BOGOR_KESEHATAN_MELAWAN DBD DENGAN POLA HIDUP SEHAT

Kesehatan

Melawan DBD dengan Pola Hidup Sehat

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Jargon ini begitu terkenal di dunia kesehatan. Sebab memang, melakukan pencegahan akan jauh lebih baik dibanding harus berobat setelah terserang penyakit. Hal tersebut juga ditekankan Dinas Kesehatan Kota Bogor. Demi menekan kasus demam berdarah dengue atau DBD yang berpotensi mengalami peningkatan di musim hujan, pihaknya rajin mengampanyekan pola hidup sehat sebagai langkah pencegahan. Diharapkan, kampanye tersebut dapat menekan atau mengurangi jumlah kasus DBD di Kota Bogor. Kampanye ini juga mendorong warga yang mengalami gejala DBD untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan seperti puskesmas, atau beberapa rumah sakit (RS) di Kota Hujan seperti RSUD Bogor, RS PMI Bogor, RS Mulia Bogor, atau RS Hermina Bogor.

Dalam kampanye ini, satuan kerja perangkat daerah yang dipimpin Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Rubaeah tersebut menjadikan masyarakat sebagai subjek, bukan objek sebagaimana biasanya. Masyarakat diberdayakan untuk mampu secara mandiri menjamin terpenuhinya kebutuhan kesehatan yang berkesinambungan, dan mengembangkan sejumlah prakarsa dalam membangun lingkungan sehat. Hal ini dilakukan karena Dinas Kesehatan Kota Bogor melihat kalau sejauh ini kasus DBD dan beberapa penyakit lainnya muncul karena lingkungan dan pola hidup yang kurang sehat.

[Baca Juga : 5 Cara Mengusir Nyamuk yang Anti-Mainstream]

"Sekitar 75 persen penyebaran penyakit terjadi karena pengaruh lingkungan yang kotor dan perilaku atau pola hidup sehat masyarakat yang masih minim," kata Rubaeah saat memberikan penyuluhan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di Cimanggu Barata, Kedung Badak, belum lama ini. "Penyakit demam berdarah adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh virus dan ditularkan oleh nyamuk. Selain itu, penyakit DBD juga berkembang di tengah kondisi lingkungan yang kurang sehat dan kurang bersih. Kondisi Ini akibat tidak diterapkannya PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat),” lanjutnya.

Kampanye pencegahan DBD dan pola hidup sehat dilakukan Dinas Kesehatan Kota Bogor dengan dua cara. Pertama, dengan program Pemberantasan Sarang Nyamuk atau PSN yang dilakukan secara serentak. Hal ini dimaksudkan supaya nyamuk tidak menyebar dari satu wilayah ke wilayah lainnya. Program ini juga termasuk penerapan 3M, yakni menguras, menutup, dan Mengubur. Ketiganya dilakukan pada tempat atau barang yang berpotensi jadi sarang nyamuk DBD. Kegiatan 3M sendiri minimal dilakukan satu minggu sekali untuk menghilangkan jentik-jentik nyamuk.

[Baca Juga : Cara Atasi Bahaya Nyamuk Pantai di Jakarta]

Sementara yang kedua, Rubaeah menjelaskan, pihaknya melakukan PSN plus. Hal tersebut dilakukan dengan cara menanam pohon, atau dengan memelihara ikan di sumber-sumber genangan air. Dengan demikian, lingkungan yang mendorong pola hidup sehat akan tercipta, dan penyebaran virus atau kasus DBD pun bisa ditekan atau diminimalisir.

Jika upaya menjaga lingkungan dan pola hidup sehat sudah dijalankan, tapi masih ditemukan gejala atau ada masyarakat yang terserang DBD, Rubaeah mengimbau agar penderita segera datang ke sarana kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama. Sarana yang dimaksud bisa puskesmas, atau beberapa rumah sakit seperti RSUD Bogor, RS PMI Bogor, RS Mulia Bogor, dan RS Hermina Bogor. Hal tersebut perlu dilakukan karena mutasi penyebaran virus DBD sulit diprediksi. Di sisi lain, langkah ini juga perlu dilakukan agar tenaga medis dan dinas terkait bisa mengetahui pola baru atau penyebab lain yang berisiko menyebabkan DBD pada diri seseorang.

Read More

Artikel Lainnya

Puluhan RW di Kota Depok Ini Jadi Kampung Siaga Covid-19 2

Berita Kawasan

Puluhan RW di Kota Depok Ini Jadi Kampung Siaga COVID-19

04 April 2020, 12:00

Dalam upaya memberikan edukasi serta bersama-sama bergerak untuk cegah penyebaran Virus Corona, RW di Kelurahan Mekarsari menjadi Kampung Siaga COVID-19.

Cegah Covid-19, Sejumlah Kelurahan Jakarta Timur Terapkan Karantina Wilayah

Berita Kawasan

Cegah COVID-19, Sejumlah Kelurahan Jakarta Timur Terapkan Karantina Wilayah

04 April 2020, 11:00

Lima kelurahan di kawasan Jakarta Timur mengurangi akses keluar-masuk wilayahnya demi mencegah penyebaran COVID-19.

Kini Haruskah Pakai Masker Saat Keluar Rumah

Kesehatan

Kini, Haruskah Pakai Masker Saat Keluar Rumah?

04 April 2020, 10:00

Menteri Terawan pernah mengatakan masker hanya bagi yang sakit dan tenaga medis. Kini, ketika jumlah kasus makin tinggi, masihkah orang sehat diimbau tidak pakai masker?

Begini Skenario Pelaksanaan Listrik Gratis dari Pemerintah

Bisnis

Begini Skenario Pelaksanaan Listrik Gratis dari Pemerintah

04 April 2020, 10:00

Untuk periode April, Anda sudah bisa mendapatkan manfaat dari kebijakan presiden bagi pelanggan listrik 450 VA dan 900 VA.


Comments


Please Login to leave a comment.