PIK_PROPETY_MELIRIK-SISTEM-ANTI-BANJIR-ALA-PEMUKIMAN-PANTAI-INDAH-KAPUK-DUA_-EMIL_1100-X-600-px.jpg

Properti dan Solusi

Melirik Sistem Anti-Banjir ala Pemukiman Pantai Indah Kapuk 2

Banjir merupakan salah satu permasalahan yang kerap menjadi perhatian warga yang tinggal di DKI Jakarta ketika musim penghujan datang. Namun PT Agung Sedayu Group memiliki metode anti-banjir yang telah diterapkan di Pantai Indah Kapuk 1 dan saat ini direalisasikan di pemukiman Pantai Indah Kapuk 2 atau PIK 2. Nama sistem tersebut adalah sistem polder.

Sistem ini sebenarnya sudah diterapkan di Belanda semenjak dulu. Berdasarkan data yang dilansir dari fao.org, sistem polder tradisional sudah mulai diterapkan di Negeri Kincir Angin tersebut pada abad ke-12. Di mana warga setempat mengeringkan rawa-rawa dekat sungai terdekat untuk menciptakan lahan subur.

[Baca Juga: Dari Kantor Walikota Hingga Hutan Kota, 10 RTH di Kembangan]

Pada proses pengeringan tersebut, lahan gambut yang mengering pun mulai mengoksidasi sehingga tingkat tanah menurun dan tingkat air sungai pun ikut menurun. Petani pun terus menerapkan serta mengadaptasi sistem pertanian mereka agar dapat membanjiri lahan dengan polder yang jadi acuan. Kemudian mereka menciptakan sistem yang lebih moderen dengan membangun ratusan kincir angin untuk drainase serta stasiun pompa air yang berguna mempompa air dari polder menuju sungai dan laut agar Belanda terhindar dari banjir.

Prinsip sistem polder pun diterapkan di PIK 1 dan PIK 2. Berdasakan penelitian dari mahasiswa Universitas Indonesia mengenai Drainase Perkotaan dengan Sistem Polder, sistem yang diterapkan di Pantai Indah Kapuk 1 serta Pantai Indah Kapuk 2 menggunakan waduk, pompa dan tanggul-tanggul yang dapat ditambah ketinggiannya apabila terjadi penurunan permukaan tanah atau pasang air laut.

[Baca Juga: Cara Atasi Bahaya Nyamuk Pantai di Jakarta]

Dengan sistem ini, walau PIK 1 dan PIK 2 berbatasan langsung dengan Laut Jawa, pemukiman di Jakarta Utara ini dapat menghindari banjir di kala hujan atau ketika air laut pasang. Jadi sebagai gambaran singkatnya apabila mendadak terjadi perubaan tinggi permukaan air di waduk akibat peningkatan volume air maka pompa pengendali pun secara otomatis memompa air dari waduk dan dialirkan ke laut. Berdasarkan penjelasan di sedayuindocitypik2.com, sistem polder di Pantai Indah Kapuk 1 dan Pantai Indah Kapuk 2 memiliki elemen penting yang tediri dari tanggul keliling kawasan, sistem drainase kawasan, waduk pengumpul dan pompa pengendali.

Read More

Artikel Lainnya

IBB TV Satelit Bandung132, Kado HUT ke-210 bagi Warga

Berita Kawasan

IBB TV Satelit "Bandung132", Kado HUT ke-210 bagi Warga

27 September 2020, 09:59

IBB TV Bandung132 diresmikan langsung oleh Wali Kota Bandung Oded M. Danial di Pendopo Kota Bandung, 25 September 2020.

Pelebaran Kreteg Wesi Sampangan, Kota Semarang Selesai Akhir November

Berita Kawasan

Pelebaran Kreteg Wesi Sampangan, Kota Semarang Selesai Akhir November

26 September 2020, 17:46

Menelan anggaran sebesar 20 milyar rupiah, pelebaran akses yang menghubungkan Gunungpati dan Gajahmungkur itu ditargetkan rampung November 2020.

Serunya Nonton Film Bareng di Drive-In Senja Bandung

Hobi dan Hiburan

Serunya Nonton Film Bareng di Drive-In Senja Bandung

26 September 2020, 11:39

Ini dilakukan outdoor. Mudah-mudahan tidak terlalu khawatir juga sama COVID-19. Karena kita berada di mobil sendiri relatif lebih aman.

Di Bawah Rp500 Ribuan, Amazfit Neo Siap Diluncurkan .jpg

Bisnis

Di Bawah Rp500.000-an, Amazfit Neo Siap Diluncurkan

25 September 2020, 18:43

Perusahaan Huami siap meramaikan pasar jam tangan pintar di Indonesia dengan produk Amazfit Neo yang memiliki harga tak sampai Rp500 ribuan.


Comments


Please Login to leave a comment.