Pisang.jpg

Bisnis

Kualitas Buah Segar Jadi Terjamin Berkat Teknologi Ini

Bagaimana mengetahui produk buah-buahan yang disantap itu berkualitas? Hal ini tentunya pernah terlintas di pikiran para konsumen dan menjadi perhatian.

Perhatian para konsumen atas produk buah-buahan ini ditangkap Sunpride sebagai merek penyedia buah segar terkemuka dengan teknologi blockchain traceability yang diluncurkannya pada Hari Ulang Tahun ke-26.

Teknologi blockchain traceability ini mampu untuk menelusuri dan mengidentifikasi produk dari seluruh tahapan. Mulai dari produk yang dihasilkan petani lokal hingga ke toko sehingga kualitasnya menjadi lebih terjamin.

Teknologi yang diterapkan dalam salah satu produk, yaitu pisang mas, mencatat perjalanan buah tersebut mulai dari petani hingga ke retailer secara transparan.

Ilustrasi kebun pisang.jpg

Sunpride pada peluncuran perdana ini menggandeng Super Indo sebagai partner retail pertama yang akan menjual produk buah pisang mas yang telah mengimplementasikan teknologi ini di seluruh gerai Super Indo di Jakarta dan Surabaya.

Chief Executive Officer PT Sewu Segar Nusantara Cindyanto Kristian mengungkapkan kebanggaannya akan penerapan teknologi ini pada merek buah segar mereka, Sunpride.

“Saya bangga karena Sunpride menjadi perusahaan buah pertama yang mengaplikasikan teknologi blockchain traceability pada buah segar di Indonesia,” kata Cindyanto Kristian di Jakarta pada Jumat (13/12/2021).

Dia melanjutkan,”Kami ingin menghadirkan buah segar berkualitas yang dapat diidentifikasi dan ditelusuri dari mulai petani hingga ke tangan konsumen sehingga keamanan pangan pada buah ini dapat terus terjaga.”

[Baca Juga: Nikmati Buah Segar di Fruit & Wine Festival di PIK Avenue]

Chief Executive Officer PT Lion Super Indo Johan Boeijenga menuturkan kegembiraannya atas kemitraan yang terjalin antara PT Lion Super Indo dan PT Sewu Segar Nusantara dalam penerapan teknologi ini pada Sunpride.

“Tentunya tujuan dari implementasi teknologi ini juga sejalan dengan visi kami yaitu untuk menyediakan produk sehat mudah didapat dan terjangkau di mana saja dan kapan saja. Serta sejalan dengan strategi Super Indo untuk menjual produk yang transparan, dapat dilacak, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) sangat mengapresiasi dan mendukung implementasi teknologi blockchain traceability pada Sunpride. Hal ini sejalan dengan program Pengembangan Agribisnis Hortikultura mereka.

“Kami mengapresiasi inisiatif yang dilakukan PT Sewu Segar Nusantara untuk bermitra, membina petani pisang mas di Lumajang untuk naik kelas sehingga dapat menghasilkan pisang mas terbaik,” kata Asisten Deputi Pengembangan Agribisnis Hortikultural Kemenko Perekonomian Yuli Sri Wilanti.

CEO PT Sewu Segar Nusantara Cindyanto Kristian.jpg

Dia menambahkan,”Hal ini sejalan dengan program prioritas yang dikoordinasikan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dengan tujuan peningkatan produksi, kualitas, kontinuitas, dan investasi serta peningkatan konsumsi buah nusantara.”

Fokus dari pemerintah adalah memastikan konsumen mendapat produk makanan yang sehat, aman, kualitas yang baik, higienis, serta diproduksi melalui proses ramah lingkungan.

Yuli Sri Wilanti berharap akan lebih banyak lagi perusahaan lain yang melakukan hal serupa. “Kami dari Kemenko Perekonomian sangat mendukung penggunaan teknologi dalam menjaga kualitas dan keamanan produk yang dihasilkan kelompok tani. Kami berharap inisiatif ini dapat juga dikembangkan pelaku industri pertanian makanan yang lain dengan melibatkan lebih banyak kolaborasi petani di daerah.”

Asisten Deputi Pengembangan Agribisnis Hortikultural Kemenko Perekonomian Yuli Sri Wilanti.jpg

Dalam mplementasian program ini, Sunpride bekerja sama dengan petani pisang mas di Kabupaten Lumajang Jawa Timur. Hal ini guna pemenuhan stok kebutuhan buah pisang mas yang akan didistribusikan ke gerai Super Indo di Jakarta dan Surabaya.

Konsumen dapat mengetahui produk pisang mas ini dengan memindai QR Code yang tertempel pada produk menggunakan ponsel pintar. Setelah memindai, konsumen dapat membaca informasi lengkap mengenai perjalanan produk tersebut.

“Saat ini memang baru terimplementasi pada produk pisang mas. Harapannya ke depan kami terus dapat meningkatkan teknologi ini agar dapat terimplementasi ke seluruh produk kami sehingga ketelurusan dan keamanan produk dapat terjaga sampai ke tangan konsumen,” pungkas Cindyanto Kristian.


Read More

Artikel Lainnya

Semarakan 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week.jpg

Bisnis

Semarak 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week

30 September 2022, 15:45

Untuk merayakan pertandingam 2022 PMPL SEA Championship, realme memutuskan menghadirkan promo lucky draw bertajuk realme Esports Week.

Peresmian Selma Ciledug, Konsumen Diberikan Edukasi Kesehatan Jantung - Copy.jpg

Bisnis

Peresmian Selma Ciledug, Konsumen Diberikan Edukasi Kesehatan Jantung

30 September 2022, 13:44

Pada momen pembukaan cabang Selma terbaru di daerah Ciledug, ritel mebel di bawah naungan Kawan Lama Group itu menggelar program edukasi kesehatan jantung.

Romokalisari Adventure Land Bawa Berkah untuk UMKM Setempat - Copy.jpg

Bisnis

Romokalisari Adventure Land Bawa Berkah untuk UMKM Setempat

30 September 2022, 11:42

Ternyata Romokalisari Adventure Land yang belum lama ini diresmikan disebut berhasil meningkatkan pemasukan para pelaku UMKM di sana.

Rayakan Peningkatan Okupansi Berkat tiket.com, RedDoorz Berikan Penghargaa n.jpg

Bisnis

Rayakan Peningkatan Okupansi Berkat tiket.com, RedDoorz Berikan Penghargaan

29 September 2022, 19:46

Usai berkolaborasi selama empat tahun terakhir, tiket.com baru-baru ini mendapatkan penghargaan dari RedDoorz yang memandang perusahaan OTA itu berhasil membantu peningkatan industri pariwisata di Tanah Air.


Comments


Please Login to leave a comment.