Mahasiswa IKJ Ikuti Kompetisi Lukisan EDM di Erasmus Huis

Pendidikan

Mahasiswa IKJ Ikuti Kompetisi Lukisan EDM di Erasmus Huis

Pada 24 Agustus 2019, Pusat Kebudayaan Belanda Erasmus Huis menggelar acara Erasmus Huis Dance Event 2019 yang memperlihatkan kolaborasi DJ Indonesia dan Belanda. Dalam acara ini ada berbagai seminar serta kelas yang berisi mengenai berbagai kiat dalam membuat musik untuk DJ. Menariknya, di waktu yang sama, Erasmus Huis juga mengadakan kompetisi melukis yang digelar dengan menggandeng Institut Kesenian Jakarta IKJ.

Pihak Erasmus Huis menjelaskan, kompetisi lukis ini masih memiliki hubungan dengan acara Erasmus Huis Dance Event 2019. Hal ini bisa dilihat dari tema utama yang harus dikerjakan para mahasiswa IKJ, yaitu lukisan dengan unsur electronic dance music atau EDM.

Mahasiswa IKJ Ikuti Kompetisi Lukisan EDM di Erasmus Huis

“Kita berpikir, kita masih memiliki tembok yang sangat putih di pojokan jadi mengapa kita tidak membuat kompetisi dan bekerjasama dengan IKJ. (Kami) meminta mereka apakah mereka bisa membuat lukisan yang terinspirasi dari musik EDM atau suasana ketika kita mengunjungi festival dengan musik seperti ini,” ujar Direktus Erasmus Huis Yolande Melsert pada konferensi pers Erasmus Huis Dance Event 2019 di Erasmus Huis, Kuningan, Jakarta Selatan (24/8/2019).

Dari hasil penyaringan yang dilakukan IKJ, dipilihlah tiga konsep terbaik yang karyanya ditampilkan di area luar Erasmus Huis. Namun lukisan ini belum selesai 100 persen sehingga pengunjung bisa melihat para mahasiswa IKJ yang rata-rata berasal dari angkatan 2017 merampungkan karya mereka. Menurut Melsert kepada PingPoint.co.id, hal ini sebenarnya sengaja dilakukan agar pengunjung bisa terinspirasi dan menengok proses finalisasi dari lukisan yang kelak akan menghias dinding Erasmus Huis.

[Baca Juga: Erasmus Huis Kembali Dibuka dengan Semangat Baru]

Tiga lukisan ini memiliki konsep yang beragam dengan metode pengerjaan yang berbeda. Di mana dua lukisan dikerjakan oleh tim sedangkan satu lukisan dibuat oleh seorang mahasiswi. PingPoint.co.id pun sempat berbincang dengan para mahasiswa IKJ yang terlibat dalam kompetisi lukisan ini.

Lukisan pertama dikerjakan oleh tim beranggotakan lima orang memiliki warna cerah dengan elemen gambar yang memiliki unsur keseruan dengan karakter DJ yang menggunakan baju selam dan dinosaurus. “Ini beberapa karakter yang digabungkan dengan berkonsep dance universe, intinya kayak EDM for everyone. Tahap pengerjaannya kira-kira tiga hari, tinggal finishing sama shadowing saja di sini,” ucap salah perwakilan tim, Aditya Himawan.

[Baca Juga: Kedubes Belanda Gelar Pameran Kolaborasi Desainer Dua Negara]

Lukisan kedua dikerjakan sendiri oleh Yunira Samantha yang memiliki lukisan dengan unsur-unsur lampu neon dan karakter perempuan yang menjadi sorotan utamanya. “Konsepnya kan dari sini EDM tapi saya punya konsep sendiri, yaitu cyber punk karena saling berkaitan dengan EDM. Jadi kalau cyber punk itu elektronik dan lampu-lampu neon sama kayak EDM,” ungkapnya.

Sedangkan lukisan terakhir karya mahasiswa IKJ adalah yang dikerjakan oleh tim beranggotakan tiga orang yang memiliki tema futuristik dengan tulisan EDM besar di tengahnya. “Influence-nya futuristik, kita kayak melihat scan-scan Tomorrowland, wah dapat inspirasi dari sana. Futuristiknya dari garis-garisnya, ini sebenarnya konsep kita kayak galaksi tapi campur juga karena temanya EDM cuman ada karakternya cewek sama cowok,” ujar perwakilan tim Fandi Ahmad Wahyudin.

Read More

Artikel Lainnya

Hari Kesadaran Autisme, Ini Pandangan Orangtua Anak Berkebutuhan Khusus

Pendidikan

Hari Kesadaran Autisme, Ini Pandangan Orangtua Anak Berkebutuhan Khusus

02 April 2020, 08:00

Terdapat makna bagi orangtua yang memiliki anak berkebutuhan khusus ketika digelar peringatan Hari Kesadaran Autisme Sedunia.

Menyatukan Keberagaman di Hari Kesadaran Autisme

Kesehatan

Menyatukan Keberagaman di Hari Kesadaran Autisme Sedunia

02 April 2020, 07:00

Pada Hari Kesadaran Autisme Sedunia, masyarakat seharusnya melihat keragaman yang dimiliki penyandang autisme sebagai kesatuan, bukan perbedaan.

Ini Saran untuk Keluarga Penyandang Autisme di Kala Social Distancing

Kesehatan

Ini Saran untuk Keluarga Penyandang Autisme di Kala Social Distancing

01 April 2020, 21:00

Dalam peringatan Hari Kesadaran Autisme Sedunia, penyandang autis asal Inggris memberikan sarannya untuk para penyandang lainnya di kala momen social distancing seperti saat ini.

Hari Kesadaran Autisme Sedunia, Mengenal Apa Itu ASD

Kesehatan

Hari Kesadaran Autisme Sedunia, Mengenal Apa Itu ASD

01 April 2020, 20:00

Tahukah Anda bahwa ada istilah ASD untuk mendeskripsikan penyandang autisme? Istilah ini lebih baik dibandingkan menyebut seseorang sebagai penyandang autis.


Comments


Please Login to leave a comment.