Memprihatinkan, Mayoritas Arek Surabaya Cuek Selama PSBB

Berita Kawasan

Memprihatinkan, Mayoritas Arek Surabaya Cuek Selama PSBB

Dalam 7 hari berturut-turut, jumlah tambahan kasus di Indonesia berada pada angka diatas 400 kasus per hari. Di skala nasional, situs covid19.go.id pada Senin (18/5/2020) mencatat 18.010 kasus positif COVID-19 dengan rincian 4.324 orang penyintas dan 1.191 pasien meninggal dunia. Provinsi Jawa Timur menempati urutan kedua penyumbang kasus COVID-19, memiliki 2.296 kasus dengan jumlah pasien sembuh sebanyak 337 dan 209 pasien meninggal dunia.

Dilaporkan lawancovid-19.surabaya.go.id, kemarin, Kota Surabaya menjadi penyumbang terbanyak untuk Provinsi Jatim. Rinciannya, dari 1059 kasus, 134 diantaranya dinyatakan sembuh dan 122 orang lainnya meninggal dunia. Sedangkan 803 pasien sisanya masih dalam perawatan.

Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB masih berlaku di Surabaya hingga 22 Mei 2020, usai merampungkan periode pertama pada 11 Mei silam. Akan tetapi, memasuki hari ketujuh PSBB periode kedua, lalu lintas di pos check point Bundaran Waru terpantau ramai dan masih diwarnai pelanggaran.

Memprihatinkan, Mayoritas Arek Surabaya Cuek Selama PSBB

Dilansir detik.com, petugas gabungan polisi, TNI, Dishub, Satpol PP tampak melakukan pemeriksaan. Kendaraan roda empat banyak yang diminta putar balik karena melanggar aturan. Hal yang sama juga terjadi dalam pengecekan kendaraan roda dua. Mereka yang tidak berkepentingan dan tidak membawa surat izin harus putar balik. Tak jarang sering terjadi cekcok antara petugas dengan pengendara yang ngotot ingin tetap melintas.

Demikian juga di dalam gedung pusat perbelanjaan. PSBB tidak terlalu diacuhkan oleh warga Kota Pahlawan. Baru-baru ini ada viral foto dan video di media sosial yang memperlihatkan keramaian mal-mal di Surabaya jelang Lebaran pada Minggu (17/5/2020). Mal-mal itu di antaranya Royal Plaza yang tampak ramai kendaraan pengunjung di parkiran, Tunjungan Plaza, hingga Pakuwon Trade Center (PTC).

[Baca Juga: Sepekan PSBB, Bantuan Sembako Didistribusi ke Warga Surabaya]

Penelusuran di lapangan menyatakan demikian walaupun suasana tak seramai di foto dan video yang viral tersebut. Tak banyak pengunjung yang datang meski masih banyak tenan yang buka, namun semua tenan terlihat mematuhi protokol kesehatan, mulai menyediakan hand sanitizer hingga menggunakan satu jalur keluar masuk.

Protokol kesehatan juga ditaati pengelola gedung, para pengunjung yang masuk harus cuci tangan dan menjaga jarak. Setelah itu, mereka harus melewati bilik sterilisasi yang sudah disediakan. Saat masuk, pengunjung juga harus melewati monitor pengecekan suhu yang telah disediakan oleh pengelola.

Salah satu pengunjung, Mufid (22) asal Bandung, mengaku datang ke mal untuk belanja kebutuhan Lebaran. Hasil belanjanya rencananya akan dikirim ke keluarganya yang ada di Bandung. Lebih jauh dia menuturkan bahwa dirinya menyadari tengah berbelanja di masa PSBB.

Memprihatinkan, Mayoritas Arek Surabaya Cuek Selama PSBB

Namun pemuda yang mengaku bekerja di perusahaan telekomunikasi itu, merasa tak melakukan kesalahan lantaran tetap mematuhi protokol kesehatan. “Ini beli sarung, baju kemeja dan baju koko. Kan saya nggak bisa pulang. Ini nanti dikirim ke Bandung. Intinya kita tetap pakai masker dan bawa hand sanitizer. Saat belanja juga menjaga jarak aman” kata Mufid dilansir detik.com, kemarin.

