KELAPA GADING_KAWASAN_MASJID MEGAH BAK TAJ MAHAL DI DANAU SUNTER

Berita Kawasan

Melihat Masjid Megah ala Taj Mahal di Danau Sunter

Taj Mahal merupakan salah satu monumen ikonik di India dan menjadi ‘magnet’ bagi orang dari seluruh dunia untuk mengunjungi negara tersebut. Namun tahukah Anda bahwa di Indoonesia ternyata juga terdapat sebuah bangunan masjid megah di dekat Danau Sunter yang menyerupai Taj Mahal?

Nama tempat ibadah yang megah tersebut adalah Masjid Ramlie Musofa. Masjid yang eksteriornya didominasi oleh warna putih ini memiliki banyak hal yang patut dimaknai. Pertama bangunan masjid ini berada di antara deret rumah yang berada di kawasan Danau Sunter. Kedua adalah pengunjungnya dapat rasa cinta dari si pendirinya terhadap sang maha pencipta, Allah SWT.

Pengurus Masjid Ramlie Musofa, Sofian mengakui ide pembangunan Masjid Ramlie Musofa diambil dari Taj Mahal. “Tetapi, mengapa Taj Mahal? Karena yang kita ambil dari Taj Mahal itu filosofinya,” ucap Sofian seperti dikutip dari Kompas.com.

Bila membahas mengenai Taj Mahal maka bangunan megah ini tidak bisa terlepas dari rasa cinta Kaisar Mughal Shah Jahan terhadap istirinya yaitu Arjumand Banu Begum. Ketika Arjumand Banu Begum wafat, ia membuat Taj Mahal sebagai museum untuk istrinya. Pembangunan masjid ini sebenarnya ingin menunjukkan rasa cinta yang sejalan dengan tujuan dari pendiri Masjid Ramlie Musofa, yakni Haji Ramli Rasidin ketika membangun masjid megah di Danau Sunter ini.

“Pendiri pun berharap masjid ini sebagai lambang cinta beliau terhadap Allah SWT yang pertama, lambang cinta beliau terhadap Islam yang kedua, lambang cinta beliau terhadap keluarga yang ketiga,” jelas Sofian mengenai filosofi rasa cinta dalam pendirian Masjid Ramlie Musofa.

Sebagaimana dilansir dari Rappler.com, Pendiri Masjid Ramlie Musofa Haji Ramli Rasidini merupakan seorang mualaf keturunan Tionghoa dan ingin mencerminkan rasa cinta kepada keluarganya melalui nama dari masjid ini. Kata Ramlie Musofa dalam masjid ini merupakan singkatan dari nama-nama anggota keluarga Haji Ramli yang terdiri dari Ramli Rasidin, Lie Njoek Kim (istri), dan anak-anaknya yakni Muhammad Rasidin, Sofian Rasidin dan Fabianto Rasidin.

Masjid ini masih terbilang baru bila dibandingkan dengan sejumlah masjid ikonik yang menghiasi wilayah-wilayah di DKI Jakarta. Masjid Ramlie Musofa ini diresmikan sebagai tempat ibadah umat Muslim pada 2016. Namun keunikan dan kemegahan bangunan di Danau Sunter ini juga menjadi daya tarik sendiri yang membuat banyak orang sengaja datang untuk melakukan wisata religi di sana atau sekadar untuk salat dan berdoa di dalam Masjid Ramlie Musofa.

Selain untuk tempat ibadah umat Muslim, Masjid Ramlie Musofa juga memiliki fungsi lain yaitu menjadi Islamic center untuk siapa saja yang belajar mengenai Islam. Sebagaimana dikutip dari Okezone.com, masjid yang mengambil inspirasi dari Taj Mahal ini dijadikan tempat belajar agama untuk keluarga Haji Ramli dan warga keturunan Tionghoa yang ingin memperdalam pengetahuan mereka mengenai Islam. Hal ini tergambarkan dari ayat-ayat Al-Quran yang menghiasi dinding-dinding masjid dalam tiga bahasa.

Tiga bahasa itu terdiri dari Bahasa Arab yang diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia dan Mandarin. Kompas mewartakan tulisan Mandarin di Masjid Ramlie Musofa menandakan bahwa pendirinya merupakan keturunan Tionghoa serta memudahkan turis asal China yang datang ke sana. “Mereka (turis China) langsung paham dengan Bahasa Mandarin bahwa Islam itu mengajarkan kebaikan,” ujar Pengurus Masjid Ramlie Musofa, Sofian.

Jadi selain menjadi lokasi wisata religi warga DKI Jakarta dan sekitarnya, masjid di Danau Sunter ini juga terbuka untuk turis mancanegara yang berasal dari lintas agama. “Kita open dengan agama lain, (mereka) sering kemari bersama pemuka agama lain. Mereka sering datang berkunjung buat silaturahmi sekalian foto-foto,” tambah Sofian, sebagaimana diwartakan oleh Msn.com.

Read More

Artikel Lainnya

Menakar Urgensi Omnibus Law Bagi Sektor Bisnis dan Investasi

Bisnis

Menakar Urgensi Omnibus Law Bagi Sektor Bisnis dan Investasi

21 February 2020, 21:00

Nilai investasi terus menerus turun dan dirasa kurang "nendang", Omnibus Law diyakini mampu mengundang banyak investor dan meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi.

Pemkab Bekasi Hilangkan Kawasan Kumuh Lewat Program BERSEKA

Berita Kawasan

Pemkab Bekasi Hilangkan Kawasan Kumuh Lewat Program BERSEKA

21 February 2020, 20:00

Untuk memberikan taraf hidup yang nyaman dan sejahtera, Pemkab Bekasi entaskan warga di kawasan kumuh dengan BERSEKA.

PBB Setu Babakan, Mengakarkan Budaya Betawi di Jakarta

Pendidikan

Mengenal Lebih Dekat Kehidupan Masyarakat Betawi Melalui Museum di Setu Babakan

21 February 2020, 19:00

Salah satu lokasi yang wajib dikunjungi ketika menyambangi PBB Setu Babakan adalah Museum Betawi. Apa saja yang ada di dalamnya?

Robologee Buka Kelas Robotik Maret 2020, Warga Bekasi Bisa Daftar

Pendidikan

Robologee Buka Kelas Robotik Maret 2020, Warga Bekasi Bisa Daftar

21 February 2020, 17:00

Anda warga Bekasi yang berniat mendorong anak untuk melek teknologi? Belajar robotik bisa jadi alternatif solusi.


Comments


Please Login to leave a comment.