Lab Sains dan Teknologi Interior ITS Ciptakan Alat Bantu Gagang Pintu Anti COVID-19 .jpg

Pendidikan

Mahasiswa ITS Surabaya Ciptakan Alat Bantu Gagang Pintu Anti COVID-19

Gagang pintu yang kerap banyak disentuh banyak orang disinyalir sebagai salah satu obyek yang mampu menularkan virus Corona penyebab COVID-19. Mengingat virus ini disebut mampu bertahan di benda mati yang terbuat dari logam seperti gagang pintu hingga lima hari. Oleh karena itulah muncul saran agar Anda membuka pintu dengan tak langsung menyentuh gagang pintu. Atas dasar pemikiran inilah Lab Sains dan Teknologi Interior Departemen Desain Interior Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya merancang alat bantu gagang pintu anti COVID-19.

Menurut pihak ITS, hadirnya alat yang dinamakan Handle.it ini sebagai bentuk pengabdian masyarakat atau Abmas dari universitas negeri di Kota Surabaya itu dalam upaya meminimalkan potensi penyebaran COVID-19. Karena seperti yang diketahui, penyebaran COVID-19 melalui droplet merupakan yang paling terjadi dan cairan ini bisa saja menempel di fasilitas publik, khususnya yang banyak disentuh banyak orang seperti gagang pintu.

Lab Sains dan Teknologi Interior ITS Ciptakan Alat Bantu Gagang Pintu Anti COVID-19.jpg

Menurut Ketua Abmas Lab Sains dan Teknologi Interior ITS Okta Putra Setio Ardianto, desain dari Handle.it dikembangkan dengan prinsip contactless, khususnya untuk area tangan serta jari Anda tak menyentuh gagang pintu. Di mana dengan alat bantu ini memudahkan masyarakat untuk membuka serta menutup pintu dengan lengan Anda atau siku.

“Sebenarnya alat bantu gagang pintu seperti ini sudah ada di beberapa negara lain, namun kami mengembangkan desainnya agar bisa sesuai dengan kondisi tempat terpasangnya alat,” ungkap Okta, sebagaimana dikutip dari its.ac.id (25/1/2021). Bahkan untuk membuktikan bahwa purwarupa dari Handle.it memang bisa digunakan di berbagai pintu di Indonesia, alat bantu ini sudah terpasang di area lorong, akses ruang, serta toilet gedung Departemen Desain Interior ITS.

[Baca Juga: Ahli Jelaskan Jumlah Droplet yang Dihasilkan dari 4 Aktivitas Ini]

Dalam proses pengembangannya, alat bantu gagang pintu anti-COVID-19 ini melalui proses design thinking yang merealisasikan ide hingga sampai tahap pengujian. Tahapannya terdiri dari permodelan di komputer, slicing objek menjadi banyak bagian agar memudahkan pencetakan melalui 3D printer, dan terakhir adalah percetakan serta pengujian purwarupa terhadap berbagai gagang pintu.

Handle.it disebut terbuat dari material asam polyclactic yang memang kerap digunakan untuk 3D printing dengan desain berwarna jingga serta paduan hijau yang bisa menyala dalam gelap atau glow in the dark. Walau saat ini alat bantu gagang pintu anti COVID-19 dari ITS ini terus diujicobakan purwarupanya, pihak Lab Sains dan Teknologi Interior ITS berharap ke depannya dapat diproduksi secara besar dan memudahkan masyarakat beradaptasi dengan kebiasaan baru di masa pandemi COVID-19.

Read More

Artikel Lainnya

Pelepasan Perdana! UGM Gelar Peresmian Pengiriman Ribuan GeNose C19t.jpg

Pendidikan

Pelepasan Perdana! UGM Gelar Peresmian Pengiriman Ribuan GeNose C19

01 March 2021, 19:25

UGM secara resmi melepaskan ribuan GeNose C19 ke distributor untuk mulai dijual ke berbagai layanan kesehatan, institusi pendidikan hingga perusahaan.

Sebelum Terlalu Berharap, Ini 4 Hal yang Perlu Anda Tahu Tentang Vaksin Mandiri

Kesehatan

Sebelum Terlalu Berharap, Ini 4 Hal yang Perlu Anda Tahu Tentang Vaksin Mandiri

01 March 2021, 18:15

Pendanaan vaksinasi mandiri dibebankan kepada perusahaan sehingga semua penerima vaksinasi tidak dipungut biaya. Program ini diharapkan mempercepat terbentuknya kekebalan komunitas.

Wisata Kuliner Kota Malang Belum Lengkap Tanpa Sate Gebug 1920

Kuliner

Wisata Kuliner Kota Malang Belum Lengkap Tanpa Sate Gebug 1920

01 March 2021, 16:16

Saat memasuki warung sate legendaris ini, terdengar suara orang sedang menggebuk-gebuk sesuatu. Suara itu akan terdengar jelas saat Anda memasuki warung.

ASN, Pedagang Hingga Wartawan di Kota Bogor Siap Divaksin

Kesehatan

ASN, Pedagang Hingga Wartawan di Kota Bogor Siap Divaksin

01 March 2021, 15:17

Khusus untuk lansia kata Retno, masih diprioritaskan di ibu kota provinsi. Sementara, Kota Bogor belum mendapat alokasi vaksin.


Comments


Please Login to leave a comment.