Manfaat Berpelukan Terhadap Mental Health dan Kebugaran

Kesehatan

Manfaat Berpelukan Terhadap Kesehatan Mental dan Kebugaran

Berpelukan mungkin bukan budaya sapaan yang umum dilakukan orang Indonesia. Meski demikian, sebagian orang masih menganggap pelukan sebagai hal yang wajar dilakukan, baik dalam keadaan senang, emosional atau pun sedih. Momen berpelukan biasanya dilakukan karena munculnya sebuah perasaan emosi antara dua orang yang memiliki ikatan satu sama lain, baik antara anak dan orangtua, kakak dan adik, sesama saudara, hingga pasangan.

Berpelukan juga menjadi salah satu terapi untuk melepaskan keresahan. Mengambil dari pernyataan Ibu Terapi Keluarga asal Amerika Serikat Virginia Satir, “Dalam satu hari, setidaknya kita membutuhkan empat pelukan untuk pertahanan, delapan pelukan untuk perawatan, dan 12 pelukan untuk pertumbuhan." Berdasarkan kutipan tersebut, total pelukan yang dibutuhan per hari ada 24, jumlah yang tidak sedikit.

[Baca Juga: Kesehatan Mentalmu akan Terjaga dengan Melakukan Ini]

Manfaat Berpelukan Terhadap Mental Health dan Kebugaran

Hasil Penelitian Berpelukan

Saat ini beberapa penelitian mendukung kata-kata Satir. Dikatakan, pelukan dan dukungan sosial memiliki "efek pencegah stres." Dari sisi kebugaran sendiri, mereka yang sering berpelukan ternyata lebih jarang terserang pilek dan infeksi saluran pernapasan.

Mungkin sebelumnya Anda berpikir kontak fisik dengan lebih banyak orang akan membuat lebih sering sakit akibat paparan kuman itu, ternyata penemuan hasil penelitian berbeda. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Psychological Science mengatakan, "Semakin sering orang dipeluk, semakin kecil kemungkinan mereka jatuh sakit." Hal ini bahkan berlaku untuk orang-orang yang memiliki banyak konflik dalam kehidupan mereka.

Mengapa Berpelukan Penting?

Sentuhan membangun kepercayaan dan keamanan emosional. Dua hal itu dapat membuat hubungan pasangan, keluarga atau pertemanan meningkat dan memungkinkan mereka memiliki komunikasi yang terbuka dan penuh kasih.

Dari sisi biologis, memeluk secara langsung meningkatkan hormon yang mendorong munculnya rasa saling terhubung, memiliki, dan suasana hati yang lebih baik. Hormon tersebut adalah oksitosin dan serotonin, bahan kimia yang sama ditemukan dalam anti-depresan. Itu artinya, lebih banyak pelukan berarti lebih banyak perasaan bahagia.

Pelukan adalah bagian dari dukungan sosial yang dirasakan, atau perasaan diperhatikan oleh orang lain. Tiap pelukan menjadi "setoran di rekening bank emosional" dalam pengembangan hubungan Anda dengan pasangan, keluarga, atau teman. Berpelukan menumbuhkan empati dan pengertian di antara orang-orang dan mempromosikan kepositifan.

Berdasarkan penelitian-penelitian di atas, pelukan sebaiknya masuk dalam "kotak P3K" Anda untuk kecemasan dan depresi. Berpelukan sama pentingnya dengan tawa dan meditasi. Pelukan membuat Anda ada hingga saat ini dan menarik semua orang di sekeliling Anda ke dalam aliran yang hidup dan penuh kasih sayang.

[Baca Juga: Mari Ubah Stigma Negatif Terhadap Layanan Kesehatan Jiwa]


Read More

Artikel Lainnya

Tak Hanya Sekadar Pendanaan Startup, IDPM MPTM Juga Hadirkan Lowongan Pekerjaa n.jpg

Bisnis

Tak Hanya Sekadar Pendanaan Startup, IDPM MPTM Juga Hadirkan Lowongan Pekerjaan

28 November 2022, 15:58

East Ventures melalui IDPM MPTM berupaya membuka kesempatan kepada para founder startup meraih pendanaan dan mereka yang terdampak badai PHK industri digital mendapatkan pekerjaan baru.

Fore Coffee Perpanjang Periode The Classic Treasure Series Sampai Tahun Depa n.jpg

Kuliner

Fore Coffee Perpanjang Periode The Classic Treasure Series Sampai Tahun Depan

28 November 2022, 14:56

Setelah ribuan konsumennya bersuara, Fore Coffee memutuskan untuk memperpanjang menu seasonal The Classic Treasure Series sampai tahun depan.

Konser di Edutorium UMS, Dewa 19 Sukses Hibur Penggemarnya di Solo.jpg

Hobi dan Hiburan

Konser di Edutorium UMS, Dewa 19 Sukses Hibur Penggemarnya di Solo

28 November 2022, 10:55

Pada akhir pekan kemarin, band Dewa 19 bersama mantan anggotanya yang ikonik sukses manggung di Kota Solo melalui konser 30 Tahun Berkarya Dewa 19.

Respons Fashionista Luring dan Daring Tinggi, JFW 2023 Sukses Digelar.jpg

Kecantikan dan Fashion

Respons Fashionista Luring dan Daring Tinggi, JFW 2023 Sukses Digelar

25 November 2022, 16:36

Pihak penyelenggaran JFW 2023 mengungkapkan bahwa ini merupakan salah satu penyelenggaraan Jakarta Fashion Week dengan animo serta respons yang sangat positif dari fashionista di Tanah Air.


Comments


Please Login to leave a comment.