Ini Prediksi Lazada Untuk Tren Belanja Home Living 2020

Bisnis

Mau Tahu 3 Tren Belanja Home & Living 2020 Prediksi Lazada?

Bagi pengantin baru yang baru saja pindah ke rumah baru, kebutuhan home & living tentu merupakan prioritas utama. Berburu kebutuhan kelengkapan rumah baru akan mereda jika barang-barang penting sudah terpenuhi. Untuk kebutuhan kamar saja, bukan hanya tempat tidur yang dibutuhkan. Namun Anda juga harus mempersiapkan bantal, guling, seprai, atau lampu tidur.

Ternyata sepanjang berkembangnya zaman, kebutuhan rumah bukan hanya bisa dibeli gerai atau outlet fisik. Di beberapa marketplace yang ada di Indonesia, tersedia pula kebutuhan home & living yang cukup lengkap. Bahkan sekarang Anda bisa membeli furnitur rumah lewat website atau aplikasi saja tanpa harus perlu jauh-jauh membeli dan repot membawanya.

Ini Prediksi Lazada Untuk Tren Belanja Home Living 2020

Bahkan selama tiga tahun terakhir, jumlah pembelian kebutuhan home & living online terus meningkat. Hal ini dipaparkan Category Director General Merchandise Lazada Indonesia Evelyn Yonathan pada saat ditemui PingPoint.co,id di Jakarta (20/11/2019), “Untuk kategori home & living di Lazada, saat event 11.11 kemarin, bagus sekali. Merk Kintakun saja naik tiga digit dari tahun sebelumnya,” ujar Evelyn.

[Baca Juga: Kintakun Luncurkan 4 Seprai Limited Edition Karya Ilustrator Lokal]

Berdasarkan hasil yang baik ini, Evelyn dapat memprediksi kebiasaan belanja konsumen Lazada di kategori home & living pada tahun 2020 mendatang, yaitu:

1) Barang Berkualitas

Evelyn melihat dari tiga tahun terakhir, masyarakat Indonesia kini sudah sadar akan produk dengan kualitas yang baik. Jika sebelumnya tren barang murah lebih populer, kini orang tak segan untuk membeli barang lebih mahal asalkan kualitasnya terjamin.

2) Barang Lokal Semakin Berjaya

Tren ini juga sangat terlihat karena, makin banyak masyarakat yang lebih menyukai barang lokal. Pergeseran ini terlihat karena tahun 2019 ini, banyak brand lokal yang masuk ke dalam daftar brand yang paling banyak dibeli.

3) Gaya Milenial

Belakangan ini sangat terlihat jika, masyarakat lebih senang membeli peralatan rumah dengan warna yang kekinian dan gaya yang khas. Warna-warna cerah dan corak yang menarik mulai digemari. Sehingga para brand kelengkapan rumah bisa mulai meninggalkan model-model lama seperti bunga-bunga dengan warna gelap dan lainnya.

[Baca Juga: Maxim Luncurkan Produk Baru di Kampanye Dapur Lazada]

Prediksi di atas tentu bisa dijadikan bahan evaluasi brand home & living untuk membuat barang-barang yang sesuai minat pasar. Anda sendiri juga akan lebih mantap dengan pilihan funitur dan perlengkapan rumah tangga yang dipilih dengan tiga panduan tersebut. Selamat berbelanja!


Read More

Artikel Lainnya

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Vaksinasi, Pemkot Surabaya Siap Sweepin g.jpg

Kesehatan

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Imunisasi, Pemkot Surabaya Siap Sweeping

27 January 2023, 13:57

Banyaknya kasus campak di wilayah perbatasan Surabaya-Madura, mendorong Pemkot Surabaya untuk bergerak secara agresif demi memastikan anak-anak Kota Pahlawan sudah mendapatkan imunisasi campak.

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak.jpg

Kesehatan

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak

27 January 2023, 10:55

Dinkes Kota Yogyakarta meminta agar orangtua melindungi buah hatinya dari ancaman penyakit campak dengan segera datang ke puskesmas untuk mendapatkan imunisasi.

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur In i.jpg

Bisnis

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur Ini

26 January 2023, 15:30

Baru-baru ini perusahaan startup manufaktur Imajin disebut berhasil meraih suntikan pendanaan awal yang dipimpin East Ventures.

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus.jpg

Pendidikan

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus

26 January 2023, 13:28

Tim dosen Unpad berhasil membuat inovasi tes khusus yang dapat menunjukan bagaimana kompetensi mahasiswa dalam berbahasa Indonesia.


Comments


Please Login to leave a comment.