PEJATEN_PROPERTI_LANGKAH MENDEKORASI CAFE DAN RESTORAN AGAR MENARIK PELANGGAN_IVAN_REVISI 01-01.jpg

Properti dan Solusi

Langkah Mendekorasi Kafe dan Restoran Agar Menarik Pelanggan

Pernah Anda datang ke Twin House, Yesterday Backyard, Toodz House yang ada di kawasan Pejaten? Jika belum cobalah untuk singgah ke tempat ini. Tempat-tempat ini mendesain bangunan dan mendekorasi interiornya dengan unik dan menarik. Tujuannya tidak lain untuk menarik dan membuat pelanggannya merasa nyaman saat singgah ke resto atau kafe ini.

Memang harus diakui, inti bisnis dari kafe dan restoran memang menjual makanan dan minuman. Namun jika hanya mengandalkan menu saja, kafe dan restoran tidak bisa memikat banyak pelanggan. Butuh sesuatu yang lebih agar kedua usaha di bidang kuliner itu bisa mencuri perhatian calon pelanggan, serta membuat mereka betah dan kembali di kemudian hari.

Mencuri perhatian pelanggan dengan desain bangunan seperti yang diterapkan beberapa kafe dan restoran yang disebutkan di atas pun sebenarnya tidak terlalu sulit. Secara garis besar, Anda hanya perlu membuat fasad atau perwajahan bangunan terlihat menarik, serta mendekorasi interior dengan sedemikian rupa agar calon pelanggan merasakan nuansa kenyamanan. Tapi untuk lebih jelasnya, sebaiknya simak langkah mendekorasi kafedan restoran agar menarik banyak pelanggan berikut ini!

1. Menentukan Tema

Tema merupakan hal paling penting dalam pendirian kafe atau restoran. Terlebih sekarang, khalayak menyukai tempat makan dan nongkrong yang berbau tematik atau memiliki tema khusus. Jadi, sebelum mendesain dan mendekorasi kafe atau restoran, baiknya tentukan dulu tema yang akan diusung.

Tema ini tidak terbatas pada gaya dekorasi seperti minimalis, natural, retro, industrial, atau semacamnya. Akan tetapi, Anda juga bisa menerapkan tema yang berbau hobi, komunitas, atau kesukaan terhadap karakter tertentu.

2. Menentukan Desain

Ingat, tema beda dengan desain. Maka ketika tema telah ditentukan, buatlah desainnya. Desain ini untuk bagian eksterior dan interior kafe atau restoran. Tentukan pula semua hal yang berkaitan dengan desain, seperti pewarnaan, tata letak, bentuk area makan beserta kursi dan mejanya, hingga pencahayaan di luar dan dalam kafe atau restoran. Jika merasa kesulitan dalam hal ini, Anda bisa meminta bantuan desainer untuk memberikan desain kafe atau restoran yang sesuai dengan keinginan.

3. Mulai dari Dalam

Banyak yang mulai mendekorasi kafe dan restoran dari bagian luar atau eksteriornya. Tapi ternyata, akan lebih baik jika pendekorasian ini dimulai dari dalam atau bagian interior. Sebab mau bagaimanapun, bagian dalam kafe atau restoran harus tetap diutamakan karena jadi tujuan utama para pengunjung dan pelanggan. Maka itu, selesaikanlah seluruh desain interior terlebih dahulu--mulai dari pewarnaan, penataan furnitur, hingga pencahayaan secara berurutan.

Khusus untuk pewarnaan, usahakan menggunakan warna netral atau warna-warna yang tidak lagi memiliki kemurnian warna. Ini karena setiap warna memiliki efek psikologis dan merefleksikan sesuatu. Jadi jika warna netral yang dipilih, maka kemungkinan besar akan lebih diterima dan disukai oleh khalayak. Pilih warna yang bisa membuat suasana hati atau mood pelanggan menjadi baik ketika berada di kafe atau restoran.

Selain pewarnaan, pencahayaan pun tidak kalah penting. Ini karena lampu atau pencahayaan yang bagus, akan membawa pengunjung pada suasana baru yang lebih menenangkan. Nah, untuk desain kafe atau restoran, lampu yang tepat untuk digunakan adalah warna kuning atau lampu pijar.

Cahaya lampu yang tidak terlalu terang akan memberi kesan eksotik tersendiri jika dipadu dengan lantai yang tepat. Jika Anda ingin menimbulkan kesan mewah, Anda bisa memilih menggunakan lampu dengan aksen kristal sederha untuk menguatkan kesan mewah di dalam interior kafe atau restoran.

4. Buat Fasad yang Unik

Setelah bagian dalam selesai, tuntaskan pekerjaan mendekorasi kafe atau restoran dengan mengaplikasikan desain fasad yang sudah dirancang sebelumnya. Ciptakan pula keunikan di area tersebut agar perwajahan kafe atau restoran tampil beda dari yang lain, sehingga mampu mencuri perhatian calon pengunjung.

Jangan lupa aplikasikan kaca pada salah satu dinding agar bagian interior kafe atau restoran yang terlihat bagus bisa nampak dari luar. Ini juga berguna untuk memberi perasaan nyaman pada calon pengunjung, sehingga mereka tertarik untuk masuk dan memesan menu yang ditawarkan.

Setelah memahami langkah-langkahnya, Anda pun bisa mempraktikkannya pada kafe atau restoran yang hendak dibuat. Jangan lupa juga untuk menerapkan konsep yang unik, agar kafe atau restoran Anda tidak kalah menarik dengan Yesterday Backyard, Toodz House, atau Twin House yang ada di Pejaten.

Read More


Artikel Lainnya

Menengok Penyu Sisik di Penangkaran Pulau Pramuka

Berita Kawasan

Menengok Penyu Sisik di Penangkaran Pulau Pramuka

22 May 2019, 09:00  |  6 Views

Dalam rangka peringatan Hari Penyu Sedunia, mari menengok penyu sisik di penangkaran Pulau Pramuka, Kabupaten Kepulauan Seribu.

Tips Atasi Ngantuk Saat Beraktivitas di Bulan Ramadan

Kesehatan

Tips Atasi Ngantuk Saat Beraktivitas di Bulan Ramadan

22 May 2019, 11:50  |  5 Views

Jika Anda sering mengantuk saat beraktivitas di bulan Ramadan, berikut cara ampuh mengusir rasa kantuk.

Revenue Meningkat Lamudi Buka Kantor Baru di GoWork Pasific Place

Properti dan Solusi

Lamudi Buka Kantor Baru di GoWork Pacific Place

21 May 2019, 11:00  |  9 Views

Dengan dibukanya kantor baru Lamudi.co.id di GoWork, Pacific Place ini merupakan bukti nyata perusahaan terhadap pertumbuhan yang di alami, yakni mencapai 300 persen.

Inilah 6 Bisnis Paling Laris di Bulan Ramadan

Bisnis

Inilah 6 Bisnis Paling Laris di Bulan Ramadan

21 May 2019, 13:00  |  6 Views

Banyak peluang usaha di momen-momen tertentu, seperti saat bulan Ramadan. Apa saja yang menjadi peluang usaha dan bisnis paling laris di bulan suci Ramadan?


Comments


Please Login to leave a comment.