BOGOR_KESEHATAN_MANFAAT DONOR DARAH RUTIN 2 BULAN SEKALI DI RS PMI BOGOR_OCI_REVISI 01-01.jpg

Kesehatan

Manfaat Donor Darah Rutin 2 Bulan Sekali di RS PMI Bogor

Kapan terakhir Anda mendonorkan darah? Biasanya, Anda baru donor ketika ada teman atau anggota keluarga yang menjalani operasi atau kecelakaan. Padahal, donor darah tidak hanya dibutuhkan saat kondisi darurat saja. Anda bisa menjadikannya sebagai kebiasaan sehat yang bisa dilakukan setiap dua bulan sekali untuk mendapatkan manfaat kesehatan secara maksimal. Bagi warga Kota Hujan, silakan melakukan donor di RS PMI Bogor.

Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Untung Suseno Sutarjo seperti dikutip suara.com mengatakan, sel-sel darah umumnya diproduksi setiap tiga bulan sekali. Itu sebabnya akan lebih bermanfaat jika kita bisa memberikannya kepada pasien yang membutuhkan pasokan darah tambahan.

"Darah setiap tiga bulan itu sudah rusak, jadi akan memproduksi kembali. Nah, sebelum rusak lebih baik kita donorkan. Sakit sih ditusuk jarum, tapi kalau darah yang kita keluarkan bisa menolong nyawa orang lain rasanya itu bisa membalas sakit ditusuk jarum tadi," ujar Untung dalam acara peringatan Hari Donor Darah Sedunia di Kementerian Kesehatan, Selasa (3/8/2018).

[Baca Juga : Jogging Aman dan Sehat di Kota Wisata Cibubur]

Selain bisa menolong nyawa orang lain, donor darah juga bisa membuat tubuh Anda lebih sehat. Pasalnya sel-sel darah diproduksi lebih cepat sebelum rusak sehingga aliran darah ke seluruh tubuh pun lebih lancar.

Tak hanya itu, Direktur Pelayanan Kesehatan Primer drg. Saraswati, MPH menambahkan, biasanya sebelum memberikan darahnya, pendonor akan menjalani pemeriksaan kesehatan--mulai dari pengukuran tekanan darah, kekentalan darah, hingga tingkat hemoglobin.

"Otomatis status kesehatannya di cek setiap dua bulan karena sebelum mendonor akan diperiksa dulu tensi, tingkat kekentalan darah dan jumlah hemoblobinnya. Jadi, bisa ketahuan oh tensi saya lagi naik nih, atau sebaliknya sedang rendah nih sehingga bisa melakukan upaya kesehatan selanjutnya," terang Saraswati.

Ia menambahkan, jika dalam pemeriksaan kesehatan calon pendonor terdeteksi mengalami hipertensi maka tidak disarankan untuk mendonorkan darahnya. Pasalnya donor darah ketika tingkat tekanan darah memuncak bisa memicu risiko stroke atau serangan jantung.

"Jadi, memang tekanan darahnya harus dalam kondisi normal. Kalau yang sudah biasa donor, ketika berhenti itu malah badan jadi nggak enak, sering pusing. Makanya bikin ketagihan," jelas Saraswati.

Pahlawan Kemanusiaan

Bila Anda rutin mendonor selama 25 tahun dan melebihi donor 100 kali, ada penghargaan khusus yang akan diberikan langsung oleh Presiden Indonesia. Presiden Joko Widodo akhir tahun 2017 memberikan apresiasinya kepada para pendonor darah yang secara sukarela sudah menyumbangkan darahnya lebih dari 100 kali. Apresiasi tersebut disampaikan Kepala Negara dengan memberikan Anugerah Tanda Kehormatan Satyalancana Kebaktian Sosial di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

“Sungguh Bapak, Ibu, dan saudara-saudara sekalian pantas disebut sebagai pahlawan kemanusiaan. Sebab untuk seorang pendonor darah bisa menyumbangkan darahnya sampai 100 kali berarti sudah melakukannya selama minimal 25 tahun,” ujar Presiden yang hadir bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo, seperti dikutip dari situs resmi kepresidenan.

Presiden pun berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi masyarakat lainnya untuk terus konsisten dalam melakukan donor darah guna menyelamatkan nyawa manusia. “Saya berharap agar pengabdian kemanusiaan Bapak, Ibu dapat menjadi sumber motivasi banyak orang untuk melakukan hal yang sama, untuk melakukan berbagai bentuk aksi kemanusiaan lainnya,” ungkapnya.

[Baca Juga : Memanfaatkan Tempat Refreshing di Kemayoran untuk Kesehatan]

Seseorang yang telah mendonor darah 100 kali, ujar Presiden, berarti sudah melakukannya selama minimal 25 tahun. Dalam durasi sepanjang itu, para pendonor telah menyumbangkan sedikitnya 30 liter darah. "Dapat diartikan bapak dan ibu telah menyelamatkan lebih dari 150 nyawa manusia." Menyelamatkan nyawa manusia itu disebutnya jauh lebih penting dari penghargaan Satya Lencana Kebaktian Sosial.

Ketua Harian Palang Merah Indonesia Ginanjar Kartasasmita mengatakan bahwa dalam penganugerahan ini, sebanyak 857 pendonor mendapat tanda kehormatan. Mereka berasal dari 22 provinsi. "Jumlah terbanyak berasal dari Jawa Timur dengan jumlah 334 orang," kata Ginanjar. Ingin ketemu presiden seperti 857 pendonor yang diundang ke Istana Bogor? Datang rutinlah ke RS PMI Bogor dan donorkan darah dua bulan sekali. Dua puluh lima tahun kemudian, Anda bisa bersalaman dengan orang nomer satu di Indonesia.

Read More


Artikel Lainnya

Anies Baswedan Zonasi Sekolah PPDB di Jakarta Telah Disesuaikan

Pendidikan

Anies Baswedan: Zonasi Sekolah PPDB di Jakarta Telah Disesuaikan

26 June 2019, 08:00  |  5 Views

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan PPDB dengan sistem zonasi sekolah PPDB telah melalui proses riset.

Buat Pecinta Buku, Ini dia Kafe Buku di Jakarta

Kuliner

Buat Pecinta Buku, Ini dia Kafe Buku di Jakarta dan Sekitarnya

26 June 2019, 09:00  |  7 Views

Sebuah kafe yang berkonsep unik dan berbeda dari kafe lainnya akan menarik minat pengunjung untuk datang ke sana.

Pemkot Tangerang Berikan Hibah 1,25 M untuk Penyelenggaraan Haji

Berita Kawasan

Pemkot Tangerang Berikan Hibah 1,25 M untuk Penyelenggaraan Haji

26 June 2019, 07:00  |  5 Views

Musim haji akan segera tiba, masyarakat Indonesia yang sudah siap berangkat tahun ini akan segera pergi ke Tanah Suci.

Inilah Penyebab Stres yang Jarang Disadari

Kesehatan

Inilah Penyebab Stres yang Jarang Disadari

26 June 2019, 10:00  |  5 Views

Stres adalah kondisi seseorang yang mengalami suatu masalah di dalam hidupnya dengan sangat berat.


Comments


Please Login to leave a comment.