MENTENG_KULINER_LARA-DJONGRANG_RESTORAN-ROMANTIS-YANG-BERSELIMUT-NUANSA-LEGENDARIS-MISTIS_EMIL_1100-X-600-px.jpg

Kuliner

Lara Djonggrang, Restoran Romantis Bernuansa Legenda Mistis

Kawasan Menteng Jakarta Pusat terkenal sebagai hotspot untuk para pelancong dan penikmat kuliner untuk menikmati berbagai restoran serta kafe yang memiliki konsep unik. Salah satunya adalah restoran Lara Djonggrang yang hanya berjarak 550 meter dari Taman Ismail Marzuki.

Restoran Lara Djonggrang merupakan bagian dari Tugu Group yang dikenal bergerak di ranah perhotelan. Restoran ini berlokasi di Jalan Teuku Cik Ditiro No.4, Gondangdia, Menteng Jakarta Pusat dan mulai beroperasi dari pukul 11.00 hingga 01.00 dini hari. Hal utama yang menjadi daya tarik dari restoran yang dekat Taman Ismail Marzuki ini adalah desain interiornya yang memiliki konsep unik dengan hiasan lampu jadul, lukisan serta patung-patung dan aksen lainnya.

Mengapa unik? Karena restoran ini memiliki nuansa romantis namun terselip unsur mistis yang memiliki hubungan dengan legenda kuno. Dari nama restoran ini saja sebenarnya bisa sedikit digali unsurnya mistisnya yakni kisah Lara Djonggrang atau Rara Jonggrang. Sekadar informasi, Lara Djonggrang merupakan cerita rakyat Jawa Tengah yang bisa ditarik legendanya ke asal mula Candi Prambanan dan Candi Sewu.

Kesan mistis sebenarnya juga terasa bahkan sebelum Anda menginjakkan kaki ke dalam bagian dalam restoran di Menteng Jakarta ini. Pasalnya, terdapat pohon beringin besar dan terlihat kokoh yang disinyalir dapat membuat bulu kuduk berdiri jika Anda melewatinya di malam hari, mengingat restoran Lara Djonggrang buka hingga dini hari.

Saat masuk, ke restoran ini acap kali tercium aroma dari bunga melati dan terdengar lantunan musik dari Jawa Tengah yang menambah suasana misterius di tempat makan ini. Anda juga akan disambut oleh beragam patung-patung kuno serta barang-barang antik dan bersejarah yang menghiasi restoran di dekat Taman Ismail Marzuki ini. Di mana salah satunya adalah patung Lara Djongrang berukuran besar yang ditemani oleh beberapa arca yang serupa dengan yang ada di Candi Prambanan.

Sebenarnya suasana mistis ini semakin didukung dengan usia dari bangunan yang menjadi “rumah” restoran Lara Djonggrang. Sebagaimana dilansir dari tuguhotels.com, restoran Lara Djonggrang berdiri di bangunan kuno milik Belanda yang akhirnya disulap menjadi rumah makan. Namun suasana serta karateristik bangunan kuno tersebut sengaja dirawat demi menciptakan sensasi Anda menikmati makanan di era Batavia.

Restoran ini biasanya dipilih oleh para foodies yang ingin menikmati kuliner khas Nusantara dengan nuansa romantis bersama orang yang dikasihi. Selain memiliki suasana yang tenang, desain interior restoran ini yang memiliki beragam tema juga dapat menjadi bahan topik pembicaraan.

Makanan yang disajikan oleh restoran dekat Taman Ismail Marzuki ini pun beragam. Anda ingin kudapan? Restoran di Menteng Jakarta Pusat ini memiliki banyak sajian makanan ringan dengan contoh Lumpia Tahu dan Pecel Tempet Japit yang nikmat. Anda Ingin makanan berat? Restoran Lara Djonggrang memiliki sajian sate, soto, peps, seafood dan berbagai menu vegetarian. Salah satu menu favorit yang unik dari restoran ini adalah Sate Lilit Ikan Gianyar yang dilengkapi dengan sambal matah.

Read More

Artikel Lainnya

Gempa 1.jpg

Berita Kawasan

Gempa 6,7 Skala Richter di Malang Sambung Rentetan Musibah di Indonesia

11 April 2021, 10:02

Gempa Malang menjadi rentetan bencana di Indonesia yang perlu diwaspadai kelanjutannya.

Ilustrasi Gempa Bumi

Pendidikan

Negeri Seribu Gempa, Ini Mitigasi Bencana Gempa Bumi yang Perlu Diketahui Masyarakat

11 April 2021, 09:07

Gempa bumi di Indonesia adalah sesuatu yang tidak bisa dihindarkan dan menjadi konsekuensi bagi masyarakat yang tinggal di Indonesia. Alih-alih mengindari dan lari dari bencana, pada akhirnya kita harus hidup berdampingan dengan bencana alam.

Sekolah Tatap Muka di Tasikmalaya dilaksanakan Bulan Juli 2021.jpg

Pendidikan

Sekolah Tatap Muka di Tasikmalaya dilaksanakan Bulan Juli 2021

11 April 2021, 08:06

Sekolah Tatap Muka di Tasikmalaya akan dilaksanakan pada tahun ajaran baru 2021/2022. Meskipun pemerintah sudah memberikan lampu hijau agar sekolah tatap muka dilaksanakan segera, namun Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya masih belum bisa melaksanakan.

Geliat Bisnis Properti Masa Era New Normal di Kota Semarang

Properti dan Solusi

Geliat Bisnis Properti Era New Normal di Kota Semarang

10 April 2021, 18:47

“Hikmah dari kebijakan di rumah saja membuat para penghuni rumah mulai menyadari bahwa rumah yang mereka tinggali perlu pembenahan di beberapa bagian,” ujar Hafid Santoso pemilik H+S Architect, usaha konsultan arsitek di kota Semarang


Comments


Please Login to leave a comment.