Makna Tradisi-tradisi Dalam Perayaan Imlek

Berita Kawasan

Makna Tradisi-tradisi dalam Perayaan Imlek

Perayaan Tahun Baru China atau Imlek tinggal menghitung hari. Tentunya hal ini menjadi momentum yang paling ditunggu oleh seluruh warga keturunan Tionghoa di Indonesia. Menurut sejarah, perayaan Imlek sendiri sudah ada sejak 4.000 tahun lamanya. Sepanjang perjalanannya, terbentuk lah tradisi-tradisi yang sampai saat ini masih dipercaya sebagai pembawa keberuntungan. Bagi yang belum tau, berikut beberapa tradisi yang biasa dilakukan saat menyambut perayaan tahun baru Imlek.

[Baca Juga: Penyebab Dilarangnya Mengonsumsi Bubur Saat Imlek]

1) Bersih-bersih & Dekorasi Rumah

Sama halnya seperti perayaan-perayaan lainnya, tradisi bersih-bersih ini tentunya menjadi hal wajib ketika menyambut hari besar. Dalam kepercayaan masyarakat Tionghoa, membersihkan rumah berarti membuang segala keburukan yang menghalangi datangnya keberuntungan.

Sambil mendekorasi rumah, biasanya masyarakat yang merayakan Imlek juga mengecat pintu dan jendela rumahnya dengan warna merah. Tidak lupa juga untuk menempelkan kertas yang bertuliskan kalimat atau kata-kata baik. Warna merah bagi masyarakat Tionghoa melambangkan sesuatu yang sejahtera dan kuat, serta membawa keberuntungan.

Destinasi Kuliner Kelapa Gading Bubur Ayam Singkawang Agung

2) Pantang Makanan Bubur

Tahukah kalian jika bubur menjadi suatu makanan yang pantang dimakan saat Imlek? Menurut kepercayaan, Bubur dianggap sebagai simbol kemiskinan. Selain bubur, biasanya masyarakat Tionghoa juga dilarang untuk makan dan mengolah makanan yang berwarna putih. Hal ini dipengaruhi oleh warna putih yang dianggap sebagai lambang kematian. Masyarakat Tionghoa beranggapan, untuk memulai tahun baru harus menghindari hal-hal yang dianggap bisa menjadi pertanda buruk untuk ke depannya.

[Baca Juga: Makanan Khas Imlek Ini Ternyata Ada Maknanya Lho!]

3) Petasan dan Kembang Api

Setiap perayaan Imlek tidak lengkap rasanya jika tidak menyalakan kembang api atau petasan. Selain untuk memeriahkan perayaan, membakar petasan dan kembang api tepat di hari raya Imlek dilakukan untuk mengusir nasib-nasib buruk di tahun sebelumnya dan mengharapkan tahun baru yang lebih bahagia dan lebih baik.

Mainan Barongsai di Festival Pecinan Glodok 2019

4) Pagelaran Liong dan Barongsai

Masyarakat Tionghoa percaya bahwa Liong (naga) dan Barongsai merupakan lambang kebahagiaan dan kesenangan. Tarian naga dan singa ini dipercaya merupakan pertunjukan yang dapat membawa keberuntungan dan dapat mengusir roh-roh jahat yang akan mengganggu manusia. Maka tidak mengherankan pertunjukan ini selalu ada dalam setiap perayaan Imlek.

5) Bagi-bagi Angpao

Tradisi ini tentu tidak boleh terlewatkan, khususnya bagi mereka yang belum menikah. Tradisi bagi-bagi angpao ini merupakan tradisi dimana masyarakat Tionghoa yang sudah berkeluarga memberikan rezeki kepada anak-anak dan orang tuanya. Menurut kepercayaanya, uang di dalam angpao yang akan dibagikan tidak boleh diisi dengan mengandung angka 4 di dalamnya karena angka 4 dianggap membawa sial. Selain itu, bagi-bagi angpao juga dipercaya makin memperlancar rejeki di kemudian hari.

Dari lima tradisi di atas mana yang sudah Anda mengerti maknanya? Dengan mengerti berbagai makna tradisi dari berbagai macam budaya, Anda akan lebih bisa mengasah toleransi dan kerukunan hidup bersama.


Read More

Artikel Lainnya

Berupaya Dapatkan Pendanaan serta Coaching, 120 Tim Ikut Proses Hackaton IDPB MTPM

Bisnis

Berupaya Dapatkan Pendanaan serta Coaching, 120 Tim Ikut Proses Hackaton IDPB MTPM

05 December 2022, 16:14

Inisiatif East Ventures melalui IDPB MTPM saat ini telah mencapai tahap coaching serta hackaton dengan total ada 120 tim yang mengikutinya.

Tingkatkan Kepedulian Sungai di Jakarta, Festival Dayung Ciliwung 2022 Digelar.jpg

Berita Kawasan

Tingkatkan Kepedulian Sungai di Jakarta, Festival Dayung Ciliwung 2022 Digelar

05 December 2022, 14:15

Festival Dayung Ciliwung 2022 berhasil digelar pada akhir pekan kemarin yang disebut digelar untuk meningkatkan kepedulian publik Ibu Kota untuk menjaga lingkungan sungai.

Dorong Kualitas Industri Kopi, Jakart a Barista League 2022 Sukses Digelar.jpg

Berita Kawasan

Dorong Kualitas Industri Kopi, Jakarta Barista League 2022 Sukses Digelar

05 December 2022, 10:14

Pada akhir pekan kemarin, Pemprov DKI Jakarta sukses menggelar event Jakarta Barista League 2022 yang menjadi wadah kompetisi bagi para barista dari berbagai wilayah Tanah Air.

Setu Babakan Jadi Lokasi Temu Nasional Seni Budaya Muslimin Indonesia 2022.jpg

Berita Kawasan

Setu Babakan Jadi Lokasi Temu Nasional Seni Budaya Muslimin Indonesia 2022

02 December 2022, 18:12

Lesbumi-NU mulai hari ini hingga 3 Desember 2022 menjadikan Kampung Budaya Betawi Setu Babakan sebagai ‘rumah’ rakornas sekaligus Temu Nasional Ses Budaya Muslimin Indonesia 2022.


Comments


Please Login to leave a comment.