Melalui Program KOTAKU, Pemkot Semarang Rombak 40 RTLH di Mlatibaru

Properti dan Solusi

Melalui Program KOTAKU, Pemkot Semarang Rombak 40 RTLH di Mlatibaru

Sebanyak 40 rumah di Kelurahan Mlatibaru, Semarang Timur yang sebelumnya masuk kategori tidak layak huni diberikan bantuan renovasi dengan total anggaran 2 Milyar rupiah sehingga kini menjadi layak huni. Rumah yang sudah dilakukan renovasi tersebut, diresmikan dan diserahkan oleh Penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Semarang Tavip Supriyanto didampingi Trisnandi Yulrisman selaku pimpinan PT. Sarana Multigriya Finansial (PT. SMF), serta beberapa pimpinan OPD di jajaran Pemerintah Kota Semarang.

Pembangunan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tersebut merupakan bagian dari program yang dijalankan Pemerintah Kota Semarang, yaitu KOTAKU atau Kota Tanpa Kumuh. Adapun renovasi RTLH yang dilaksanakan di Kelurahan Mlatibaru merupakan hasil kerja sama antara Dirjen Cipta Karya, PT. Sarana Multigriya Finansial (SMF) dan Pemerintah Kota Semarang.

Melalui Program KOTAKU, Pemkot Semarang Rombak 40 RTLH di Mlatibaru

Dalam sambutannya, Tavip mengungkapkan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah berkolaborasi dalam pelaksanaan pembangunan renovasi RTLH sesuai dengan konsep pembangunan Pemerintah Kota Semarang, Bergerak Bersama.

"Matur nuwun Pak Tris, mudah-mudahan kerja sama dan kolaborasi antara masyarakat, Pemerintah dan tentunya Kementerian ini bisa terus dipertahankan dan dilanjutkan dalam sektor-sektor pembangunan lainnya. Sesuai konsep pembangunan Kota Semarang yaitu bergerak bersama, maka Pemerintah Kota Semarang tidak bisa bekerja sendiri tanpa berkolaborasi dengan BUMN, akademisi dan juga masyarakat,” tutur Tavip seperti diberitakan semarangkota.go.id (13/11/2020).

[Baca Juga: Kampoeng Kopi Banaran di Kabupaten Semarang Dikemas Lebih Modern]

Dirinya berpesan kepada masyarakat penerima manfaat program untuk menjaga dan merawat rumah yang telah mendapat bantuan tersebut. “Tidak hanya di wilayah ini saja, tetapi di wilayah lain bisa kita kembangkan sehingga RTLH di wilayah Kota Semarang lama-kelamaan akan habis. Setelah dibangunkan rumah menjadi layak huni ini, Kami berharap ibu dan bapak dapat merawat dengan baik dan bagus. Setuju nggeh?” pesan Tavip.

Sementara, Pimpinan PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) Trisnandi Yulrisman menerangkan, PT. SMF merupakan BUMN di bawah Kementerian Keuangan sebagai perusahaan pembiayaan sekunder perumahan. "Kami tidak akan berhenti berkontribusi demi peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pencapaian rumah yang layak dan terjangkau," ujarnya.


Read More

Artikel Lainnya

muatan sepeda motorOK3.jpg

Properti dan Solusi

9 Tips Bawa Barang dengan Sepeda Motor dari Yamaha Riding Academy

29 July 2021, 19:07

“Dalam berkendara, terkadang kita harus membawa barang dalam jumlah dan ukuran tertentu yang melebihi kapasitas bagasi. Namun, hal yang tidak boleh dilupakan oleh pengendara adalah faktor keamanan dan keselamatan berkendara."

t5.jpg

Kuliner

5 Tempat Nongkrong yang Hits di Tangerang

29 July 2021, 18:08

Berikut ini adalah beberapa rekomendasi tempat nongkrong di Tangerang yang hist dan bisa menjadi pilihan untuk menghabiskan waktu saat akhir pekan.

tatiloOK2.jpg

Kecantikan dan Fashion

Cakep! Perusahaan Siswa SMAN 3 Semarang Produksi Tas “Tatilo”

29 July 2021, 17:35

Para siswa tersebut tak hanya memproduksi tas saja, sebagai bentuk komitmen dan keseriusan untuk menjalankan usaha ini, siswa-siswi SMA 3 Semarang membentuk sebuah perusahaan yang diberi nama “Wignesa”.

cov.jpg

Bisnis

Ngopi Sambil Bermain Billiard di Kriwul Coffee and Pool

29 July 2021, 17:05

Lantai satu digunakan sebagai bar sekaligus kedai kopi. Sedangkan lantai dua digunakan sebagai bar dan juga tempat untuk bermain billiard.


Comments


Please Login to leave a comment.