Salah satu pramuniaga department store di mal, mengungkapkan bahwa cukup banyak pengunjung pada weekend kemarin meski tak sampai membludak, kondisinya berbeda jika di hari kerja. “Banyak yang cari baju, sandal, sepatu. Cukup ramai kemarin jika dibanding hari ini. Tapi ya tak sampai membludak,” kata pramuniaga tersebut.

[Baca Juga: PSBB Dievaluasi & Dibenahi, Kota Surabaya Tunjukkan Perkembangan]

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jawa Timur Heru Tjahjono, membenarkan banyak warga yang berbondong-bondong ke mal di Surabaya untuk berbelanja mendekati Hari Raya Idul Fitri. Menyikapi kondisi ini, Heru menjelaskan pihaknya bakal menggelar operasi di sejumlah mal, khususnya di wilayah Kota Pahlawan.

“Iya ramai mendekati lebaran. Nanti ditindaklanjuti, besok (hari ini—red) akan ada operasi. Kegiatan jual beli di sejumlah Mal itu akan dievaluasi sesuai aturan PSBB. Nanti kita akan lihat dan tentukan, jadi ada aturan-aturan PSBB yang masuk di Perwali maupun di Perbupati,” tegasnya kemarin.

Memprihatinkan, Mayoritas Arek Surabaya Cuek Selama PSBB

Sebelumnya, sebagaimana diberitakan kompas.com, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim Komisaris Besar Trunoyudo Wisnu Andiko memaparkan, jumlah pelanggaran terendah sempat terjadi pada hari ke-13 PSBB periode pertama, di mana tim terpadu memberikan 214 teguran.

Namun, sejak dimulainya tahap kedua PSBB, pelanggaran malah naik. Secara berturut-turut, sepekan terakhir telah terjadi 512 pelanggaran, 434 pelanggaran, 447 pelanggaran, 365 pelanggaran, 286 pelanggaran, dan 333 pelanggaran. “Kepatuhan publik goyah,” kata Trunoyudo.

Sementara, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, akan meningkatkan pengawasan di area-area yang rawan pelanggaran dan rentan penularan. Kawasan dimaksud antara lain mal atau pusat belanja, pasar tradisional, dan pabrik. “Kedisiplinan dan pengawasan harus dilaksanakan agar bisa memutus penularan COVID-19,” ujarnya kala itu.


Read More

Artikel Lainnya

Wayang Jogja Night Carnival 2022 Siap Digelar Akhir Pekan Ini!.jpg

Berita Kawasan

Wayang Jogja Night Carnival 2022 Siap Digelar Akhir Pekan Ini!

04 October 2022, 17:54

Pekan ini warga Kota Gudeg akan dihibur dengan acara Wayang Jogja Night Carnival 2022 sebagai acara puncak HUT Kota Yogyakarta ke-266.

East Ventures Pimpin Pendanaan Startup Penyewaan Kebutuhan Rumah dan Kanto r.jpg

Properti dan Solusi

East Ventures Pimpin Pendanaan Startup Penyewaan Kebutuhan Rumah dan Kantor

04 October 2022, 15:58

Perusahaan startup product-as-a-service Bioma baru-baru ini disebut meraih suntikan pendanaan pre-seed yang dipimpon oleh East Ventures serta Init-6.

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam.jpg

Kecantikan dan Fashion

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam

03 October 2022, 17:32

Alih-alih menggunakan kulit sapi, kambing, atau reptil, salah satu brand di Kota Bandung menggunakan ceker ayam sebagai bahan baku produk sepatunya.

Melalui Buku Ini, Masyarakat Diajak Sajikan dan Lestarikan Kuliner Asli Betawi.jpg

Kuliner

Lestarikan Kuliner Asli Betawi Melalui Buku

03 October 2022, 14:30

Belum lama ini Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia, istri Gubernur DKI Jakarta dan istri mantan Sekda DKI Jakarta berkolaborasi guna menghasilkan buku yang mengulas resep tradisional khas Betawi.


Comments


Please Login to leave a comment.