MAKANAN TRADISIONAL NAN SEHAT DI WARUNG DAUN CIKINI DAN KEDAI TJIKINI

Kuliner

Makanan Tradisional Nan Sehat di Warung Daun Cikini dan Kedai Tjikini

Maraknya makanan cepat saji membuat makanan rumahan masuk golongan makanan sehat. Makanan rumahan yang dimaksud kadang juga mengacu pada menu-menu makanan tradisional yang mengingatkan akan masakan orangtua, kakek-nenek di kampung halaman. Dua restoran di kawasan Cikini, Jakarta pusat ini menyajikan menu-menu tersebut. Ada Warung Daun Cikini dan Kedai Tjikini. Kedua interior restoran ini bernuansa rumah tua yang antik.

Warung Daun Cikini

Makanan dari bahan organik hanya untuk mereka yang punya masalah kesehatan serius. Hidangan organik dapat dinikmati semua orang dan manfaatnya bagi kesehatan cukup terasa. Hidangan organik yang sehat dan lezat ada di Warung Daun.

Pemilik restoran Warung Daun, Hariyanto Prayitno, sengaja memakai kata 'warung' karena warung merupakan tempat makan khas orang Indonesia. Seperti dikutip dari Detikfood, restoran ini semula hanya menyediakan masakan khas sunda, tapi kini para tamu Warung Daun dapat menikmati menu makanan tradisional Indonesia yang bervariasi.

Layaknya moto Warung Daun: Go Organic, MSG Free semua hidangan lezat di restoran ini berbahan dasar organik. Bahkan, untuk mendukung rencana jangka panjang sebagai perintis restoran Indonesia yang lezat dan sehat berbahan dasar organik, sejak awal 2010 Warung Daun mulai mengolah lahan telantar menjadi kebun sayuran dan ikan organik seluas 2.5 hektare, berketinggian 700 meter dpl, di Desa Sukagilih, Kecamatan Megamendung, Bogor, Jawa Barat. Resto ini buka setiap hari pukul 11.00-22.00 WIB.

Lebih dari 3.000 tanaman keras pelindung ditanam di lahan tersebut dan berbagai jenis sayur mayur dan ikan air tawar untuk memenuhi sebagian besar kebutuhan Warung Daun. Di resto yang beralamat di Jl. Cikini Raya No.26, RT.13/RW.5, Cikini, Menteng, RT.13/RW.5, Cikini, Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10330 ini, sejumlah menu dapat menjadi pilihan sebagai camilan sambil menunggu datangnya hidangan utama, antara lain perkedel jagung, cumi goreng tepung, lumpia, dan tahu goreng. Menu yang disebut terakhir adalah salah satu favorit di Warung Daun.

Tahu digoreng crispy dan diisi sayuran, sehingga rasa tahu sangat gurih dan bumbunya pas. Meski berisi cukup banyak, rasanya Anda bisa ketagihan dan menghabiskan satu prosi seorang diri. Coba juga hidangan menu ikan, ayam, dan daging. Tumis sayuran organiknya ada tumis taoge ikan asin, tumis pucuk labu organik, tumis genjer, tumis brokoli jamur, tumis kangkung, dan masih banyak lagi.

Jika menyukai hidangan berbahan baku utama ayam, silakan memesan menu ayam bakar dan goreng dan dapat disesuaikan dengan porsi yang pas, apakah satuan atau per ekor. Sate maranggi juga terkenal di antara banyak pelanggan Warung Daun.

Yang sering direkomendasikan, yakni sambal khas Warung Daun. Konon, kenikmatan sambal dapat dipadukan dengan menu lain, apapun yang Anda pesan dan dijamin membuat Anda menambah porsi makan. Disajikan panas-panas di atas hotplate, dijamin sambal ini bisa buat kita berkeringat sambil makan.

Minuman apalagi selain es kopyor atau es campur yang pas menemani Anda menyantap hidangan utama. Selain aneka es, tersedia pula minuman hangat seperti wedang jahe sereh khas Warung Daun, atau wedang 5 gunung yang terkesan cukup unik.

