Ilustrasi Berkebun

Properti dan Solusi

Lahan Terbatas? Ini Ragam Metode Berkebun yang Cocok untuk Anda

Berkebun menjadi hobi yang menyenangkan disaat pandemi. Ketika aktivitas hanya terbatas di rumah saja, berkebun menjadi cara yang ampuh untuk menghilangkan stres bagi sebagian orang. Selain membuat lingkungan menjadi lebih sejuk dan hijau, berkebun juga dapat menciptakan ketahanan pangan selama pandemi. Dengan adanya lahan hijau, Anda akan merasa lebih nyaman ketika berada di rumah.

Permasalahan yang muncul adalah keterbatasan lahan untuk memulai aktivitas ini, khususnya di daerah perkotaan. Namun, Pointers tidak perlu risau, karena saat ini sudah banyak diciptakan metode untuk bercocok tanam di lahan yang sempit. Berikut ini empat Metode menanam di lahan terbatas yang bisa kalian coba.

1) Metode Tabulampot

Tabulampot

Tabulampot memiliki arti tanaman buah dalam pot. Media tanam yang paling cocok untuk sistem ini adalah campuran antara tanah, kompos dan sekam dengan komposisi 1:1:1. Media tanamnya memiliki fungsi sebagai tempat tumbuhnya akar dan menopang postur tanaman. Maka dari itu, media tanam tabulampot harus bisa menyimpan air dan memasok nutrisi yang dibutuhkan tanaman.

[Baca Juga: Berkebun Bisa Jadi Alternatif Kegiatan di Rumah Selama Pandemi]

Wadah tanaman yang sangat baik untuk metode ini adalah pot berbahan tanah liat dan kayu karena memiliki pori-pori sehingga kelembapan dan temperatur media tanam lebih stabil. Jika tidak memiliki wadah tersebut, kalian juga dapat menggunakan logam (drum), plastik atau semen. Bisa juga menggunakan polybag, tapi dikhawatirkan cepat rusak dan tidak tahan lama. Wadah yang baik memiliki kaki yang memisahkan antara dasar pot dengan tanah agar sirkulasi air dan udara berjalan lancar, serta agar akar tanaman tidak menembus tanah.

Tanaman harus diletakkan di tempat terbuka dan terkena cahaya matahari. Penyiraman dilakukan setiap hari setiap pagi dan sore jika musim kemarau, tapi jika musim hujan tanaman bisa disiram saat media tanam tampak kering. Pemupukan dibutuhkan untuk metode ini yang dilakukan satu bulan setelah tanam, selanjutnya setiap 3-4 bulan sekali. Pupuk yang direkomendasikan adalah pupuk organik.

2) Metode Hidroponik

Hidroponik sistem wick

Hidroponik berasal dari kata “hydro” yang berarti air. Metode ini memungkinkan kita untuk bercocok tanam tanpa tanah, melainkan menggunakan air sebagai media tanamnya. Umumnya nutrisi didapatkan dari larutan AB mix sebagai pengganti unsur hara tanah. Ada beberapa teknik dalam hidroponik, namun yang mudah diterapkan adalah hidroponik sistem Wick.

Sistem Wick hanya membutuhkan botol bekas sebagai wadahnya. Peralatan yang dibutuhkan adalah Botol bekas, rockwool, sumbu, air nutrisi AB mix. Sebelumnya kita harus menyemai biji tanaman yang ingin ditanam diatas rockwoll dan biarkan tumbuh selama 1 minggu. Setelah seminggu, tanaman akan menjadi benih yang siap dipindahkan ke media tanam botol bekas.

[Baca Juga: Kampoeng Millennium AgroPark, Bisa Bercocok Tanam di Atap Mall]

Potong botol bekas menjadi dua bagian, lubangi bagian atas leher botol untuk pemasangan sumbu dan aliran udara. Kemudian pasang sumbu pada bagian atas botol dan masukkan bagian tersebut ke bagian bawah botol dengan cara dibalik. Isi bagian atas botol dengan rockwool yang berisi benih tanaman. Bagian bawah botol isi dengan cairan nutrisi AB Mix dan jika cairan habis bisa ditambahkan lagi. Sistem ini sangat mudah tanpa harus repot menyiramnya setiap hari. Tanaman yang cocok untuk metode ini adalah tanaman sayur, buah dan obat-obatan.

