Cheng Ho

Berita Kawasan

Masjid Cheng Ho, Pengingat Perjalanan Bersejarah Sang Laksamana

Di wilayah Pandaan, Pasuruan, berdiri dengan megah sebuah masjid yang tampak unik dan menarik dari kejauhan. Warna merah yang tampak dominan di sebagian besar bangunannya dan dipadukan dengan warna hijau di beberapa sisinya, membuat masjid ini tampak berbeda dari masjid lainnya. Selain itu, apabila dilihat dari dekat, terlihat ornament-ornamen khas Tionghoa cukup dominan di masjid ini, suatu pemandangan yang cukup jarang terlihat. Masjid ini dikenal sebagai Masjid Cheng Ho.

Saat Pingpoint mengunjungi tempat wisata religi yang berada di Pandaan ini (10/9/2021), terlihat bagaimana masjid ini tampak berbeda dari kebanyakan masjid yang ada di pulau jawa, mulai dari bentuk atapnya, yang tidak berbentuk kubah seperti masjid pada umumnya, bentuk bangunannya, adanya beberapa ornamen seperti lampion yang menghiasi tempat ini, hingga penamaan masjid yang berbeda dari masjid pada umumnya.

Cheng Ho

Terkait nama Cheng Ho sendiri, berdasarkan informasi yang diterima Pingpoint, berasal dari seseorang yang bernama Cheng Ho atau Zheng He, yang merupakan seorang Tionghoa keturunan etnis Hui. Etnis Hui sendiri merupakan salah satu etnis di Tionghoa yang menganut agama islam secara turun temurun. Singkat cerita, pada tahun 1405, Kaisar Dinasti Ming memerintahkan Cheng Ho yang merupakan laksamana dari pasukan laut kerajaan untuk melakukan perjalanan mengarungi 7 samudra dan menuju barat.

Dalam perjalanannya, Cheng Ho berhasil meningkatkan kerja sama pergadangan, mengembangkan kebudayaan, dan menjalin komunikasi dengan pelbagai negara lain. Selama perjalanannya, Cheng Ho juga mengunjungi kerajaan Majapahit di Jawa, Samboja di Palembang, dan Samudra Pasai di Aceh. Dalam kunjungan tersebut, Cheng Ho juga turut membantu kemajuan dan perkembangan agama islam di wilayah Indonesia dan Melayu.

Cheng Ho

Untuk mengenang perjalanan bersejarah dari Laksamana Cheng Ho, umat muslim di Jawa membangun masjid Cheng Ho. Tidak hanya di Pandaan, namun masjid Cheng Ho juga di bangun di tengah kota Surabaya. Untuk Masjid Cheng Ho yang terletak di Pandaan, mulai dibangun pada tahun 2004 dan dibantu oleh PITI, yang merupakan organisasi yang mewadahi umat muslim Tionghoa di Indonesia. Atas dasar mengabadikan kisah bersejarah itulah, Masjid Cheng Ho dibangun hingga hasilnya tampak merupakan gabungan dari tiga gaya arsitektur, yaitu Jawa, Arab, dan Tionghoa.

Cheng Ho

Hingga saat ini, Masjid Cheng Ho dibuka untuk masyarakat umum. Menurut informasi yang diterima Pingpoint dari salah satu pengelola masjid ini, disampaikan bahwa banyak masyarakat yang datang ke tempat ini tidak hanya untuk beribadah, namun juga untuk berisitirahat, karena masjid ini terletak di antara Malang dan Surabaya. Selain itu, banyak juga rombongan yang datang untuk mengabadikan masjid ini dengan berfoto di pelbagai sisinya. Selama pandemi COVID-19, masjid ini masih sering dikunjungi oleh masyarakat, baik itu secara individu atau pun rombongan. Tujuan mereka pun berbeda-beda, ada yang ingin beribadah hingga sekedar berisitirahat melepas Lelah sambil menikmati keindahan masjid ini.


Read More

Masjid Muhammad Cheng Hoo

Tempat Ibadah

None
None

Artikel Lainnya

cov.jpg

Hobi dan Hiburan

Virtuso Music Studio, Solusi Sewa Studio Musik dan Rekaman di Malang

22 September 2021, 07:07

Untuk bagian dalam studio, terdapat satu ruang rekaman yang digunakan oleh operator dan juga ruang latihan atau studio yang digunakan oleh para pemain band.

Ngabuburit di Alun-Alun Kota Bandung

Berita Kawasan

Hari Jadi Kota Bandung, Sukseskan Tagline #BandungHarmoniTuntaskanPandemi

21 September 2021, 06:01

Pada Sabtu, 25 September mendatang, Kota Bandung akan memperingati hari jadinya yang berusia 211 tahun. Tagline yang diusung tahun ini yaitu "Bandung Harmoni Tuntaskan Pandemi”.

Penanjakan

Berita Kawasan

Sensasi 8 Derajat dan Sunrise yang (Nyaris) Tidak Terlihat di Penanjakan

21 September 2021, 21:09

Sejak dini hari, tempat ini sudah mulai dikunjungi masyarakat, beberapa bersama pasangan, keluarga, atau pun rekan-rekannya.

Desa Wisata Edelweis

Berita Kawasan

Desa Wisata Edelweis, Tempat Baru dengan Hamparan Bunga Abadi

21 September 2021, 20:08

Baru sekitar satu bulan disediakan café bagi pengunjung di tempat ini. Sebelumnya, tempat ini hanya berupa perkebunan saja.


Comments


Please Login to leave a comment.