Kurang Maksimal, PSBB di Kota Bandung Semakin Diperketat

Berita Kawasan

Kurang Maksimal, PSBB di Kota Bandung Semakin Diperketat

Petugas mendapati ribuan pelanggar selama pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bandung yang dimulai sejak 22 April 2020. Polrestabes Kota Bandung telah mengeluarkan 5.736 teguran tertulis serta 14.058 peringatan lisan terhadap pelanggar. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.133 pelanggar tidak menggunakan masker, 11.803 pelanggar tidak menggunakan sarung tangan, 3.373 pelanggar melebihi kapasitas, dan 1.255 pelanggar karena berboncengan motor.

Hal tersebut mendapat perhatian langsung dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil ini pun meminta aparat terkait untuk memperketat titik-titik pemeriksaan di sejumlah wilayah baik di pintu masuk wilayah perbatasan maupun di jalan-jalan tikus di Kota Bandung.

[Baca Juga: Hari Ke-3 PSBB Bandung, Pengendara Sepeda Motor Dilarang Boncengan]

“Mulai sekarang kita perketat penjagaan di perbatasan, tidak boleh ada warga yang masuk maupun keluar dari wilayahnya, kecuali dengan alasan yang jelas,” terang Emil dalam keterangan tertulis yang diterima PingPoint.co.id (27/4/2020).

Selain itu Emil mengimbau kepada jajarannya untuk memonitor aktivitas kendaraan di jalan raya. Sebab menurutnya, warga atau kendaraan yang dibolehkan beraktivitas adalah yang sifatnya darurat dan memiliki izin tertulis, termasuk di antaranya pengecualian yang diatur dalam peraturan bupati/wali kota.

Kurang Maksimal, PSBB di Kota Bandung Semakin Diperketat

Tidak hanya mempersempit ruang gerak bagi kendaraan, mantan Wali Kota Bandung itu pun meminta para kepala daerah untuk mengawasi aktivitas masyarakat, terlebih kepada masyarakat yang tidak memiliki kepentingan khusus selama pemberlakuan masa PSBB.

“Berkaca dari Jakarta, harus ada razia kegiatan-kegiatan ini untuk menegur mereka-mereka yang masih buka di luar yang emergency, supaya menghentikan alasan terjadinya pergerakan kendaraan dari luar Kota Bandung. Jadi, mohon dijadikan evaluasi,” kata Emil.

[Baca Juga: PSBB Bandung Raya Dimulai, Bawa Ini Saat Terpaksa ke Luar Rumah!]

Sementara itu, Wali Kota Bandung Oded M Danial mengakui bahwa banyak pelanggar PSBB di wilayahnya. Namun semakin hari, jumlah pelanggar di Kota Bandung semakin menurun. Hal itu menurutnya wajar, sebab di hari-hari pertama, banyak masyarakat yang belum paham soal aturan PSBB.

Kini kata Oded, permasalahan yang harus segera dituntaskan adalah arus lalu lintas warga dari luar Kota Bandung yang datang dari berbagai arah. Sebab, arus lalu lintas terpantau cukup banyak di ring dua yang memiliki 42 akses masuk ke Kota Bandung baik melalui tol maupun jalan arteri.

“Kemudian di Ring tiga atau ke wilayahan terpantau kesadaran warga di tiap RW sudah bagus dan memiliki sistem pengawasan terukur misalnya menutup gang-gang masuk,” tuturnya.


Read More

Artikel Lainnya

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Vaksinasi, Pemkot Surabaya Siap Sweepin g.jpg

Kesehatan

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Imunisasi, Pemkot Surabaya Siap Sweeping

27 January 2023, 13:57

Banyaknya kasus campak di wilayah perbatasan Surabaya-Madura, mendorong Pemkot Surabaya untuk bergerak secara agresif demi memastikan anak-anak Kota Pahlawan sudah mendapatkan imunisasi campak.

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak.jpg

Kesehatan

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak

27 January 2023, 10:55

Dinkes Kota Yogyakarta meminta agar orangtua melindungi buah hatinya dari ancaman penyakit campak dengan segera datang ke puskesmas untuk mendapatkan imunisasi.

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur In i.jpg

Bisnis

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur Ini

26 January 2023, 15:30

Baru-baru ini perusahaan startup manufaktur Imajin disebut berhasil meraih suntikan pendanaan awal yang dipimpin East Ventures.

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus.jpg

Pendidikan

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus

26 January 2023, 13:28

Tim dosen Unpad berhasil membuat inovasi tes khusus yang dapat menunjukan bagaimana kompetensi mahasiswa dalam berbahasa Indonesia.


Comments


Please Login to leave a comment.