Lestarikan Tradisi Palang Pintu, Pemkot Jaksel Adakan Lomba Pantun

Pendidikan

Lestarikan Tradisi Palang Pintu, Dinkes Jakarta Adakan Lomba Pantun

Palang pintu itu sendiri memiliki arti sebagai tradisi untuk membuka penghalang yang diwakili seseorang atau lebih agar dapat masuk ke suatu daerah. Tradisi ini biasanya dipakai pada acara pernikahan atau acara biasa untuk menyambut tamu khusus. Tradisi Palang Pintu merupakan bagian dari kesenian Betawi yang disisipi pantun.

Agar tradisi palang pintu ini tidak dilupakan masyarakat terutama anak-anak yang belum sepenuhnya sadar tradisi ini adalah bagian dari kesenian Betawi. Maka, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan Lomba Pantun Palang Pintu di La Piazza Gandaria City Mall, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada 25 Juli 2019.

[Baca Juga: Kesenian Betawi Meriahkan Liburan di Setu Babakan]

Lomba pantun ini merupakan rangkaian dari kemeriahan Hari Anak Nasional (HAN) yang jatuh pada 23 Juli 2019 lalu. Sebelumnya, sudah ada ragam kegiatan yang bermanfaat untuk anak-anak, seperti seminar ilmiah, lomba foto serta penilaian puskesmas ramah anak. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Widyastuti berharap melalui HAN ini dapat meningkatkan deteksi dan penatalaksanaan terkait dengan pertumbuhan dan perkembangan anak usia 0-18 tahun secara rutin dan benar.

Sementara itu melansir laman selatan.jakarta.go.id (26/07/2019), Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) memberikan apresiasi terhadap Lomba Pantun Palang Pintu. Hal itu disampaikan Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan Munjirin, usai memberikan sambutan dalam kegiatan yang diikuti 10 peserta lomba pantun dari seluruh wilayah se-Provinsi DKI Jakarta.

[Baca Juga: Sanggar Betawi Nagasari Bukti Kesenian Betawi Masih Ada]

Menurut Munjirin, lomba tersebut sangat baik untuk menumbuhkembangkan kreatifitas anak. Pasalnya, dalam lomba pantun tersebut akan disisipkan pesan-pesan khusus terkait dengan kesehatan anak. "Lomba pantun itu kan disisipin dengan pesan-pesan khusus untuk perkembangan anak. Sosialisasinya lewat pantun itu, karena pantun itu kan merupakan kesenian Betawi jadi lewat itu lebih kena (pesan bidang kesehatan)," ujarnya.


Read More

Artikel Lainnya

COVID-19 Omicron Sub-varian Baru Sentuh Ratusan Kasus, Ini Pandangan Epidemiolog Unai r.jpg

Kesehatan

COVID-19 Omicron Sub-varian Baru Sentuh Ratusan Kasus, Ini Pandangan Epidemiolog Unair

27 June 2022, 16:46

Saat ini pemerintah mengungkapkan bahwa kasus COVID-19 jenis Omicron varian BA.4 dan BA.5 telah menginfeksi ratusan orang di Tanah Air dan situasi ini mendorong epidemiolog dari Unair angkat suara.

Yogyakarta Terapkan Aturan Jam Malam Demi Lindungi Generasi Muda.jpg

Berita Kawasan

Yogyakarta Terapkan Aturan Jam Malam Demi Lindungi Generasi Muda

27 June 2022, 14:43

Demi terhindar dari potensi terjadinya kejahatan klitih, Yogyakarta secara resmi memberlakukan kebijakan aturan jam malam.

Komunitas Banksasuci Lakukan Aksi Bersih-Bersih di Alun-Alun Tangerang.jpg

Berita Kawasan

Komunitas Banksasuci Lakukan Aksi Bersih-Bersih di Alun-Alun Tangerang

27 June 2022, 10:44

Pada akhir pekan lalu, para anggota Banksasuci Foundation memutuskan turun ke lapangan demi mendorong kesadaran masyarakat dalam menjaga Alun-Alun Tangerang dari sampah.

Rangkaian Radiance Up! dari Y.O.U Beauty Atasi Wajah Kusam Akibat Polusi Udara

Kecantikan dan Fashion

Rangkaian Radiance Up! dari Y.O.U Beauty Atasi Wajah Kusam Akibat Polusi Udara

25 June 2022, 13:03

SymWhite 377, Vitamin C, dan Ekstrak Licorice membantu menghambat produksi melanin, sedangkan Niacinamide (B3) membantu menghambat transfer melanin di kulit.


Comments


Please Login to leave a comment.