3) Metode Vertikultur

Vertikultur

Bermacam sayuran seperti sawi, kangkung, kailan, pakcoy sangat cocok dibudidayakan dengan teknik ini. Berasal dari kata “Vertikal”, kalian bisa menanam secara bertingkat dengan memanfaatkan bidang yang vertikal. Jika lahan rumah kalian sempit, metode ini adalah yang paling cocok.

Vertikultur sendiri memiliki banyak model, mulai dari vertikultur gantung, tempel, tegak, hingga rak. Bahan yang dibutuhkan adalah pipa bekas atau media lain yang tidak terpakai. Caranya ,siapkan pipa paralon dengan diameter 4 cm yang telah diberi beberapa lubang sebagai tempat untuk menaruh bibit tanaman yang sudah disemai sebelumnya. Masukkan media tanam seperti kompos dan sekam hingga memenuhi pipa paralon dan letakkan bibit tanaman pada setiap lubang pada pipa paralon. Perawatan rutin yang dilakukan adalah menyiramnya dengan cara mengalirkan air dari atas pipa paralon.

4) Metode Aeroponik

Aeroponik

Pada dasarnya metode ini adalah salah satu teknik dalam hidroponik karena sama-sama tidak membutuhkan tanah sebagai media tanamnya. Aeroponik dapat diartikan cara bercocok tanam yang memanfaatkan udara sebagai media tanam utama dengan akar yang hanya menggantung di udara.Unsur hara terdapat pada nutrisi yang nantinya akan disemprotkan langsung pada akar tanaman. Teknik ini menghasilkan tanam yang tumbuh lebih cepat dan produksi yang tinggi. Sayuran yang biasa ditanam menggunakan metode ini adalah jenis sayuran yang berumur pendek seperti caisim, pakcoy, selada, kalian, kangkung dan sebagainya.

Cara membuatnya mudah, hanya dengan styrofoam yang diberi beberapa lubang, rockwool, AB Mix dan sprinkler. Sebelum memindahkan benih pada media tanam, pastikan biji telah disemai di atas rockwool seminggu sebelumnya. Kemudian tancapkan benih yang berumur 1 minggu diatas lubang-lubang pada styrofoam dengan akar tanaman menggantung bebas di udara. Letakkan sprinkler untuk menyemprotkan AB Mix terus menerus untuk memberi nutrisi ke akar.


Read More

Artikel Lainnya

UTBK di ITB Capai 23.705 Orang 3.jpg

Pendidikan

Sebanyak 23.705 Orang Ikuti UTBK di Institut Teknologi Bandung

15 April 2021, 09:00

Pelaksanaan UTBK di ITB terdapat di beberapa lokasi, yakni di Kampus ITB dan di sejumlah sekolah menengah

pusdai3.jpg

Berita Kawasan

Kasus Terkonfirmasi COVID-19 Menurun, Masjid Pusdai Bandung Gelar Salat Tarawih Berjamaah

15 April 2021, 08:30

Kota Bandung menunjukan grafik menurun, sehingga beberapa Masjid besar di Kota Bandung sudah diizinkan untuk melakukan salat tarawih berjamaah.

Vaksinasi UPi 3.jpg

Kesehatan

Universitas Pendidikan Indonesia Lakukan Vaksinasi untuk Ribuan Dosen dan Tenaga Kependidikan

15 April 2021, 08:00

Sebanyak 2.000 Dosen dan Tenaga Kependidikan melakukan vaksinasi di Gymnasium UPI pada 5-7 April kemarin. Vaksinasi kali ini mayoritas diperuntukan bagi dosen dan tenaga pendidikan UPI yang berusia di bawah 60 tahun.

Dekan Psikologi Undip

Pendidikan

Prof. Dian Ratna Sawitri, Sosok di Balik Prodi Terfavorit UNDIP

14 April 2021, 06:30

Prodi paling Favorit yang banyak diminati calon mahasiswa pada SBMPTN tahun 2021 di Universitas Diponegoro adalah Prodi Psikologi. Prodi ini memiliki peminat mencapai 3.538 orang.


Comments


Please Login to leave a comment.