Kedai Tjikini

Sebagai satu restoran yang menawarkan konsep klasik, tempat ini bisa jadi tujuan. Pengobat rindu makanan klasik gaya Belanda dan Jawa. Menempati bangunan bergaya kolonial restoran yang ada sejak 2011 ini masih mempertahankan bangunan asli. Meja bar dan rak display yang terbuat dari kayu berpelitur cokelat memberi sentuhan klasik pada ruangan. Furniture di restoran berlantai dua ini juga didominasi kayu sehingga menghadirkan suasana homey dan hangat. Kami pun ingin berlama-lama menikmati suasana vintage dengan mencicipi masakan klasik di sini.

Kedai ini bernama `Tjikini`. Beralamat di Jalan Cikini raya No. 17, posisi kedai Tjikini sejajar dengan Taman Ismail Marzuki (TIM). Jika menggunakan kendaraan pribadi melewati jalan Cikini Raya, kedai ini agak sulit ditemukan karena tulisan Tjikini di jendela kedai terhalang oleh tumbuh-tumbuhan dalam pot yang berada di sisi tempat pejalan kaki.

Sebagaimana desain interior restoran ini bernuansa sejarah era kemerdekaan yang menghadirkan peleburan budaya moderen barat dengan Indonesia, menu-menu di kedai ini juga terdiri dari menu budaya barat maupun budaya Indonesia. Seperti dilansir dari liputan6.com, Tjikini menyajikan minuman khas Sarsaparila Cap Badak, Susu Jahe, dan camilan Pokeju.

`Pokeju` adalah singkatan dari `Potato Keju`. Sesuai dengan namanya, menu ini adalah menu mashed-potato yang dibakar dan bagian atasnya bertabur keju parut. Menu berbahan dasar kentang ini menghadirkan rasa dominan kentang yang menjadi spesial karena campuran susu yang digunakan. Bertekstur lembut, irisan sayur dan daging memberi sedikit variasi rasa pada menu ini. Tersedia pula saos sambal dan saos tomat untuk melengkapinya.

Meski berkonsep kedai, Tjikini juga menyediakan menu-menu utama seperti Nasi Rames, Nasi Rawon, Sate Ayam, Pindang Bandeng, dan lain sebagainya. Sama seperti Warung Daun Cikini, Kedai Tjikini buka setiap hari dengan jam buka lebih siang di pukul 12.00-00.00 WIB.

Read More

Artikel Lainnya

Shell Eco-marathon Memacu Generasi Muda Siap Mencapai Mobilitas Berkelanjutan

Bisnis

Shell Eco-marathon Memacu Generasi Muda Siap Mencapai Mobilitas Berkelanjutan

05 December 2020, 09:05

Dalam perjalanan 10 tahun partisipasi Indonesia di SEM, ada peningkatan jumlah mahasiswa yang terlibat yaitu sebanyak lebih dari 200 persen.

Sebelum Vaksinasi Nasional Dilakukan, Wali Kota Bogor Tekankan Tiga Hal Ini

Kesehatan

Sebelum Vaksinasi Nasional Dilakukan, Wali Kota Bogor Tekankan Tiga Hal Ini

04 December 2020, 15:33

Bima Arya membagi tiga kategori warga yang enggan diberi vaksin, yakni ada warga yang tidak ingin diberi vaksin karena tidak percaya bahwa COVID-19 itu ada dan nyata, ada juga karena alasan keagamaan dan ada juga karena takut.

Lantik Pengurus PCI 2020-2024, Koni Kabupaten Bogor Optimistis Majukan Cricket

Berita Kawasan

Lantik Pengurus PCI 2020-2024, Koni Kabupaten Bogor Optimistis Majukan Cricket

04 December 2020, 14:37

Ketua Koni Kabupaten Bogor Junadi Syamsudin mengatakan, di kukuhkannya kepengurusan PCI periode 2020-2024. Dapat menjalankan berbagai program kegiatan dengan inovatif sehingga Cabor Cricket bisa lebih maju.

14 Hari Kedepan, Sejumlah Ruas Jalan di Bandung Ditutup

Berita Kawasan

14 Hari Ke Depan, Sejumlah Ruas Jalan di Bandung Ditutup

04 December 2020, 13:49

Hal ini sebagai tindak lanjut atas kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional yang diambil sebagai langkah penanganan pandemi di Kota Bandung.


Comments


Please Login to leave a comment.