BEKASI_PENDIDIKAN_MENELISIK SEJARAH SINGKAT CALON KAMPUS NEGERI MILIK BEKASI_KIKI_1100 px X 600 px-01.jpg

Pendidikan

Menelisik Sejarah Singkat ‘Calon’ Kampus Negeri Milik Bekasi

Bekasi merupakan daerah pinggiran Jakarta yang dikenal sebagai Kota Industri. Sapaan tersebut bukannya tanpa sebab, di wilayah ini didirikan kawasan industri terbesar se Asia Tenggara. Keluarga yang tumbuh dan berkembang di area ini pun banyak, jumlah sekolah sebagai tempat pendidikan anak juga terdapat banyak pilihan. Namun sangat disayangkan, jumlah sekolah tinggi di area ini terhitung sedikit. Bahkan hingga saat ini Bekasi belum memiliki univeristas negeri sendiri, tertinggal dengan Karawang yang telah memiliki universitas negeri sendiri. Padahal Kabupaten Karawang ini terhitung muda usianya jika dibandingkan Bekasi Jawa Barat.

Sebenarnya beberapa tahun belakangan ini, beberapa masyarakat Bekasi Jawa Barat telah menerima kabar bahwa Universitas Islam 45 atau biasa disebut UNISMA akan dijadikan universitas negeri pertama di Bekasi.

Namun sepertinya, wacana ini belum juga terpenuhi dengan berbagai alasan yang cukup kompleks. Usaha pemerintah merayu pihak yayasan telah dilakukan sejak tahun 2014, tawaran ratusan miliar dari pemerintah rupanya belum menggerakan pihak yayasan untuk memberikan UNISMA yang berdiri di atas lahan seluas 18 hektare ini

Padahal jika melihat sejarah kebelakang, UNISMA merupakan sekolah tinggi yang memiliki cerita cukup panjang. Sebelum dinamai UNISMA, sekolah tinggi besutan H. Abdul Fatah ini dinamai Akademi Pembangunan Desa (APD) pada tahun 12 April 1982. Saat pertama kali dibentuk, akademi ini melakukan aktivitasnya di Gedung Juang Tambun, Bekasi Jawa Barat. Dilansir dari laman resmi UNISMA Bekasi, pada tahun 1984, APD berubah menjadi Akademi Administrasi Pembangunan (AAP) lalu setahun kemudian, kampus dipindah lokasikan ke Jl. Cut Meutia No.83, Bekasi Jawa Barat.

Pada tahun ini AAP berkembang menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP). Pada tahun 1986, setelah mendirikan STISIP dibentuk pula Sekolah Tinggi Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan(STKIP) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE), dan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER).

Memasuki tahun 1987, semua sekolah tinggi tersebut bergabung dan menjadi satu kesatuan yaitu Universitas Islam ’45 Bekasi yang kini lebih popular disebut UNISMA. Setahun kemudian , Sekolah Tinggi Ilmu Agama (STIA) juga ikut bergabung ke dalam satuan UNISMA. Memasuki tahun 1992, UNISMA mendirikan Fakultas Teknik sehingga pada 1994 tercatat ada tujuh fakultas dengan 13 jurusan.

Prestasi yang telah diraih mahasiswa UNISMA juga tidak sedikit, mahasiswa UNISMA banyak memborong penghargaan di bidang MTQ dan Atletik. Baru-baru ini saja mahasiswa FKIP UNISMA, Nur Meni, telah berhasil meraih medali perunggu untuk cabang olahraga Canoe/Kayak Sprint – Women’s Canoe Double 500 m di ajang Asian Games 2018 Jakarta Palembang.

Untuk warga Bekasi Jawa Barat, UNISMA telah menjadi aspek pembangunan pendidikan generasi muda sepanjang tiga puluh tahun lebih. Dari tahun ke tahun, UNISMA terus mengembangkan dan menambahkan fasilitas untuk menunjang kegiatan kampus. Hingga kini, UNISMA telah memiliki beberapa fasilitas yaitu, masjid, aula, english center, panjat tebing, lapangan pentaque, lapangan futsal, dan lain sebagainya.

Read More

Artikel Lainnya

Kenali 6 Ciri Bra Anda Harus Diganti

Kecantikan dan Fashion

Kenali 5 Ciri Bra Anda Harus Diganti

20 August 2019, 20:00  |  4 Views

Kapan terakhir kali Anda berbelanja bra baru? Jika jawabannya lebih dari enam bulan lalu, ada kemungkinan bra Anda telah usang dan perlu diganti.

Cinderella  Kompleks Kondisi Mental Perempuan Manja Dan Penuh Khayalan

Kesehatan

Cinderella Kompleks dan Ketergantungan Perempuan pada Laki-laki

20 August 2019, 19:00  |  9 Views

Kondisi sosial yang merepresi perempuan kerap menimbulkan konflik batin dan menjadi masalah bagi hampir seluruh perempuan. Hal ini memengaruhi cara berpikir, bertindak, dan berbicara.

Pasar Buku Murah di Pasar Kenari Jadi Incaran Warga Jakarta

Berita Kawasan

Nyamannya Belanja Buku Murah di Pasar Kenari

20 August 2019, 18:00  |  3 Views

Siapa sangka, di lantai 3 Pasar Kenari terdapat berjejer buku murah yang dijualbelikan bernama Wisata Buku yang telah diresmikan Gubernur DKI pada April 2019 lalu.

RSUD Tangerang Adakan Talk Show Mengenai ASI

Kesehatan

RSUD Tangerang Tekankan Peran Ayah dalam Keberhasilan ASIX

20 August 2019, 17:00  |  3 Views

Peran suami dalam memberikan motivasi dan mendampingi istri dalam menyusui dinilai sangat penting untuk menciptakan atmosfer menyusui yang positif.


Comments


Please Login to leave a comment.