Lesehan Bersama Keluarga di Omah Pincuk

Kuliner

Lesehan Bersama Keluarga di Omah Pincuk

Warga Jakarta biasanya harus melipir ke pinggir kota, seperti Bogor atau Bandung untuk mencari restoran Sunda yang makanannya enak, suasananya nyaman dan dengan konsep lesehan. Tapi ternyata, di tengah kepadatan Jakarta masih ada restoran lesehan Omah Pincuk yang terletak di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Omah Pincuk menawarkan tempat bersantai dan berkumpul bersama keluarga serta lokasi makan-makan dengan suasana pedesaan nan asri. Sebagian besar bangunan, furnitur, dan aksesori interior dibuat dari bambu.

Tampak depan bangunan berlantai dua ini terlihat kecil. Tetapi, setelah masuk ke dalam melewati pintu bambu, terbentang di depan mata saung-saung kecil yang dikelilingi taman dan pepohonan rindang. Suara gemericik air mancur di area taman menambah kenyamanan suasana. Beberapa saung berada di atas kolam air dan pengunjung bisa melihat aneka ikan di kolam itu.

Di lantai dua bangunan, terdapat satu ruangan dengan empat meja. Sebagian dinding ruangan itu, terbuat dari anyaman bambu. Dinding dihiasi dengan lukisan. Kap-kap lampu berbahan rotan menerangi ruangan yang mampu menampung 20 orang. Begitu juga dengan tiang-tiang bangunan disusun dari bilah-bilah bambu. Saat bersantai di lantai dua, pengunjung bisa menikmati keindahan taman asri Omah Pincuk.

Seperti Bukan Jakarta

Memasuki restoran ini memang seperti menjauh dari Jakarta yang padat dan metropolitan. Di rumah makan yang beralamat di Jalan Raya Pasar Minggu No. 55, Pejaten Timur, Jakarta Selatan ini, suasananya sejuk dan tenang. Setelah bermacet-macet di jalan raya, Omah Pincuk seperti menjadi oasis di padang pasir.

Supervisor Omah Pincuk Irwan seperti dikutip dari tribun.com mengatakan, restoran yang dikelolanya itu memiliki banyak pelanggan dari berbagai kalangan. Mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga pegawai kantoran, kerap bersantap di restorannya. "Kalau siang kebanyakan para pegawai kantoran," katanya.

Menu makanan yang disajikan Omah Pincuk tradisional dan internasional. Makanan tradisional yang bisa dipilih antara lain nasi goreng, gado-gado, pecel, ketupat tahu magelang, bakmi Jawa, dan sate kambing. Sedangkan bagi penggemar wisata kuliner mancanegara, restoran itu menyediakan menu Chinese seafood, Japanese food, dan western, dengan harga relatif terjangkau. "Ini agar pengunjung punya banyak pilihan menu saat datang ke mari," kata Irwan.

Beberapa menu steak dan seafood menjadi andalan, tapi menu Gurame Asam Manis yang paling banyak dipesan pelanggan. Bumbu-bumbu meresap hingga ke daging ikan. Guramenya digoreng garing dengan kuah dominan asam, bukan manis. Untuk minuman, layak dicoba kesegaran Es Cinta Negeriku. Minuman yang terdiri atas campuran cincau, jely, strawbery, agar-agar, kelapa muda yang disajikan dengan susu.

Pilihan lain ada menu Ayam Goreng Tepung yang cocok disantap bersama Capcay Goreng. Dua makanan ini bisa dimakan untuk porsi berdua. Kalau mau menu sayur selain capcay, Anda juga bisa memilih Kangkung Hot Plate Ayam yang sebenarnya cocok sekali disantap bersama ikan bakar. Buat Anda yang tidak suka sayur, coba saja Mi Goreng Jawa di Omah Pincuk. Mi-nya tidak terlalu berminyak dan porsinya lumayan besar. Menu-menu tersebut memang cocok disantap sambil lesehan. Bila Anda ingin makan lesehan tapi malas bermacet-macetan ke Bandung atau Bogor, silakan ke Omah Pincuk.


Read More

Artikel Lainnya

UTBK di ITB Capai 23.705 Orang 3.jpg

Pendidikan

Sebanyak 23.705 Orang Ikuti UTBK di Institut Teknologi Bandung

15 April 2021, 09:00

Pelaksanaan UTBK di ITB terdapat di beberapa lokasi, yakni di Kampus ITB dan di sejumlah sekolah menengah

pusdai3.jpg

Berita Kawasan

Kasus Terkonfirmasi COVID-19 Menurun, Masjid Pusdai Bandung Gelar Salat Tarawih Berjamaah

15 April 2021, 08:30

Kota Bandung menunjukan grafik menurun, sehingga beberapa Masjid besar di Kota Bandung sudah diizinkan untuk melakukan salat tarawih berjamaah.

Vaksinasi UPi 3.jpg

Kesehatan

Universitas Pendidikan Indonesia Lakukan Vaksinasi untuk Ribuan Dosen dan Tenaga Kependidikan

15 April 2021, 08:00

Sebanyak 2.000 Dosen dan Tenaga Kependidikan melakukan vaksinasi di Gymnasium UPI pada 5-7 April kemarin. Vaksinasi kali ini mayoritas diperuntukan bagi dosen dan tenaga pendidikan UPI yang berusia di bawah 60 tahun.

Dekan Psikologi Undip

Pendidikan

Prof. Dian Ratna Sawitri, Sosok di Balik Prodi Terfavorit UNDIP

14 April 2021, 06:30

Prodi paling Favorit yang banyak diminati calon mahasiswa pada SBMPTN tahun 2021 di Universitas Diponegoro adalah Prodi Psikologi. Prodi ini memiliki peminat mencapai 3.538 orang.


Comments


Please Login to leave a comment.