PEJATEN_FASHION_LIVING LOVING STUDI CRAFT CENTER ACUAN IBU IBU JAKARTA_OCI_REVISI 01-01.jpg

Kecantikan dan Fashion

Living Loving Studio Craft Center Acuan Ibu-ibu di Jakarta

Berawal dari keinginan menciptakan blog lokal yang membahas dekorasi rumah, tutorial kerajinan tangan, dan segala hal tentang ide-ide kreatif, Nike Prima dan Miranti lantas membuat livingloving.net, blog yang menyalurkan minat mereka tentang hal-hal inspiratif. Blog ini berkembang terus hingga menjadi sebuah craft center di Jakarta Selatan yang rutin mengadakan kelas kreatif untuk mengajari kerajinan tangan dan berbagai tips lain.

Awalnya, blog tersebut berisi kegiatan Nike dan Miranti membuat beragam pernak-pernik DIY (do it yourself) untuk rumah mereka. Mereka mendokumentasikannya dalam bentuk foto, cerita, dan tutorial, kemudian mengunggahnya di blog. Ada banyak sekali ide tentang barang DIY di blog Living Loving, antara lain upcycled jar, boneka kertas, shibori, boks origami, embroidered brush lettering, dan hiasan dinding macrame. Selain itu, Living Loving berbagi cerita tentang desain, perjalanan, dan resep-resep makanan.

[Baca Juga: 6 Trik Menata Peralatan Dapur Agar Tak Sempit]

Untuk setiap barang yang dibuat dan dibagikan lewat blog, Nike dan Miranti selalu mengupayakan mencari bahan yang juga mudah didapat. Dalam blog itu, mereka juga memberikan informasi toko atau situs daring tempat bahan yang dibutuhkan dijual. Dengan berbagi seperti itu, mereka berharap orang-orang akan terinspirasi dan membuat kerajinan tangan sendiri.

Selain berbagi lewat blog dan media sosial, Nike dan Miranti menginisiasi Living Loving Afternoon Delight dan Living Loving Class, lokakarya singkat seputar DIY dengan tema tertentu. “Kami membuat workshop karena memang ingin mengajak orang berkreasi. Selain itu, ini membangun networking dengan pembaca,” ujar Miranti saat dihubungi melalui aplikasi pesan singkat.

Lokakarya yang diadakan Living Loving biasanya untuk level pemula. Ini dilakukan agar siapa saja bisa bergabung. Setiap lokakarya dirancang dengan matang, paling lambat satu bulan sebelumnya perencanaan harus sudah jelas. Pekerjaan Nike dan Miranti terdahulu di sebuah stasiun televisi serta Miranti di majalah yang mengulas rumah melatih mereka untuk berpikir lebih sistematis. Lokakarya yang sudah pernah digelar antara lain The Dancing Line, Weaving Session, Play with Flowers, dan Relax and Unwind with Organic Supply Co.

Berkembang Pesat

Belum setahun setelah diluncurkan, pertumbuhan blog LivingLoving.net melesat cukup cepat. Pada saat itu memang belum banyak blog dan website lokal yang membahas khusus tentang inspirasi mendekor rumah dan kerajinan tangan. Kenaikan jumlah pengunjung blog pun membuat sejumlah brand meminta Miranti dan Nike menulis konten berbayar. Di tahun kedua, LivingLoving.net juga mulai mengadakan lokakarya yang sudah disebutkan di atas dengan nama Living Loving Class (#LLClass) dan Afternoon Delight (#Llafternoondelight).

[Baca Juga: 3 Hal ini Harus Dihindari Agar Fengshui Rumah Sempurna]

Sekarang, LivingLoving.net yang bermodal awal Rp1 juta ini sudah memperoleh 80 ribu pageview per bulan dan punya sekitar 72 ribu follower di media sosial mereka. Dari mengerjakan blog hanya berdua, kini Miranti dan Nike sudah dibantu sebuah tim yang terdiri dari 11 orang, termasuk lima kontributor konten tetap.

Untuk pembagian kerja di antara keduanya, Nike menjadi creative director dan berhubungan dengan klien untuk urusan konten berbayar dibantu satu orang client relation. Sementara Miranti bertindak seperti editor-in-chief yang mengontrol kualitas konten, baik untuk artikel di website maupun di media sosial.

Karena kegiatan dan properti LivingLoving.net makin banyak, di tahun kedua mereka pun mulai mengelola blog dari sebuah kantor merangkap studio di daerah Cipete, Jakarta Selatan. Studio yang beralamat di Jalan Pangeran Antasari No. 10, RT. 11 RW. 3, Cipete Utara, Kebayoran Baru ini menjadi craft center acuan untuk tren kerajinan tangan, bahkan gaya busana ibu-ibu muda melenial.


Read More

Artikel Lainnya

Bubur India

Kuliner

Bubur India, Menu Khas Ramadan Masjid Jami Pekojan Semarang

20 April 2021, 18:06

Tradisi menyuguhkan takjil Bubur India ini sudah ada lebih dari 100 tahun lalu. Saat itu pedagang dari Gujarat, India, dan Pakistan datang dan menetap di jalan Petolongan.

Kerupuk Banjur, Kuliner Khas Bandung Hanya Ada Saat Ramadan 5.jpg

Kuliner

Kerupuk Banjur, Kuliner Khas Bandung Hanya Ada Saat Ramadan

20 April 2021, 17:00

Kurban atau kurupuk banjur merupakan makanan khas Bandung yang masih eksis keberadaannya hingga kini, khususnya pada bulan Ramadan.

Mampu Jaga Erat Toleransi Beragama, Kampung Sawah Dijuluki Benteng Kampu ng Pancasila.jpg

Berita Kawasan

Mampu Jaga Erat Toleransi Beragama, Kampung Sawah Dijuluki Benteng Kampung Pancasila

20 April 2021, 15:05

Kampung Sawah baru-baru ini mendapatkan apresiasi dari Pemkot Bekasi karena berhasil menjadi percontohan konsep Kampung Pancasila.

Gelar Simulasi Sekolah Tatap Muka, SMP Negeri 1 Surabaya Kedatangan Guru Tamvu Ini.jpg

Pendidikan

Gelar Simulasi Sekolah Tatap Muka, SMP Negeri 1 Surabaya Kedatangan Guru Tamu Ini

20 April 2021, 14:08

Para pelajar SMP Negeri 1 Surabaya baru-baru ini kedatangan Kapolrestabes Surabaya yang menjadi guru tamu dalam simulasi sekolah tatap muka.


Comments


Please Login to leave a comment.