KEBON-JERUK_BISNIS_MAL-TAMAN-ANGGREK-22-TAHUN-JADI-PUSAT-BELANJA-FAVORIT_IVAN.jpg

Bisnis

Mal Taman Anggrek, 22 Tahun Jadi Pusat Belanja Favorit

Untuk sebuah mal atau pusat perbelanjaan, 22 tahun bukanlah waktu yang singkat. Tidak banyak mal yang bisa bertahan dalam bisnis selama itu. Tapi hebatnya, hal tersebut mampu dilakukan Mal Taman Anggrek. Mal yang berlokasi di Jalan S. Parman, Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat itu masih buka dan menjalankan bisnis, bahkan tetap jadi favorit warga Jakarta dan sekitarnya sampai sekarang. Tampilan mal juga tidak kalah dengan pusat perbelanjaan lain yang lebih modern atau baru dibangun.

Mengutip Wikipedia, Mal Taman Anggrek atau yang biasa disebut MTA merupakan sebuah pusat perbelanjaan yang mulai beroperasi pada bulan Agustus tahun 1996. Pendirinya adalah konglomerat asal Kebumen bernama Salimin Prawiro Sumarto. Saat pertama kali buka, Mal Taman Anggrek langsung menyandang gelar sebagai pusat perbelanjaan terbesar di Asia Tenggara. Berbagai brand ternama kala itu pun langsung jadi anchor tenant atau penyewa besar di mal tersebut.

Kini, setelah 22 tahun berlalu, mal yang dikembangkan dan dikelola PT Mulia Intipelangi itu memang tidak lagi jadi yang terbesar di Asia Tenggara. Tetapi, mal ini masih berada dalam jajaran pusat perbelanjaan terbesar baik di kawasan Asia Tenggara maupun Asia secara umum. Paling penting, mal ini masih buka, eksis, dan menjalani bisnis meski telah berusia lebih dari 20 tahun. Traffic pengunjung pun bisa dibilang masih tinggi karena tetap jadi tujuan favorit warga Jakarta dan sekitarnya sampai sekarang. Beberapa brand modern seperti Metro, Matahari, Zara, Uniqlo, J.CO, Starbucks, Adidas, Nike, hingga Uniqlo pun jadi penyewa setia mal tersebut.

Mengutip marketeers.com (16/8/2018), Elvira Indiasari selaku Advertising & Promotion Manager PT Mulia Intipelangi menjelaskan bagaimana Mal Taman Anggrek bisa bertahan hingga lebih dari dua dekade. Dia mengatakan Mal Taman Anggrek bergerak mengikuti perkembangan zaman. Mal yang awalnya menghadirkan tenan fashion dan kebutuhan harian (groceries) bagi masyarakat, kini mulai menghadirkan tenant makanan dan minuman, serta berbagai wahana hiburan yang diyakini menjadi daya tarik utama sebuah mal saat ini.

“Kami sadar, mall is not about shopping anymore. But mall is about experience shopping. Kami percaya, target pasar kami tidak hanya membutuhkan produk. Akan tetapi, mereka juga membutuhkan area bersosialisasi dengan teman dan keluarga,” ungkap Elvira Indiasari seraya menjelaskan pihaknya juga rutin melakukan berbagai rangakaian program yang mampu menggaet atensi pengunjung.

Selain di bagian dalam, Mal Taman Anggrek pun melakukan pembenahan di bagian luar. Hal ini dilakukan dengan membangun LED screen yang membungkus eksterior atau fasad gedung. Tak tanggung-tanggung, demi meningkatkan brand dan mencuri perhatian masyarakat dunia, LED tersebut dibuat sangat besar.

Luasnya mencapai 8.674,3 meter persegi sehingga meraih sertifikat Guinness World Records untuk kategori ‘The World Largest LED Illuminated Facade’. Keberadaan LED yang dirancang Mulia Group Architects dan diproduksi oleh StandardVision (Los Angeles, USA) ini pun sukses membuat Mal Taman Anggrek lebih berwarna, bahkan tampil modern sehingga terus menarik pengunjung milenial untuk datang ke sana.

Di sisi lain, Mal Taman Anggrek juga menggandeng berbagai platform, seperti e-commerce, e-wallet, dan aplikasi social messaging. Elvira Indiasari mengatakan, hal tersebut dilakukan karena Mal Taman Anggrek ingin lebih mengetahui pasar, khususnya dalam menghadapi era digitali seperti sekarang. “Langkah ini juga membuat kami dekat dengan target pasar kami,” bebernya.

Read More

Artikel Lainnya

Pemkab Bekasi Hilangkan Kawasan Kumuh Lewat Program BERSEKA

Berita Kawasan

Pemkab Bekasi Hilangkan Kawasan Kumuh Lewat Program BERSEKA

21 February 2020, 20:00

Untuk memberikan taraf hidup yang nyaman dan sejahtera, Pemkab Bekasi entaskan warga di kawasan kumuh dengan BERSEKA.

PBB Setu Babakan, Mengakarkan Budaya Betawi di Jakarta

Pendidikan

Mengenal Lebih Dekat Kehidupan Masyarakat Betawi Melalui Museum di Setu Babakan

21 February 2020, 19:00

Salah satu lokasi yang wajib dikunjungi ketika menyambangi PBB Setu Babakan adalah Museum Betawi. Apa saja yang ada di dalamnya?

Robologee Buka Kelas Robotik Maret 2020, Warga Bekasi Bisa Daftar

Pendidikan

Robologee Buka Kelas Robotik Maret 2020, Warga Bekasi Bisa Daftar

21 February 2020, 17:00

Anda warga Bekasi yang berniat mendorong anak untuk melek teknologi? Belajar robotik bisa jadi alternatif solusi.

RUU Omnibus Law Cipta Kerja Turut Menyasar Pers, Apa Saja Dampaknya

Berita Kawasan

RUU Omnibus Law Cipta Kerja Turut Menyasar Pers, Apa Saja Dampaknya?

21 February 2020, 17:00

Beberapa pasal dalam rancangan legislasi tersebut turut bersinggungan dengan UU Pers


Comments


Please Login to leave a comment.