Lancarkan PJJ, Pemkot Bogor Rencana Sediakan 797 Titik Wifi Gratis

Pendidikan

Lancarkan PJJ, Pemkot Bogor Rencana Sediakan 797 Titik Wifi Gratis

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Kebijakan Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19 secara virtual di Paseban Punta, Balai Kota, Jalan Ir. H. Juanda, Kota Bogor pada Rabu, 2 September 2020. Pada Rakor ini Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Nadiem Makarim memaparkan isi Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri.

"Prioritas Kemendikbud mengembalikan anak ke sekolah dengan cara yang paling aman, bukan menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selamanya. Tapi karena situasi COVID-19 yang dinamis, kita tetap harus mengantisipasi dan merencanakan pengoptimalan PJJ, sekalipun PJJ memang tidak ideal bahkan di seluruh dunia, tapi ini realitanya," ujar Nadiem seperti diberitakan bogorkota.go.id (3/9/2020).

Lancarkan PJJ, Pemkot Bogor Rencana Sediakan 797 Titik Wifi Gratis

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor Dani Rahadian mengatakan, sesuai dengan SKB 4 Menteri, Kota Bogor belum bisa membuka pembelajaran tatap muka mengingat Kota Bogor ditetapkan sebagai zona merah.

Pada revisi SKB 4 Menteri memberikan hak kepala daerah zona hijau dan kuning untuk menentukan apakah daerahnya siap belajar tatap muka dengan berbagai kondisi protokol kesehatan. Sementara untuk zona oranye dan merah tetap dilarang.

[Baca Juga: Disdik Kota Depok Minta Sekolah Tidak Beri Tugas Berlebihan saat PJJ]

Meski begitu, Pemkot Bogor terus berupaya melakukan semua yang terbaik untuk anak-anak Kota Bogor. Salah satunya dengan menyediakan 797 titik Wifi Se-Kota Bogor yang bisa diakses gratis. "Kami juga rekomendasi sekolah-sekolah di Kota Bogor untuk memakai Kurikulum Darurat, karena kemungkinan PJJ di Kota Bogor bisa lebih lama dibandingkan kota di zona hijau dan kuning," kata Dani, masih dari sumber yang sama.

Bangkitkan Semangat Belajar di Rumah, Pemkot Depok Beri Penghargaan

Nadiem Menambahkan, prinsip kebijakan pendidikan saat ini fokus pada dua hal. Sebut saja kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga pendidik, dan keluarga, serta tumbuh kembang peserta didik dan kondisi psikososial dari anak-anak yang bisa membuat terjadinya lost generation. Tak ayal melalui SKB 4 Menteri pemerintah mengimplementasikan dua kebijakan. "Revisi SKB 4 Menteri dan Kurikulum Darurat," kata Nadiem.

[Baca Juga: Kemendikbud Siapkan Kurikulum Darurat dengan 2 Komponen untuk PJJ Masa Pandemi COVID-19]

Nadiem menambahkan, Kurikulum Darurat merupakan kurikulum (2013) yang kemudian disederhanakan untuk jenjang SD, SMP, SMA, SMK. Di masing-masing mata pelajaran, volume kompetensi dasar turun 20 sampai 40 persen alias hanya fokus pada materi esensial saja.

Pihaknya pun menyediakan modul pembelajaran mencakup uraian pembelajaran berbasis aktivitas untuk guru, orangtua dan siswa yang diperuntukkan untuk PAUD dan SD yang mana modul belajar dijalankan dengan prinsip bermain adalah belajar. "Kami juga menyiapkan anggaran Rp 7,2 Triliun untuk subsidi kuota internet. Siswa mendapatkan 30 GB, Guru mendapat 42 GB, Mahasiswa dan Dosen mendapat 50 GB," imbuh Nadiem.

Read More

Artikel Lainnya

JILF 2020 Menuju Lanskap Sastra yang Mudah Diakses, Beragam, dan Setara

Pendidikan

JILF 2021 Menuju Lanskap Sastra yang Mudah Diakses, Beragam, dan Setara

05 December 2020, 15:02

Berangkat dari keinginan untuk mendengarkan narasi dari suara-suara yang lama diredam, Road to JILF 2021 mengusung tema “Heroes: (Re)making History”.

Shell Eco-marathon Memacu Generasi Muda Siap Mencapai Mobilitas Berkelanjutan

Bisnis

Shell Eco-marathon Memacu Generasi Muda Siap Mencapai Mobilitas Berkelanjutan

05 December 2020, 09:05

Dalam perjalanan 10 tahun partisipasi Indonesia di SEM, ada peningkatan jumlah mahasiswa yang terlibat yaitu sebanyak lebih dari 200 persen.

Sebelum Vaksinasi Nasional Dilakukan, Wali Kota Bogor Tekankan Tiga Hal Ini

Kesehatan

Sebelum Vaksinasi Nasional Dilakukan, Wali Kota Bogor Tekankan Tiga Hal Ini

04 December 2020, 15:33

Bima Arya membagi tiga kategori warga yang enggan diberi vaksin, yakni ada warga yang tidak ingin diberi vaksin karena tidak percaya bahwa COVID-19 itu ada dan nyata, ada juga karena alasan keagamaan dan ada juga karena takut.

Lantik Pengurus PCI 2020-2024, Koni Kabupaten Bogor Optimistis Majukan Cricket

Berita Kawasan

Lantik Pengurus PCI 2020-2024, Koni Kabupaten Bogor Optimistis Majukan Cricket

04 December 2020, 14:37

Ketua Koni Kabupaten Bogor Junadi Syamsudin mengatakan, di kukuhkannya kepengurusan PCI periode 2020-2024. Dapat menjalankan berbagai program kegiatan dengan inovatif sehingga Cabor Cricket bisa lebih maju.


Comments


Please Login to leave a comment.

  • Hanna56 3 months lalu
    hanna56

    Jangan bersedih guys….karena kamu punya partner yang bisa wujudkan impianmu segera aja ke bola165 dan jangan lupa join now yach… bukan hanya wujudkan impianmu tp juga bisa bikin kamu menjadi jutawan