leker paimoOK4.jpg

Kuliner

Leker Paimo, Crepes Legendaris Semarang dengan Toping Melimpah

Salah satu jajanan legendaris dan terkenal di kota Semarang adalah Kue Leker Paimo. Jika Pointers biasa membeli crepes atau leker tipis dengan isian yang sedikit, tidak dengan kue leker Paimo. Tak hanya menyajikan varian toping manis seperti coklat dan pisang saja, kue leker Paimo ternyata memiliki toping yang sangat berlimpah mulai dari manis hingga asin, bahkan pembeli dapat meminta beberapa jenis toping untuk dicampur menjadi satu kedalam leker. Tak heran jika leker Paimo selalu diburu pembeli setiap harinya.

Sesuai dengan namanya, pemilik usaha leker ini adalah Paimo. Berdiri sejak tahun 1979 lokasi jualan leker Paimo kerap berpindah-pindah, mulai dari berjualan keliling kemudian berjualan di depan SMA Loyola Semarang pada tahun 1979. Lalu berpindah lagi ke Jl. Ki Mangunsarkoro, Karang Geneng Selatan No.2, Kota Semarang yang menjadi lokasi tetapnya saat ini. Jam operasionalnya antara pukul 09.00 WIB hingga 17.00 WIB.

leker paimoOK5.jpg

Paimo menceritakan jika berjualan leker merupakan impiannya sejak kecil. Karena lahir dalam lingkungan yang sulit ia memutuskan untuk berjualan leker karena modalnya yang minim. Leker Paimo sendiri memiliki resep adonan tepung yang sengaja dirahasiakan oleh sang pemilik, tak heran jika rasanya berbeda dengan leker lainnya. Yang mengesankan, leker Paimo dapat diolah menjadi 30 varian rasa beberapa diantaranya rasa coklat, kacang, pisang dan keju, sosis telur, tuna, jagung manis, jagung keju dan masih banyak lagi.

[Baca Juga: Leker Eco, Kuliner Kaki Lima Murah Meriah di Kota Malang]

Konsumen juga bisa memesan leker komplit spesial yang berisi telur, sosis, kornet, tuna dan keju mozarela. Bentuknya yang krispi dengan rasa yang lezat tidak hanya dikenal oleh masyarakat lokal saja, konon kabarnya leker ini sempat juga dibawa ke Singapura hingga Australia. Sang pemilik mengklaim jika lekernya memang enak karena konsumen yang membawa lekernya hingga luar negeri mengakui kelezatan leker Paimo.

leker paimoOK6.jpg

Menjadi leker yang paling diminati warga kota Semarang membuat aktivitas masak leker Paimo ini tak pernah berhenti sejak pagi karena membludaknya pesanan. Pembelinya tak hanya konsumen yang datang langsung ke lokasi tapi juga pesanan dari para pengemudi ojek online. Harga yang ditawarkan beragam mulai dari Rp2.000 hingga Rp35.000. Per harinya Paimo bahkan bisa menjual sekitar seribu kue leker sebelum masa pandemi.

Paimo mengakui jika selama pandemi omsetnya menurun drastis dari yang semula bisa mencapai Rp2 jutaan per hari, selama pandemi hanya Rp200.000 hingga Rp300.000 saja. Meskipun demikian Paimo dan karyawannya tetap bertahan karena menurutnya kunci utama kesuksesan adalah berdoa dan berusaha. Ia percaya cara promosi yang paling ampuh untuk menggaet pelanggan adalah sikap yang ramah kepada pembeli.


Read More

Leker Paimo

Toko Makanan

+628156595412
None

Artikel Lainnya

Jelang Imlek 2022, Ini Curhatan Pengrajin Barongsai di Tengah Pandemi.jpg

Bisnis

Jelang Imlek 2022, Ini Curhatan Pengrajin Barongsai di Tengah Pandemi

18 January 2022, 16:06

Walau menjelang perayaan Imlek 2022, pengrajin barongsai di Kota Tangerang mengaku kesulitan menjual produknya akibat pandemi COVID-19.

Gaungkan Budaya Literasi, SMPN 6 Yogyakarta Dirikan Tugu .jpg

Pendidikan

Gaungkan Budaya Literasi, SMPN 6 Yogyakarta Dirikan Tugu

18 January 2022, 15:01

SMPN 6 Yogyakarta menghadirkan tugu khusus dengan tujuan menggaungkan budaya literasi di sekolahnya.

Pemprov DKI Jakarta Siap Gelar Tantangan Baca Jakarta 4 Kali Setahun.jpg

Pendidikan

Pemprov DKI Jakarta Siap Gelar Tantangan Baca Jakarta 4 Kali Setahun

18 January 2022, 14:02

Dengan tujuan semakin mendorong geliat minat baca di Ibu Kota, program tantangan Baca Jakarta di tahun 2022 ini siap digelar lebih banyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Bahas Kampus Merdeka, Mendikbudristek Temui Mahasiswa Unpad.jpg

Pendidikan

Bahas Kampus Merdeka, Mendikbudristek Temui Mahasiswa Unpad

18 January 2022, 13:03

Mendikbudristek Nadiem pada pekan ini berkunjung ke Unpad untuk membahas mengenai penerapan program MBKM di universitas negeri tersebut.


Comments


Please Login to leave a comment.