KEMAYORAN_PENDIDIKAN_KURSUS-MASAK-DI-KELURAHAN-UNTUK-WARGA-SAWAH-BESAR_OCI_1000-X-600-px.jpg

Pendidikan

Kursus Masak di Kelurahan untuk Warga Sawah Besar

Beberapa kelurahan di Provinsi DKI Jakarta mengadakan pelatihan untuk warganya. Mulai dari kursus masak, komputer, digital marketing. Pelatihan-pelatihan semacam ini membantu meningkatkan ekonomi warga. Keterampilan mereka bisa menjadi bekal dalam mengembangkan usaha kecil untuk meningkatkan penghasilan keluarga.

Pelatihan Tata Boga dengan peserta sebanyak 30 orang, digelar Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Kartini, Kecamatan Sawah Besar, Jakpus, melalui program Bina Sosial Program Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (PPMK). Seperti dikutip dari situs Pos Kota yang diakses pada 30 Agustus 2018, kegiatan yang berlangsung di aula kelurahan tersebut diikuti para peserta dengan penuh antusias. “Saya senang karena sebelumnya tidak pernah mengikuti pelatihan seperti ini, nantinya ini bisa jadi modal keterampilan untuk usaha juga,” ucap Ny.Wati, salah seorang peserta.

Ketua LMK Kartini, Abyad Nuri mengatakan pelatihan Tata Boga dengan menggunakan dana hibah tersebut merupakan satu dari beberapa pelatihan yang diselenggarakannya. “Kita juga melakukan pelatihan servis handphone, servis komputer, dan penguatan kader PKK,” Abyad menjelaskan.

[Baca Juga : Pendidikan Usia Dini Berbasis Lifestyle dan Technology]

Jika Anda ingin mengikuti kursus masak yang lebih professional, ikuti langkah-langkah berikut agar bisa segera mewujudkan usaha boga di rumah. Memilih tempat kursus memasak yang sesuai itu gampang-gampang-susah. Ada banyak hal yang perlu diperhatikan dan jadi pertimbangan. Berdasarkan artikel di situs reepkoki.id, berikut enam langkah yang bisa Anda lakukan.

1. Cari Tempat Kursus Masak yang Sesuai Budget dan Letaknya Strategis

Hal pertama yang perlu dipertimbangkan adalah budget. Carilah tempat kursus yang sesuai dengan budget dan hitung-hitungan Anda. Kalau budget terbatas, jangan memaksakan untuk kursus di tempat berstandar internasional yang mahal. Saat ini, tempat kursus berskala rumahan juga tidak kalah bagusnya dengan biayanya pun jelas lebih bersahabat. Lokasi tempat kursus juga perlu diperhatikan, karena kalau terlalu jauh akan menambahkan beban biaya transportasi.

2. Cek Reputasi Tempat Kursus Lewat Review

Setelah menemukan beberapa pilihan tempat kursus yang sesuai budget, jangan buru-buru mendaftar. Anda perlu untuk yakin lagi bahwa tempat tersebut merupakan pilihan yang tepat dengan mengecek reputasinya. Salah satu cara mudah untuk mengecek reputasi tempat kursus adalah melalui ulasan orang-orang yang pernah menjadi murid di sana.

3. Jika Belajar untuk Usaha Makanan, Pilih Kursus Berjangka Panjang

Pastikan tujuan Anda ikut kursus memasak. Kalau Anda ingin belajar untuk membuka usaha makanan, pilihlah paket kursus yang jangka panjang. Biasanya, tersedia mulai dari jangka waktu sebulan, tiga bulan, hingga enam bulan. Karena untuk membuat usaha makanan, Anda perlu menguasai teknik membuat makanan tersebut secara menyeluruh dan mendalam demi kualitas yang baik dan terjaga.

4. Jika Belajar untuk Skala Rumah Tangga, Pilih Short Course dengan Variasi Resep

Untuk yang ingin kursus hanya supaya bisa berkreasi memasak sehari-hari, anda bisa mengambil paket jangka pendek atau short course dalam satu hari saja, tapi waktunya cukup lama, bahkan ada yang dari pagi sampai sore. Menu yang diajarkan pun sangat bervariasi dan memiliki satu tema yang sama. Misalnya, short course bertema aneka jajanan pasar, aneka masakan ayam, aneka roti, hingga aneka dimsum.

[Baca Juga : Pelatihan Pangan Nusantara di Kabupaten Tangerang]

5. Pilih Tempat Kursus dengan Instruktur Terpercaya dan Berpengalaman

Dalam memilih kursus memasak, hal yang tidak kalah penting untuk diperhatikan adalah instrukturnya. Pastikan anda memilih tempat kursus dengan instruktur yang sudah terpercaya kemampuannya serta berpengalaman di dunia masak. Tidak harus yang sudah terkenal sampai masuk televisi. Saat ini juga banyak food blogger atau instagrammer yang sudah teruji kemampuannya dalam dunia memasak.

6. Kalau Anda Bekerja, Pilih Tempat yang Waktu Kursusnya Fleksibel

Tidak jarang tempat-tempat kursus membuka jadwal di hari dan jam kerja. Untuk anda yang bekerja, jelas tempat ini tidak bisa dijadikan pilihan. Carilah tempat kursus lain dengan jadwal yang fleksibel, bisa menyesuaikan kesibukan anda, serta buka di hari Sabtu dan Minggu. Dengan begitu, jadwal belajar dan bekerja tidak akan saling mengganggu.

Memilih tempat kursus masak yang bagus itu tidak susah. Terpenting, sesuaikan saja dengan budget, kebutuhan, dan waktu anda. Hasilnya pasti akan tepat sesuai keinginan Anda.

Read More

Artikel Lainnya

Jelang Libur Panjang, Ini Destinasi Wisata Dekat Rumah Ala Tiket com.jpg

Hobi dan Hiburan

Jelang Libur Panjang, Ini Destinasi Wisata Dekat Jakarta Ala Tiket.com

26 October 2020, 17:28

Ingin berwisata di momen libur panjang tapi yang tak jauh dari Ibu Kota? Intip rekomendasi destinasi liburan dekat rumah ala Tiket.com ini.

Tembus Miliaran Rupiah! Pemprov Jawa Tengah Sukses Gelar UKM Virtual Expo.jpg

Bisnis

Tembus Miliaran Rupiah! Pemprov Jawa Tengah Sukses Gelar UKM Virtual Expo

26 October 2020, 16:27

Usaha Pemprov Jawa Tengah untuk membantu menggeliatkan bisnis UKM di wilayahnya secara daring terbilang sukses berkat total omzet yang diraih.

UI Salurkan 100.000 Floacked Swab ke Pemprov Jawa Baratt.jpg

Kesehatan

UI Salurkan 100.000 Floacked Swab ke Pemprov Jawa Barat

26 October 2020, 15:38

Demi membantu proses tracing COVID-19 di wilayah Jawa Barat, perguruan tinggi UI baru-baru ini memberikan 100.000 floacked swab ke Pemprov.

Pemkot Depok Terapkan Pembatasan Sosial Kampung Siaga di 238 RW.jpg

Berita Kawasan

Pemkot Depok Terapkan Pembatasan Sosial Kampung Siaga di 238 RW

26 October 2020, 14:34

Demi menekan penyebaran COVID-19 di 238 RW, Pemkot Depok menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Kampung Siaga di sana.


Comments


Please Login to leave a comment.