Bisakah Pasien COVID-19 Sembuh Tanpa Bantuan Tenaga Medis

Kesehatan

Langkah Penetapan Suspect Corona Berubah, Ini Yang Terbaru!

Penyebaran COVID-19 di Indonesia semakin meningkat, bahkan belum lama ini BNPB memperpanjang statatus bencana nasional hingga 29 Mei 2020. Hal tersebut disebabkan karena virus Corona diprediksi masih akan bertambah setiap harinya. Per tanggal 19 Maret 2020 sore saja, pasein COVID-19 di Indonesia sudah mencapai 309 orang.

Bertambahnya jumlah pasien dari hari ke hari ini membuat Kementrian Kesehatan (Kemkes) mengubah langkah penetapan suspect hingga pasien. Sebelumnya pada 2 Maret lalu, Juru Bicara Terkait Penanganan Wabah Virus Corona Achmad Yulianto menjelaskan beberapa tahapan dan istilah terkait penanganan COVID-19 di Indonesia ala Kemkes.

Meski Tidak Efektif Cegah Virus Corona, Apotek Terus Kehabisan Masker

Maka dari itu, proses penetapan pasien telah direvisi sebagai berikut dilansir dari laman resmi Kemkes (19/3/2020).

1) Orang dalam Pemantauan

Awalnya, yang termasuk dalam kategori ini adalah orang yang memiliki riwayat bepergian ke luar negeri yang dikonfirmasi terjadi penularan COVID-19 dari manusia ke manusia serta menunjukan tanda-tanda seperti demam atau riwayat demam dan gangguan pernapasan.

Namun kini, yang masuk dalam kategori ini adalah orang memiliki demam atau riwayat demam, gangguan pernapasan, dan tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan. Selain itu, pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala, memiliki riwayat keluar negeri atau ke area transmisi lokal di Indonesia.

[Baca Juga: Tak Sembarangan, Begini Langkah Pemerintah Tetapkan Suspect Corona]

2) Pasien dalam Pengawasan

Status suspect COVID-19 tak jauh berbeda dengan sebelumnya, yaitu pasien yang sudah melewati proses perawatan dan isolasi. Pasien ini diyakini terinfeksi atau masih inkonklusif (tidak dapat disimpulkan). Selain itu seseorang yang memiliki gejala serta 14 hari terakhir memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi COVID-19 juga termasuk dalam kategori ini. Pasien juga memiliki riwayat perjalanan keluar negeri, melaporkan transmisi lokal, atau tinggal di area transmisi lokal.

[Baca Juga: Bisakah Seseorang Terinfeksi COVID-19 Lebih dari Sekali?]

Perubahan ini terjadi, karena Kasus 53 memiliki kontak langsung dengan Kasus 22, diputuskan jika pasien COVID-19 sudah terjadi akibat adanya transmisi lokal. Dari banyaknya wilayah yang menyatakan memiliki pasien positif, beberapa wilayah ini dinyatakan memiliki potensi besar transmisi lokal, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat (Kab. Bekasi dan Depok), Jawa Tengah (Solo), dan Banten.


Read More

Artikel Lainnya

Ini Cara Maybank Dukung Pengembangan Ekonomi Syariah di Tanah Ai r.jpg

Bisnis

Ini Cara Maybank Dukung Pengembangan Ekonomi Syariah di Tanah Air

05 October 2022, 16:09

Maybank turut mendukung upaya pemerintah dalam menumbuhkan ekonomi syariah di Indonesia dan ini dilakukan melalui salah satu unit usahanya yang bernama UUS.

Besok! Infinix Indonesia Siap Rilis Produk Flagship Terbarunya.jpg

Hobi dan Hiburan

Besok! Infinix Indonesia Siap Rilis Produk Flagship Terbarunya

05 October 2022, 14:10

Pihak Infinix Indonesia akan merilis produk di segmen premiumnya pada 6 Oktober 2022 dengan konten kreator serta para multitasker yang jadi target pasarnya.

2 Minggu Sekali! Warga Kota Bandung Dapat Layanan KB MKJP Gratis.jpg

Kesehatan

2 Minggu Sekali! Warga Kota Bandung Dapat Layanan KB MKJP Gratis

05 October 2022, 10:41

Bagi Anda warga Kota bandung yang sudah berkeluarga dan mempertimbangkan untuk mengikuti program KB maka bisa memanfaatkan program gratis ini.

Wayang Jogja Night Carnival 2022 Siap Digelar Akhir Pekan Ini!.jpg

Berita Kawasan

Wayang Jogja Night Carnival 2022 Siap Digelar Akhir Pekan Ini!

04 October 2022, 17:54

Pekan ini warga Kota Gudeg akan dihibur dengan acara Wayang Jogja Night Carnival 2022 sebagai acara puncak HUT Kota Yogyakarta ke-266.


Comments


Please Login to leave a comment.