Pulsa

Bisnis

Melirik Peluang Bisnis Jual-Beli Handphone Bekas

Tempat perbelanjaan seperti ITC Cempaka Mas yang juga dikenal dengan nama ITC Cempaka Putih memiliki beragam jenis toko. Di mana salah satunya adalah toko yang membuka usaha jual-beli handphone bekas. Namun, pernahkah terbersit di benak Anda mengapa usaha jual-beli handphone bekas dapat bertahan, bahkan cenderung berkembang?

Mungkin pertanyaan ini dapat terjawab dengan penelitian yang dirilis oleh firma riset Counterpoint. Sekadar informasi, Counterpoint merupakan firma yang bergerak di bidang analisa industri. Perusahaan ini memiliki markas di Hong Kong dengan cabang di Korea Selatan, India, Ingris, Amerika Serikat, China, dan Argentina. Sebagaimana dilansir dari counterpointresearch.com, pasar global untuk ponsel bekas yang di-refurbished atau diperbaharui tercatat tumbuh sekira 13 persen pada tahun 2017. Angka ini mengarah ke 140 juta unit ponsel bekas yang laku terjual di dunia.

Uniknya, bisnis ini berbanding terbalik dengan perkembangan pasar ponsel baru yang hanya berkembang kurang dari 3 persen saja pada tahun lalu. Dari angka ini, bisa mulai terlihat mengapa bisnis ponsel bekas tetap bisa ada dengan contoh toko-toko yang ada di ITC Cempaka Mas atau yang juga dikenal dengan ITC Cempaka Putih. Pertumbuhan ini mengindikasikan bahwa banyak orang yang lebih tertarik dengan ponsel pintar yang di-refurbished dibandingkan ponsel baru. Ponsel refurbished di sini adalah adalah ponsel-ponsel pintar bekas yang dijual di toko kemudian dikumpulkan lalu melalui proses peremajaan dan perbaikan. Setelah kembali berfungsi normal dan terlihat bagus, ponsel pintar ini kemudian dijual lagi di pasar.

Namun, tentu saja tidak semua ponsel bekas laku terjual kembali. Tapi berdasarkan data yang dirilis oleh Counterpoint, hanya 25 persen dari total seluruh ponsel bekas yang laku terjual di pasaran. Walau begitu, bisnis ini tetap berkembang dengan pesat.

Direktur Riset di Counterpoint, Tom Kang, angkat bicara terkait perkembangan bisnis ponsel refurbished. “Dengan pertumbuhan 13 persen, ponsel pintar refurbished kini mendekati 10 persen dari total pasar ponsel pintar global. Pertumbuhan yang rendah dari pasar ponsel pintar baru pada 2017 dapat mempengaruhi perkembangan pasar refurbished,” jelasnya.

“Perlambatan dalam inovasi telah membuat ponsel pontar berusia dua tahun dapat dibandingkan dengan desain dan fitur ponsel kelas menengah. Karena itulah, pasar ponsel pintar baru (kelas-red) menengah ke bawah tengah dikanibalisasikan oleh ponsel high-end yang diremajakan,” tambah Tom Kang.

Ponsel high-end yang disinggung oleh Tom Kang mengarah kepada produk dari dua raksasa teknologi yaitu Samsung dan Apple. Pasalnya, merek ponsel pintar yang diproduksi kedua perusahaan ini mendominasi tiga perempat pasar ponsel pintar refurbished. Namun, pejabat dari Counterpoint lainnya, Peter Richardson, melihat berkembangnya pasar ponsel bekas ini sebagai hal yang baik. “Ini adalah pasar yang sedang berkembang (sehingga) memungkinkan para pemangku kepentingan untuk memaksimalkan masa hidup dari ponsel. Bagi banyak orang di industri (jual-beli ponsel), margin keuntungan ponsel bekas melebihi ponsel baru,” kata Richardson.

Itulah jawaban mengapa usaha jual-beli ponsel bekas masih berkembang hingga kini. Suara.com mewartakan, banyak juga para konsumen di Jakarta yang datang ke ITC Cempaka Mas atau yang juga dikenal dengan ITC Cempaka Putih untuk mencari ponsel dengan RAM yang tinggi. Mengingat harga ponsel bekas yang cenderung lebih miring namun memiliki spesifikasi bagus, tidak heran masih banyak orang yang memilih ponsel pintar refurbished dibandingkan baru yang dibanderol dengan harga lebih mahal.

Read More

Artikel Lainnya

Timsus Penindak Pelanggar COVID-19 Siap Bertugas di Kepulauan Seribu

Berita Kawasan

Timsus Penindak Pelanggar COVID-19 Siap Bertugas di Kepulauan Seribu

23 September 2020, 16:09

Tercatat dalam kegiatan ini Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Morry Ermond melakukan penyematan rompi kepada anggota Timsus Penindak Pelanggar Prokes COVID-19.

OMRON Berkontribusi dalam Pengembangan Ventilator Bersama Tim

Kesehatan

OMRON Berkontribusi dalam Pengembangan Ventilator Bersama Tim VENINDO

23 September 2020, 15:27

Untuk menjawab urgensi kebutuhan pasokan alat medis pada masa pandemi ini, Departemen Perindustrian Indonesia merangkul produsen otomotif lokal untuk membantu dalam memproduksi ventilator.

600 Jakpreneur Binaan Dinas PPAPP Ikut Bazar Online

Bisnis

600 Jakpreneur Binaan Dinas PPAPP Ikut Bazar Online

23 September 2020, 15:15

Pandemi COVID-19 membawa dampak luar biasa kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah, terutama dalam pemasaran produk.

Terminal Madyopuro Malang Siap Berkompetisi Lomba Terminal Sehat

Berita Kawasan

Terminal Madyopuro Malang Siap Berkompetisi Lomba Terminal Sehat

23 September 2020, 13:33

Terminal Madyopuro Kota Malang yang merupakan terminal tipe C menjadi salah satu peserta bersaing dengan terminal di beberapa kabupaten/kota di Jawa Timur seperti Blitar, Ngawi dan Situbondo.


Comments


Please Login to leave a comment.