Lestarikan Budaya Betawi Lewat Festival Kerak Telor

Kuliner

Lestarikan Budaya Betawi Lewat Festival Kerak Telor

Ibu kota Jakarta memang kota metropolitan yang dipenuhi dengan ratusan gedung pencakar langit. Namun bukan berarti Jakarta bukan kota berbudaya. Jakarta memiliki berbagai budaya, antara lain dari etnis Betawi, mulai dari bahasa, seni budaya, hingga kuliner. Sebagai bentuk pelestarian budaya, pemerintah kota selalu mengupayakan mengadakan festival seni secara rutin.

Pada bulan Oktober mendatang misalnya, warga Jakarta Selatan akan kembali mengadakan acara festival untuk melestarikan kebudayaan Betawi, khususnya kuliner. Festival Kerak Telor ini akan dilaksanakan di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan pada 5-6 Oktober 2019 mendatang.

Lestarikan Budaya Betawi Lewat Festival Kerak Telor

Festival Kerak Telor akan diselenggarakan di sepanjang Perempatan Mampang VII sampai dengan Mampang XVI yang masuk wilayah Kelurahan Tegal Parang.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Selatan Sri Yuliani menyebutkan pihaknya akan mendukung festival yang dibuat oleh warga ini. Menurutnya, acara sejenis ini patut didukung karena sebagai bentuk kepedulian masyarakat untuk melestarikan dan mengembangkan budaya Betawi.

[Baca Juga: Kerak Telor, Kudapan Tradisional Nikmat Khas Betawi]

Sebagaimana dilansir dari beritajakarta.id (20/9/2019) Sri menyebutkan, panitia festival harus mengurus perizinan ke pihak kepolisian demi kelancaran acara mengingat akan ada penutupan jalan saat acara berlangsung. Sri melanjutkan, harus dikaji ulang mengenai penutupan jalan, parkir, serta keamanan. Diperlukan adanya sosialisasi ke masyarakat. “Ini penting agar tidak hanya orang Mampang yang datang," ujar Sri.

Menurut Sri, pihak panitia Festival Kerak Telor juga harus menjalin kerja sama dengan para Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) Pemkot Jakarta Selatan. Untuk menyukseskan acara ini, diperlukan keterlibatan banyak pihak.

[Baca Juga: PKK Jakpus Adakah Lomba Kuliner Betawi di Setu Babakan]

Perwakilan Panitia Pelaksana Festival Kerak Telor Achmad Subhan mengatakan, fokus utama festival ini yakni mengangkat kembali nilai-nilai budaya Betawi. Selain festival di acara ini aka nada pemecahan rekor untuk pembuatan kerak telor terbesar di dunia dengan ukuran 1,5 meter.

Festival Kerak Telor sendiri nama yang diambil dari makanan asli Jakarta. Makanan ini dibuat daari beras ketan putih, telur ayam atau bebek, ebi sangrai kering, ditambah bawang merah goreng yang diberi bumbu khusus.


Read More

Artikel Lainnya

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Vaksinasi, Pemkot Surabaya Siap Sweepin g.jpg

Kesehatan

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Imunisasi, Pemkot Surabaya Siap Sweeping

27 January 2023, 13:57

Banyaknya kasus campak di wilayah perbatasan Surabaya-Madura, mendorong Pemkot Surabaya untuk bergerak secara agresif demi memastikan anak-anak Kota Pahlawan sudah mendapatkan imunisasi campak.

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak.jpg

Kesehatan

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak

27 January 2023, 10:55

Dinkes Kota Yogyakarta meminta agar orangtua melindungi buah hatinya dari ancaman penyakit campak dengan segera datang ke puskesmas untuk mendapatkan imunisasi.

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur In i.jpg

Bisnis

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur Ini

26 January 2023, 15:30

Baru-baru ini perusahaan startup manufaktur Imajin disebut berhasil meraih suntikan pendanaan awal yang dipimpin East Ventures.

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus.jpg

Pendidikan

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus

26 January 2023, 13:28

Tim dosen Unpad berhasil membuat inovasi tes khusus yang dapat menunjukan bagaimana kompetensi mahasiswa dalam berbahasa Indonesia.


Comments


Please Login to leave a comment.