KPPPA Ajak Perempuan di Lembaga Negara Pimpin Perlawanan Covid-19

Berita Kawasan

KPPPA Ajak Perempuan di Lembaga Negara Pimpin Perlawanan COVID-19

Kepemimpinan perempuan dalam institusi publik diharapkan dapat representatif membawa kepentingan para perempuan. Pada masa pandemi seperti ini misalnya, keterwakilan mereka juga diharapkan dapat berkontribusi dalam pencegahan COVID-19.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga mengajak seluruh perempuan Pimpinan Lembaga Tinggi Negara agar menjadi garda terdepan melawan COVID-19. Para pemimpin perempuan diharapkan dapat saling bahu-membahu dan memperkuat komunikasi informal guna mencegah COVID-19.

“Jika kita mampu membangun komunikasi secara informal, tentu merupakan kekuatan yang luar biasa bagi kaum perempuan. Salah satunya dalam upaya pemenuhan kebutuhan spesifik bagi perempuan dan anak, serta menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di tengah pandemi COVID-19,” kata Bintang dilansir dari siaran pers yang diterima PingPoint.co.id (15/5/2020).

KPPPA Ajak Perempuan di Lembaga Negara Pimpin Perlawanan Covid-19

Lebih lanjut Bintang mengatakan, sejauh ini upaya yang telah dilakukan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) untuk memenuhi kebutuhan khusus bagi perempuan dan anak-anak yakni dengan merangkul sejumlah organisasi perempuan. diantaranya Bhayangkari, Dharma Pertiwi, PKK, dan OASE.

Selain KPPPA, sejumlah para pemimpin perempuan di Lembaga Tinggi Negara lainnya juga diketahui telah membuat program-program yang mendorong kaum perempuan dalam pencegahan COVID-19. Di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), selain ada gerakan Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK), ada pula program untuk upaya pencegahan COVID-19.

“KPK turut terlibat dalam pencegahan wabah COVID – 19, terutama dalam memantau penyelenggaraan anggaran pencegahan COVID-19 agar tepat guna. KPK juga telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) kepada seluruh penyelenggara negara agar bisa taat ketika akan melakukan pembelian barang dan jasa,” kata Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar.

[Baca Juga: Kartini Hari Ini: Perjuangan Tenaga Medis Perempuan di Kala Pandemi]

Langkah yang sama juga dilakukan oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Wakil Ketua LPSK, Susilaningtyas mengatakan pihaknya tetap berupaya memberikan perlindungan bagi saksi dan korban selama pandemi COVID-19.

Utamanya bagi perempuan yang ingin melanjutkan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan kekerasan seksual ke ranah hukum. Di masa pandemi ini, pihaknya pun tetap harus ke kantor atau ke lapangan karena beberapa korban perempuan harus diberikan perlindungan secara fisik.

“Selama ini ada beberapa kasus di mana saya lebih mengandalkan anggota LPSK perempuan, karena dalam persoalan perlindungan mereka sering kali memiliki ide yang tidak terpikirkan oleh tim lainnya,” ungkapnya.

Kendala Perempuan

Untuk diketahui, kepemimpinan perempuan berpengaruh terhadap capaian IPM (Indeks Pembangunan Manusia). Meski demikian, sejauh ini presentasi kepemimpinan perempuan dalam politik masih rendah.

Berdasarkan data Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), pada Pilkada 2018, hanya terdapat 8 persen kepala daerah perempuan (gubernur, bupati dan wali kota) dan di bawah 10 persen wakil kepala daerah perempuan (wagub, wabup, dan wawalkot).

[Baca Juga: Hari Buruh, Komnas Perempuan Ingatkan Kerentanan Pekerja Kala Pandemi]

Wakil Ketua Komisi Yudisial, Sukma Violetta mengungkapkan salah satu kendala yang dihadapi perempuan pada rekrutmen calon pejabat publik seperti untuk menjadi Calon Hakim Agung yakni kurang vokal saat tahap wawancara terbuka.

“Selain itu, kendala pada kepemimpinan lembaga yang sifatnya sentralistik adalah promosi mutasi yang sifatnya nasional. Jika seorang perempuan ingin menjadi pimpinan pengadilan negeri, maka mereka harus mengalami kendala mutasi yang jaraknya jauh,” tuturnya.

Sebagai informasi, dalam kaitannya dengan penanganan COVID-19, sejumlah negara yang dipimpin oleh perempuan justru memiliki angka kematian yang relatif rendah. Negara-negara tersebut yakni Jerman, Taiwan, Selandia Baru dan Norwegia.


Read More

Artikel Lainnya

Semarakan 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week.jpg

Bisnis

Semarak 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week

30 September 2022, 15:45

Untuk merayakan pertandingam 2022 PMPL SEA Championship, realme memutuskan menghadirkan promo lucky draw bertajuk realme Esports Week.

Peresmian Selma Ciledug, Konsumen Diberikan Edukasi Kesehatan Jantung - Copy.jpg

Bisnis

Peresmian Selma Ciledug, Konsumen Diberikan Edukasi Kesehatan Jantung

30 September 2022, 13:44

Pada momen pembukaan cabang Selma terbaru di daerah Ciledug, ritel mebel di bawah naungan Kawan Lama Group itu menggelar program edukasi kesehatan jantung.

Romokalisari Adventure Land Bawa Berkah untuk UMKM Setempat - Copy.jpg

Bisnis

Romokalisari Adventure Land Bawa Berkah untuk UMKM Setempat

30 September 2022, 11:42

Ternyata Romokalisari Adventure Land yang belum lama ini diresmikan disebut berhasil meningkatkan pemasukan para pelaku UMKM di sana.

Rayakan Peningkatan Okupansi Berkat tiket.com, RedDoorz Berikan Penghargaa n.jpg

Bisnis

Rayakan Peningkatan Okupansi Berkat tiket.com, RedDoorz Berikan Penghargaan

29 September 2022, 19:46

Usai berkolaborasi selama empat tahun terakhir, tiket.com baru-baru ini mendapatkan penghargaan dari RedDoorz yang memandang perusahaan OTA itu berhasil membantu peningkatan industri pariwisata di Tanah Air.


Comments


Please Login to leave a comment.

  • Emma 2 years, 4 months lalu
    emma

    bola165,co adalah situs Agen Resmi Judi Online Terpercaya dan Terlengkap saat ini di Indonesia Cukup hanya dengan satu user id saja sudah bisa bermain di semua game populer di antaranya : - Sportbook - Live Casino - Slot - IDN Live - Poker langsung saja di <a href="https://bola165.org/" title="Agen Judi Bola" rel="nofollow">Bola165</a> :)