Lewat Workshop Recovery Ekonomi, IKM Kota Malang Siap Tembus Pasar Internasional

Bisnis

Lewat Workshop Recovery Ekonomi, IKM Kota Malang Siap Tembus Pasar Internasional

Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang kembali menggelar pelatihan bagi pelaku UMKM di Kota Malang. Kali ini, gelaran tersebut diberi judul Workshop Recovery Ekonomi Bagi Industri Kecil Sub Sektor Kriya, Fashion serta Makanan dan Minuman. Sebanyak 80 orang yang sebagian besar pelaku IKM telah lulus seleksi dan berhak mengikuti workshop dari tanggal 12 hingga 16 Oktober 2020 di Hotel Atria Kota Malang dengan menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya.

Program tersebut sebagai salah satu upaya pemulihan dan penguatan industri kecil yang terdampak pandemi COVID-19. Sebagai kelanjutan workshop, peserta yang telah terkurasi akan diberikan stimulus bahan baku dan fasilitasi halal, merk dan legalitas usaha. Nantinya, para pelaku IKM yang produktif juga akan mendapat bantuan dari pemerintah pusat sebesar Rp2,4 juta dan pihak Diskopindag Kota Malang akan membantu pelaku IKM yang merasa kesulitan mengakses layanan tersebut.

Lewat Workshop Recovery Ekonomi, IKM Kota Malang Siap Tembus Pasar Internasional

Kepala Diskopindag Kota Malang Wahyu Setianto saat membuka acara workshop mengatakan, meski di tengah pandemi, para pelaku IKM ini harus tetap produktif dan menghasilkan karya terbaiknya. Pasalnya, berbagai produk dari Kota Malang di bidang kriya, fashion serta makanan dan minuman mempunyai potensi yang sangat baik.

Wahyu mencontohnya, di beberapa daerah produk IKM berupa batik telah dipercaya penerbangan Garuda Indonesia dan setelah dikemas sedemikian rupa, dari harga Rp100 ribu dapat terjual hingga Rp1 juta. Terkait hal tersebut, maskapai penerbangan ternama itu juga telah melirik produk-produk IKM dari Kota Malang.

[Baca Juga: Perawat Positif COVID-19, Puskesmas di Kota Malang Ditutup Bergilir]

“Kita nanti akan mengajak pelaku IKM dalam sebuah pameran dan dari pihak Garuda Indonesia akan melakukan penilaian. Maka dari itu, semua produk yang akan dipamerkan harus dijaga dari sisi mutu dan kualitasnya. Hal ini sangat penting, untuk menjaga kesinambungan promosi dan atau penjualan sebuah produk,” kata Wahyu seperti diberitakan malangkota.go.id (14/10/2020).

Ditambahkannya, pelaku IKM harus percaya diri dengan produknya bisa bersaing di pasar global. “Jika produk kita bagus dan dikemas semenarik mungkin, maka akan bernilai jual tinggi. Maka dari itu, teruslah berpacu dan berinovasi agar produk-produk IKM ini dapat berbicara banyak di berbagai level pasar,” sambung Wahyu.

Lebih jauh Wahyu menyampaikan, termasuk dari workshop kali ini juga sebagai salah satu upaya untuk merealisasikan itu semua, sehingga produk IKM Kota Malang dapat menembus pasar internasional. “Kita bisa membayangkan jurusan penerbangan Garuda Indonesia hampir ke seluruh penjuru negara, dan jika produk IKM Kota Malang layak dan memenuhi standar mereka, maka hasilnya akan sangat luar biasa,” jelasnya.

Read More

Artikel Lainnya

UMN Kembangkan Prototipe Aplikasi Koreksi Penulisan U-Tapis

Pendidikan

UMN Kembangkan Prototipe Aplikasi Koreksi Penulisan U-Tapis

29 October 2020, 10:55

Universitas Multimedia Nusantara mengembangkan prototipe aplikasi koreksi penulisan dalam bahasa Indonesia bernama U-Tapis.

Acara Luring Pertama Selama Pandemi, Galeri Nasional gelar Pameran Imersif Affandi

Hobi dan Hiburan

Acara Luring Pertama Selama Pandemi, Galeri Nasional gelar Pameran Imersif Affandi

28 October 2020, 16:31

Melalui pameran itu, tidak hanya ketokohannya karya-karya Affandi yang luar biasa juga dapat menjadi inspirasi bagi banyak seniman.

Peringati Sumpah Pemuda, Dispora Gerakan Pemuda Bandung Bersihkan Masjid Pesantren

Berita Kawasan

Peringati Sumpah Pemuda, Dispora Bandung Ajak Bersihkan Masjid & Pesantren

28 October 2020, 14:04

Di tahun ini peringatan Sumpah Pemuda lebih diarahkan untuk menguatkan solidaritas di tengah masyarakat menghadapi pandemi COVID-19.

Jangan Lupa, Warga Bekasi Diminta Tes COVID-19 Setelah Liburan

Kesehatan

Jangan Lupa, Warga Bekasi Diminta Tes COVID-19 Setelah Liburan

28 October 2020, 11:46

Pengurus RW tegas mewajibkan warganya di Kota Bekasi untuk terlebih dahulu menjalani tes COVID-19 pascaliburan.


Comments


Please Login to leave a comment.