Oleh karenanya, selain bertujuan sebagai upaya pencegahan perubahan iklim, Kampung Proklim juga mampu mengangkat kearifan lokal yang dimiliki untuk menjadi ikon identitas dan sumber daya yang bernilai ekonomis dan sosial. Seperti di Kampung Markisa, Kampung Talas, dan masih banyak lagi.


Read More

Artikel Lainnya

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo.jpg

Hobi dan Hiburan

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo

23 September 2022, 15:57

Setelah sukses digelar di Candi Prambanan, konser Dewa 19 yang menghadirkan full team akan kembali manggung bersama dan kali ini digelar di wilayah Solo.

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim.jpg

Bisnis

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim

23 September 2022, 13:56

Baru-baru ini Amartha dan BPR Jatim resmi berkolaborasi dalam upaya menyalurkan Rp250 miliar untuk membantu pengembangan bisnis perempuan pengusaha mikro di wilayah Jawa Timur serta Jawa Tengah.

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIVAIDS.jpg

Kesehatan

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIV/AIDS

23 September 2022, 11:54

Setelah bulan lalu sempat ramai pembahasan kabar ribuan orang di Kota Bandung yang menderita HIV/AIDS, pakar Universitas Padjadjaran memberikan masukan terkait metode pencegahannya, khususnya di wilayah kampus.

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition Uncertainty

Hobi dan Hiburan

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition ‘Uncertainty’

22 September 2022, 18:20

Seniman muda Kota Malang, Bambang Suprapto, menggelar pameran tunggal yang bertajuk ‘Uncertainty’ di Kedai Lantjar Djaya, Kota Malang.


Comments


Please Login to leave a comment.