ads
KEMAYORAN_PROPERTI_MELIRIK WISMA ATLET ASIAN GAMES 2018_EMIL-01.jpg

Properti dan Solusi

Melirik Wisma Atlet Asian Games 2018

Indonesia saat ini tengah merayakan pesta olahraga terbesar yang ada di Asia yaitu Asian Games 2018. Persiapan dalam menyambut pesta olahraga ini pun terbilang tidak mudah, karena Pemerintah Indonesia beserta jajarannya harus memastikan sarana dan prasarana untuk para atlet tercukupi sehingga tidak mempengaruhi performa mereka. Salah satu persiapannya adalah mengakomodasi tempat menginap mereka selama Asian Games 2018, khususnya saat berada di DKI Jakarta.

Lokasi utama dari tempat bermukim para atlet selama Asian Games 2018 adalah di Wisma Atlet Kemayoran. Pemukiman para atlet ini sebenarnya sudah dipersiapkan semenjak 2015 oleh pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia. Namun proses pembangunannya sendiri baru dimulai pada Maret 2016.

Sebagaimana dilansir dari wartakota.tribunnews.com, Wisma Atlet Kemayoran yang berdiri di atas lahan 10 hektare itu sebenarnya sudah rampung pembangunannya pada Desember 2017. Semenjak itu hingga sebelum perhelatan Asian Games 2018, pihak kontraktor pun terus melakukan pemeliharaan terhadap bangunan tersebut.

Berdasarkan data dari laman resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia, Wisma Atlet Kemayoran terdiri dari 10 tower rumah susun atau rusun dengan nilai kontrak Rp3,4 triliun. Selain itu dibutuhkan juga dana Rp80,1 miliar untuk penataan kawasan pemukiman para atlet dan official Asian Games 2018 tersebut.

Tower-tower itu didirikan di dua lokasi yang berbeda. Tujuh tower pertama yang terdiri dari 5.494 unit berada di Blok D10 Kawasan Kemayoran yang berada di samping RS Mitra Keluarga Kemayoran. Ketujuh tower ini memiliki daya tampung hingga 16.482 orang dengan luas 337.000 meter. Sedangkan tiga tower terakhir berada di Blok C2 atau di area sebelum pintu tol Ancol. Tower yang memiliki 1.932 unit ini memiliki daya tampung hingga 5.796 orang dengan luas 135.000 meter persegi.

Masing-masing tower ini juga memiliki fungsi yang berbeda, khususnya terkait peruntukan penghuninya. Selama perhelatan Asian Games 2018, tujuh tower di Blok D10 digunakan untuk para atlet. Sedangkan Blok C2, difungsikan menjadi tempat menginap para jurnalis, perawat serta official pendukung lainnya di Asian Games 2018.

Demi memastikan kenyamanan para atlet selama berlaga di Asian Games 2018, pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia pun sudah membangun beragam fasilitas untuk mereka. Setiap unit di Wisma Atlet Kemayoran terdiri dari dua kamar tidur, ruang tamu, kamar mandi, dapur dan ruang jemur. Selain itu, pendingin udara, kursi, gorden serta pemanas air pun telah dipersiapkan dan siap digunakan oleh para atlet ketika mereka tinggal di sana.

Sebelum para atlet tiba di Wisma Atlet Kemayoran, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia juga sempat melakukan perombakan terhadap 1.000 kamar di sana. Mareka menyesuaikannya agar dapat mengakomodasi para atlet Paralympic Games.

“Perubahan diperlukan seperti penambahan lebar pintu agar kursi roda bisa masuk, kamar mandi dan lift juga akan menyesuaikan dengan kebutuhan difabel,” ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan, Abdul Hamid Khalawi, sebagaimana dikutip dari www.pu.go.id.

Fasilitas lapangan parkir di Wisma Atlet Kemayoran pun juga terbilang sangat baik. Area parkir mobil dan bus dialokasikan di area Blok C3 dan B8. Di Blok C3, luas lapangan parkirnya adalah 29.760 meter persegi dengan daya tampung 190 bus, 186 mobil dan 33 minibus. Sedangkan Blok B8 memiliki luas lapangan parkir 5.838 meter persegi dengan daya tampung 112 dan 29 bus.

Setelah berakhirnya perhelatan pesta olahraga Asian Games 2018, Wisma Atlet Kemayoran direncanakan dialihfungsikan sebagai rumah susun dengan sistem sewa atau rusunawa untuk masyarakat. “Untuk sementara, inpresnya (akan digunakan sebagai) rusunawa,” jelas Abdul Hamid Khalawi, sebagaimana dilansir dari kompas.com.

ads
ads
ads

Artikel Lainnya

Perhatikan Hal ini Ketika Membuat Taman di Rumah.jpg

Properti dan Solusi

Perhatikan Hal ini Ketika Membuat Taman di Rumah

20 February 2019, 4 a.m.  |  4 Views

Banyak manfaat miliki taman di halaman rumah. Taman memberikan sirkulasi udara yang baik. Memandanginya juga baik untuk mata lelah.

Eka Kurniawan Jaga Kesehatan dengan Bersepeda.jpg

Kesehatan

Eka Kurniawan Jaga Kesehatan dengan Bersepeda

20 February 2019, 5 a.m.  |  4 Views

Mengetik berjam-jam di depan layar komputer dapat mengganggu kesehatan. Sastrawan Eka Kurniawan mengatasinya dengan rajin bersepeda.

Ngopi Instagramable di Serpong 1.jpg

Kuliner

4 Tempat Ngopi Instagramable di Serpong

20 February 2019, 3 a.m.  |  4 Views

Secangkir kopi panas jadi kenikmatan hakiki yang tak terbantahkan. Tak ayal, tempat ngopi juga hadir dengan interior instagramable.

Taman Bacaan Inovator.jpg

Pendidikan

Taman Baca Inovator Lahir Atas Nama Literasi

19 February 2019, 4 a.m.  |  48 Views

Gerakan taman bacaan mungkin sudah banyak ditemukan. Namun, Yayasan Taman Baca Inovator punya sentuhan berbeda.


Comments

Please Login to leave a comment.

ads