Mencicipi Macam-macam Jenis Madu Pramuka Sambil Berwisata

Kuliner

Mencicipi Macam-macam Jenis Madu Pramuka Sambil Berwisata

Madu sudah dikenal sejak dulu mempunyai manfaat yang cukup banyak untuk mempertahankan dan meningkatkan kesehatan tubuh. Ada lebih dari 300 jenis madu, dengan masing-masing varietas digolongkan menurut sumber bunga yang digunakan lebah untuk mengumpulkan madu, seperti dikuti dari National Honey Board (05/09/2018), lembaga yang melakukan program penelitian dan pemasaran yang berhubungan dengan produksi madu di Amerika Serikat. Di Indonesia sendiri, sebagian jenis madu tadi bisa dicicipi di Madu Pramuka.

Madu Bunga Liar

Madu jenis ini dibuat oleh lebah yang mengumpulkan nektar dari bunga-bunga liar. Rasa dan komposisi madu bervariasi tergantung pada berbagai bunga yang mekar saat madu dibuat. Manfaat kesehatan yang dikandung cukup banyak karena nutrisi yang kaya dan sifat anti mikroba yang dimiliki madu. Para peneliti di Penn State College of Medicine menyatakan madu dapat membantu meredakan infeksi saluran pernafasan atas dan batuk, seperti yang diterbitkan dalam jurnal Archives of Pediatric and Adolescent Medicine pada Desember 2007. Selain itu, para peneliti di University of California-Davis juga menemukan kandungan antioksidan yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh.

[Baca Juga : Mencicipi Hangatnya Semangkuk Bakso di Rawamangun]

Madu Bunga Kapuk

Madu ini dihasilkan dari ternak lebah yang berada di area hutan randu. Secara fisik madu randu berwarna cokelat muda agak bening dan rasa manis sedikit asam. Secara khusus, khasiat madu randu berfungsi meningkatkan daya tahan tubuh, sebagai obat sariawan, meredakan demam dan flu, serta menghilangkan bau mulut.

Madu Karet

Madu jenis ini dihasilkan dari nektar bunga karet yang dihisap oleh lebah madu yang digembalakan di area hutan karet. Walau ada beberapa jenis bunga yang juga tumbuh di wilayah itu, tapi dominasi bunga karet membuat madu ini dilabeli dengan nama tersebut. Sifat khas madu bunga karet ini adalah mengkristal seperti gula jika disimpan dalam jangka waktu lama. Khasiat dari madu jenis ini adalah untuk menyembuhkan hepatitis, mengatasi keputihan, mengobati luka bakar, dan meredakan alergi serta rasa gatal.

Madu Kelengkeng

Sejak dulu, madu jenis ini telah digunakan untuk kesehatan dan kecantikan. Madu kelengkeng ini diproduksi terbatas karena hanya memanfaatkan musim lengkeng saja. Dalam penelitian tahun 2006 yang dipublikasikan dalam BMC Complementary and Alternative Medicine, para ilmuwan menyimpulkan mengganti gula dengan madu dapat meningkatkan mikroflora dalam usus, yang baik untuk kesehatan pencernaan. Selain itu, kandungan alami madu berupa hidrogen peroksida yang berasal dari enzim lebah dapat bekerja sebagai antibiotik alami untuk luka bakar dan tergores.

Pendirian Taman Wisata Lebah

Pada awal berdirinya Madu Pramuka bernama Pusat Apiari Pramuka yang didirikan atas gagasan Sekjen Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Mayjen Dr. Aziz Saleh yang ingin menerapkan kegiatan peternakan lebah secara modern di Indonesia pada tahun 1970. Pada awal 2004, Kepala Unit Pusat Perlebahan Apiari Pramuka mengusulkan mengubah status unit usahanya menjadi Perseroan Terbatas. Akhirnya pada 5 Januari 2005 resmi menjadi PT Madu Pramuka.

Seperti informasi yang diperoleh dari situs resmi Madu Pramuka (05/09/2018), selain menjual madu dari berbagai macam jenis bunga, tempat ini juga melayani kunjungan ke Taman Lebah Madu Pramuka. Di mana para pengunjung dapat mengetahui bagaimana kehidupa lebah madu serta apa saja yang dihasilkan oleh lebah madu tersebut. Para pangunjung bisa mendapatkan ilmu dari kehidupan koloni lebah madu yang patut kita contoh terutama kehidupan sosialnya. Selain itu juga pengunjung dapat menikmati lezatnya minum madu dan mencicipi madu yang ada di dalam sarang lebah.

[Baca Juga : Menikmati Suasana Asri di Taman Wiladatika Cibubur]

Adapun materi kegiatan di Taman Wisata Lebah Madu Pramuka yang bisa Anda peroleh antara lain penyampaian materi mengenai kehidupan lebah madu disertai dengan pemutaran film lebah madu, berinteraksi secara langsung dengan lebah madu, simulasi pemanenan madu, menikmati air madu, serta terapi lebah untuk para pendamping. Selain itu, di Taman Lebah Madu Pramuka tersedia saung dan goa untuk acara pertemuan seperti acara keluarga, resepsi pernikahan, dan kumpul keluarga.

Read More


Artikel Lainnya

Warga Kembali Berburu Ikan di Sungai Ciliwung

Berita Kawasan

Warga Kembali Mancing Ikan di Sungai Ciliwung

27 May 2019, 11:00  |  6 Views

Kondisi Sungai Ciliwung yang membaik mebuat ikan kembali hidup berkembang di dalam alirannya. Warga pun bisa merasakan manfaat dengan rekreasi mincing ikan.

Alat Bantu Dengar Widex Evoke Tawarkan Ragam Keunggulan

Kesehatan

Alat Bantu Dengar Widex Evoke Tawarkan Ragam Keunggulan

27 May 2019, 13:00  |  4 Views

Beberapa keunggulan dalam Widex Evoke antara lain memberikan kemampuan kepada pengguna untuk bisa menggunakan machine learning secara real time.

CNAF Kembali Catat Pertumbuhan Positif Laba di 2018

Bisnis

CNAF Kembali Catat Pertumbuhan Positif Laba di 2018

27 May 2019, 09:00  |  10 Views

Dengan raihan pertumbuhan positif, CNAF berhasil mengumpulkan total aset sebesar Rp2.5 miliar dan portofolio pembiayaan tercatat sebesar R2.2 triliun.

Dunia Internasional Apresiasi Pertanian Perkotaan di Jakarta

Berita Kawasan

Dunia Internasional Apresiasi Pertanian Perkotaan di Jakarta

27 May 2019, 15:00  |  6 Views

Atas keberhasilan dan pengalaman DKI Jakarta mengimplementasikan pertanian perkotaan, Pemprov DKI diundang untuk hadir dalam ajang internasional Urban Agriculture World Summit (UAWS) di Tokyo, Jepang.


Comments


Please Login to leave a comment.