LESTARIKAN BUDAYA BETAWI LEWAT FESTIVAL CONDET

Berita Kawasan

Melestarikan Budaya Betawi Lewat Festival Condet

Kawasan Condet Jakarta Timur merupakan salah satu area yang dijadikan cagar budaya Betawi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Namun, kawasan ini semakin tergerus oleh zaman dan membuat perlahan banyak orang yang mulai melupakannya. Untuk mengingatnya kembali, dibutuhkan event yang membawa kawasan Condet dapat menarik perhatian warga. Salah satunya dengan menggelar Festival Condet.

Festival yang diadakan di kawasan Condet Jakarta Timur ini sebenarnya terbilang masih “seumur jagung”. Festival Condet pertama kali diadakan pada 2015 yang diadakan oleh Yayasan Cagar Budaya Condet. “Banyak rintangan dan aksi penolakan dari elemen masyarakat dan berdampak perizinan tidak disetujui,” ujar Iwan Anjung, Ketua Yayasan Cagar Budaya Condet, sebagaimana dikutip dari kompas.com, Jumat (27/7/2018).

Keberanian itu berbuah manis dengan pengunjung yang datang ke festival budaya Betawi itu mencapai lebih dari 100 ribu orang. Kemudian pada 2017, Festival Condet kedua pun digelar dan kali ini Pemerintah Provinsi Jakarta dan Yayasan Cagar Budaya pun bekerja sama demi memastikan keberhasilan event ini. Kerjasama ini pun sukses dengan jumlah pengunjung yang diklaim lebih banyak dari Festival Condet yang diadakan pada 2015.

Melihat keberhasilan dua Festival Condet sebelumnya, event budaya Betawi tersebut kembali diadakan pada Sabtu 28 Juli 2018. Jalan Condet Raya Jakarta Timur yang memiliki panjang lebih dari 1 kilometer pun dijadikan tempat pegelaran Festival Condet yang mengambil tema ‘Pesta Rakyat Nusantara’. Di event ini ada empat panggung yang terdiri dari Panggung Utama, Panggung Islami, Panggung Condet Kreatif dan Panggung Silat.

Namun tentu saja yang menjadi highlight utama adalah perayaan berbagai budaya khas Betawi dan salah satunya adalah penampilan silat. Sebagaimana dilansir dari Tribun News, pada event tahun ini, para murid dari sembilan perguruan silat yang bernaung dalam Persatuan Silat Muara Condet pun menampilkan kebolehannya di Panggung Silat.

Gerakan yang penuh percaya diri diperlihatkan oleh para murid-murid silat tersebut. Iringan musik Betawi pun menemani setiap gerakan yang dilakukan oleh mereka dan inilah yang menjadi ciri khas dari Silat Condet.

Selain penampilan Silat Condet, festival ini juga dimeriahkan oleh para komedian Betawi yang datang secara sukarela demi memeriahkan event tersebut. Mereka tampil di area Panggung Utara dan menghibur para pengunjung yang berkumpul di sana.

Komedian seperti Oppie Kumis, Bang Ocid serta Djarwo Kuat, turut menampilkan kebolehannya dalam berkelakar. “Mereka berinisiatif mengisi acara di sini karena (Condet) kampungnya sendiri,” jelas Ketua Panitia Festival Condet Hafidz Setiawan, sebagaimana dikutip dari Tribun Jakarta.

Selain, pentas seni khas Betawi, rasanya kurang afdol bila tidak mencoba kulinernya juga yang salah satunya adalah kerak telor. Tidak kira-kira, pada Festival Condet 2018 diklaim terdapat lebih dari 80 penjual kerak telor sehingga pilihan para pengunjung pun semakin banyak.

Pedagang bir pletok pun semakin meramaikan suasana kuliner di Festival Condet karena menjajakan minuman yang memiliki rasa segar tersebut. Selain itu ada juga dodol Betawi khas Condet Jakarta Timur yang diklaim memiliki rasa enak dan berbeda dari dodol Betawi lainnya.

Read More

Artikel Lainnya

Konsumen Bisa Jadi Lebih Bijak, WWF Getol Gaungkan BeliYangBaik

Berita Kawasan

Konsumen Bisa Jadi Lebih Bijak, WWF Getol Gaungkan #BeliYangBaik

29 February 2020, 09:00

WWF Indonesia mengajak masyarakat Indonesia untuk bisa lebih bijak menjadi konsumen demi lingkungan yang lestari.

Kontrak IPCM dan Nusantara Regas Tunjang Pendapatan Perseroan

Bisnis

Kontrak IPCM dan Nusantara Regas Tunjang Pendapatan Perseroan

28 February 2020, 21:00

Kontrak kerjasama IPCM dan Nusantara Regas tunjang pendapatan sektor pasar Terminal Khusus hingga 200 persen.

Ulasan Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2, Dibuat Lebih Mencekam

Berita Kawasan

Ulasan Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2, Dibuat Lebih Mencekam

28 February 2020, 20:00

Sutradara Timo Tjahjanto kembali membawa tokoh Alfie ke jeratan teror supranatural dalam Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2.

Museum Internasional Sejarah Nabi Peradaban Islam Segera Didirikan

Berita Kawasan

Museum Internasional Sejarah Nabi & Peradaban Islam Segera Didirikan

28 February 2020, 19:00

Ibu Kota akan segera memiliki lokasi wisata religi baru di wilayah utara dengan proyek pembangunan Museum Internasional Sejarah Nabi dan Peradaban Islam.


Comments


Please Login to leave a comment.