BOGOR-KAWASAN-KURANGI KEMACETAN JALUR PUNCAK BOGOR DIPERLEBAR-RACHLI-1100 px X 600 px-01.jpg

Berita Kawasan

Kurangi Kemacetan, Jalur Puncak Bogor Diperlebar

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sedang memperlebar jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat. Pelebaran jalur ini dimulai dari Gadog di Ciawi sampai Megamendung, Cisarua.

Pelebaran jalur tersebut bertujuan untuk mengurangi kemacetan lalu lintas dari Jakarta menuju kawasan Puncak maupun sebaliknya yang terjadi pada akhir pekan atau saat libur panjang. Hal itu seperti disampaikan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Mengutip laman kompas.com, Selasa (27/11/2018), dirinya melanjutkan, pihak kementerian bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bogor dalam pengerjaan proyek yang merupakan bagian dari penataan kawasan Puncak Bogor.

Pelebaran jalur ini diikuti dengan pemindahan pedagang kaki lima (PKL) ke tempat yang lebih layak dan aman. Selain itu, pelebaran jalur ini juga dilakukan sebagai upaya jangka panjang mengurangi resiko terjadinya longsor di jalur Puncak akibat adanya perubahan pemanfaatan ruang, curah hujan tinggi, dan kondisi tipografi.

[Baca Juga: Catat! Ini Kuliner Asli Bogor yang Bisa Jadi Oleh-oleh]

Proyek pelebaran jalur Puncak ini dimulai pada awal November 2018 yang dikerjakan kontraktor PT Anten Asri Perkasa dan ditergetkan akan selesai pada 2019 nanti.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VI (BBPJN VI) Direktorat Jenderal Bina Marga Hari Suko Setiono, mengutip republika.co.id, Senin (26/11/2018) mengatakan, pelebaran jalur puncak dilakukan dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan total nilai proyek pelebaran mencapai Rp73 milliar.

Kontrak tersebut digunakan untuk paket pembangunan pelebaran Jalan Ciawi-Puncak sepanjang lima kilometer dan pembangunan tempat istirahat di dekat kawasan Agrowisata Gunung Mas, Cisarua, yang juga untuk mengakomodir lokasi baru bagi para PKL karena adanya pelebaran jalur tersebut.

Pembangunan Jembatan Gadog Puncak Bogor Jawa Barat

Pembangunan Duplikasi Jembatan Gadog

Hari juga menerangkan selain melebarkan jalur Puncak, BBPJN VI Ditjen Bina Marga juga tengah membangun duplikasi Jembatan Gadog yang berada di Kecamatan Ciawi, Puncak Bogor. Duplikasi jembatan ini diharapkan akan membantu mengurangi kemacetan dari Jakarta menuju kawasan Puncak maupun sebaliknya.

Pembangunan duplikasi Jembatan Gadog diproyeksikan memiliki panjang total 52 meter. Jembatan duplikasi tersebut juga nantinya akan berfungsi mengurangi beban lalu lintas jembatan lama yang masih tetap dipakai.

Kontruksi jembatan yang melintang di atas sungai Ciliwung tersebut dibangun secara terpisah tepat disamping jembatan yang sudah ada dengan masing-masing dua lajur, sehingga total terdapat empat lajur dengan jembatan lama.

[Baca Juga: Yuk Jaga Sungai Bersama Komunitas Ciliwung Depok]

Saat ini perkembangan pembangunan duplikasi Jembatan Gadog telah mencapai 65,29 persen. Dengan adanya jembatan baru selebar sembilan meter itu akan menambah lebar keseluruhan jembatan menjadi 16 meter.

Pembangunan jembatan tersebut telah dimulai sejak Juni 2018 yang dikerjakan oleh PT.Bumi Duta Persada selaku kontraktor pelaksana, dengan nilai kontrak Rp12,63 miliar.

“Setelah selesainya jembatan, diharapkan dapat mengurangi kemacetan yang sebelumnya sering terjadi di lokasi tersebut,” katanya.

Sejumlah masyarakat mengapresiasi dengan dilakukannya pelebaran jalur Puncak ini. Menukil dari akun Instagram @kemenpupr, cukup banyak yang berkomentar mendukung pelebaran jalur, seperti akun @grifino99 mengatakan “Akhirrrnyaaaaaa......Baru kali ini dilebarin ni jalan dan ditata, padahal macet akut sudah sejak berabad2 lalu. Good job.” Selain itu, akun @yuanadwi mengatakan, “Semoga deh nggak gila lagi deh macetnya Puncak. Thanks untuk semua stakeholder yg terlibat.”


Read More

Artikel Lainnya

Bubur India

Kuliner

Bubur India, Menu Khas Ramadan Masjid Jami Pekojan Semarang

20 April 2021, 18:06

Tradisi menyuguhkan takjil Bubur India ini sudah ada lebih dari 100 tahun lalu. Saat itu pedagang dari Gujarat, India, dan Pakistan datang dan menetap di jalan Petolongan.

Kerupuk Banjur, Kuliner Khas Bandung Hanya Ada Saat Ramadan 5.jpg

Kuliner

Kerupuk Banjur, Kuliner Khas Bandung Hanya Ada Saat Ramadan

20 April 2021, 17:00

Kurban atau kurupuk banjur merupakan makanan khas Bandung yang masih eksis keberadaannya hingga kini, khususnya pada bulan Ramadan.

Mampu Jaga Erat Toleransi Beragama, Kampung Sawah Dijuluki Benteng Kampu ng Pancasila.jpg

Berita Kawasan

Mampu Jaga Erat Toleransi Beragama, Kampung Sawah Dijuluki Benteng Kampung Pancasila

20 April 2021, 15:05

Kampung Sawah baru-baru ini mendapatkan apresiasi dari Pemkot Bekasi karena berhasil menjadi percontohan konsep Kampung Pancasila.

Gelar Simulasi Sekolah Tatap Muka, SMP Negeri 1 Surabaya Kedatangan Guru Tamvu Ini.jpg

Pendidikan

Gelar Simulasi Sekolah Tatap Muka, SMP Negeri 1 Surabaya Kedatangan Guru Tamu Ini

20 April 2021, 14:08

Para pelajar SMP Negeri 1 Surabaya baru-baru ini kedatangan Kapolrestabes Surabaya yang menjadi guru tamu dalam simulasi sekolah tatap muka.


Comments


Please Login to leave a comment.