Lewat PKT Jakarta Pusat Targetkan Cetak Wirausahawan Baru.jpg

Bisnis

Lewat PKT, Jakarta Pusat Targetkan Cetak 5.600 Wirausahawan Baru

Suku Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (KUKMP) Jakarta Pusat tahun ini menargetkan dapat mencetak 5.600 wirausahawan baru melalui program Pengembangan Kewirausahaan Terpadu (PKT). "Output PKT tahun ini terciptanya wirausahawan baru sebanyak 5.600 orang," ujar Kepala Suku Dinas KUKMP Jakarta Pusat Bangun Richard seperti dilansir dari beritajakart.id (19/2/2019).

Richard menjelaskan, masyarakat yang ingin mengikuti program PKT bisa mendaftar secara online atau datang langsung ke kantor kecamatan setempat dengan melampirkan fotokopi KTP dan KK. "Pesertanya dari masyarakat pencari kerja dan ingin memulai wirausaha. Atau masyarakat yang sudah memiliki usaha, tapi ingin meningkatkan usahanya," ungkapnya.

[Baca Juga: IPEKA Pluit Tekankan Pentingnya Pendidikan Wirausaha]

Kepala Seksi Koperasi dan UKM Suku Dinas KUKMP Jakarta Pusat Julius Effendi menambahkan, saat ini pogram PKT masih dalam tahap pendaftaran. Ditargetkan peserta yang mendaftar bisa mencapai 8.000 orang. "Kita akan buka terus pendaftaran. Pelatihannya sendiri dimulai 10 April 2019," tandasnya.

Sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) 102 Tahun 2018 tentang Pengembangan Kewirausahaan Terpadu terdapat tiga sasaran yakni, pencari kerja, wirausaha pemula, dan wirausaha naik kelas. Program ini bertujuan untuk mengurangi jumlah pengangguran serta meningkatkan kesejahteraan warga.

Warga yang ingin bergabung menjadi wirausaha dapat mendatangi sekretariat Pengembangan Kewirausahaan Terpadu (PKT) di kantor kecamatan terdekat dengan membawa fotokopi KTP DKI Jakarta dan fotokopi Kartu Keluarga sebagai syarat pendaftaran. Nantinya, program ini juga akan memfasilitasi Izin Usaha Mikro dan Kecil serta Surat Keterangan Usaha hingga memfasilitasi akses pemasaran maupun permodalan.

Ada tujuh tahapan dalam program ini yakni, Pendaftaran, Pelatihan, Pendampingan, Perizinan, Pemasaran, Pelaporan Keuangan, dan Permodalan. Tahapan ini juga sering disebut sebagai metode tujuh langkah pasti akan sukses atau 7 PAS.

[Baca Juga: Program Mekaar Naikkan Kelas Usaha Nasabah]

Animo warga Jakarta Pusat dalam mengikuti program PKT terbilang cukup tinggi. Buktinya, sejak Februari hingga November 2018 tercatat warga yang telah mengikuti pelatihan kewirausahaan tersebut mencapai 6.802 orang.

Tahun lalu sebanyak 6.802 warga telah mengikuti PKT berasal dari delapan kecamatan di Jakarta Pusat. Dari 6.802 total warga yang mengikuti program PKT, 4.497 orang di antaranya telah menjalani pendampingan dan 1.671 difasilitasi mengurus Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK).

Di samping itu, 490 warga juga diikutsertakan dalam kegiatan bazar di tingkat kecamatan dan kota. Sebanyak 283 warga lainnya mengikuti tahap pelaporan keuangan. Kemudian 63 warga difasilitasi mengajukan permodalan melalui Bank DKI.


Read More

Artikel Lainnya

Bubur India

Kuliner

Bubur India, Menu Khas Ramadan Masjid Jami Pekojan Semarang

20 April 2021, 18:06

Tradisi menyuguhkan takjil Bubur India ini sudah ada lebih dari 100 tahun lalu. Saat itu pedagang dari Gujarat, India, dan Pakistan datang dan menetap di jalan Petolongan.

Kerupuk Banjur, Kuliner Khas Bandung Hanya Ada Saat Ramadan 5.jpg

Kuliner

Kerupuk Banjur, Kuliner Khas Bandung Hanya Ada Saat Ramadan

20 April 2021, 17:00

Kurban atau kurupuk banjur merupakan makanan khas Bandung yang masih eksis keberadaannya hingga kini, khususnya pada bulan Ramadan.

Mampu Jaga Erat Toleransi Beragama, Kampung Sawah Dijuluki Benteng Kampu ng Pancasila.jpg

Berita Kawasan

Mampu Jaga Erat Toleransi Beragama, Kampung Sawah Dijuluki Benteng Kampung Pancasila

20 April 2021, 15:05

Kampung Sawah baru-baru ini mendapatkan apresiasi dari Pemkot Bekasi karena berhasil menjadi percontohan konsep Kampung Pancasila.

Gelar Simulasi Sekolah Tatap Muka, SMP Negeri 1 Surabaya Kedatangan Guru Tamvu Ini.jpg

Pendidikan

Gelar Simulasi Sekolah Tatap Muka, SMP Negeri 1 Surabaya Kedatangan Guru Tamu Ini

20 April 2021, 14:08

Para pelajar SMP Negeri 1 Surabaya baru-baru ini kedatangan Kapolrestabes Surabaya yang menjadi guru tamu dalam simulasi sekolah tatap muka.


Comments


Please Login to leave a comment.