Menengok Sejarah Jembatan Ancol dan Misterinya

Berita Kawasan

Menengok Sejarah Jembatan Ancol dan Misterinya

Taman impian Jaya Ancol merupakan objek wisata yang terletak di Ancol, Jakarta Utara. Dijadikannya Ancol sebagai tempat wisata bermula pada tahu 1966, di mana Pemprov DKI Jakarta menjadikan Ancol sebagai wisata terpadu. Hal ini membuat Taman Impian Jaya Ancol jadi lokasi wisata tertua di Jakarta. sebelum dijadikan tempat wisata, lokasi ini dulunya rawa-rawa dan empang.

Objek wisata di Ancol juga diisi dengan berbagai wahana, mulai dari pantai dan taman yang terdiri dari lima pantai, yaitu pantai Festival, Indah, Elok, Ria, dan Carnival Beach Club di area beach park bahkan ada berbagai macam watersport. Kemudian ada Dunia Fantasi (Dufan), Atlantis Water Adventure seluas 5 hektare, Ocean Dream Samudra, Sea World, Putri Duyung Cottages, Marina, Pasar Seni, Pulau Bidadari, dan lainnya.

[Baca Juga: Tayang Akhir Tahun, Si Manis Jembatan Ancol Kembali Difilmkan]

Namun melihat kondisi Ancol kini yang tak pernah sepi pengunjung, mungkin membuat Anda tak percaya, sebelum Taman Impian Jaya Ancol ada terdapat misteri yang melegenda bahkan masih dipercaya banyak masyarakat asli Jakarta. Dari banyaknya cerita misteri di Ancol, yang paling terkenal adalah kisah Si Manis Jembatan Ancol.

Pemilik sewa perahu di Pantai Ria Ancol Jali yang sudah puluhan tahun mencari rezeki di kawasan wisata tersebut menuturkan, lokasi legenda Si Manis Jembatan Ancol bukan di dalam kawasan wisata. “Jembatan Ancol atau jembatan goyang, letaknya berada di luar,” kata Jali.

Akan Tayang Akhir Tahun, Legenda Si Manis Jembatan Ancol Kembali Difilmkan

Latar Belakang Si Manis Jembatan Ancol

Melansir dari kumparan.com (10/10/2019) latar belakang si manis jembatan Ancol terbagi dalam dua versi. Kisah pertama bercerita mengenai gadis cantik bernama Matryam atau Siti Arya yang meninggal dunia di sekitar jembatan Ancol usai di perkosa oleh beberapa pria. Arwah Maryam jadi penasaran dan suka menghantui warga sekitar, untuk menuntut balas dendam.

Versi kedua si manis jembatan Ancol bahkan memiliki bukti yang cukup kuat, pasalnya melansir dari viva.co.id, seorang tokoh Betawi Ridwan Saidi melakukan penelitian tentang legenda Siti Ariag dari saksi-saksi hidup pada tahun 1955-1960.

[Baca Juga: Lady in Red, Sosok Si Baju Merah Legenda FIB UI]

Kejadian ini terjadi pada tahun 1871 atau pada awal abad ke 19. Saat itu Jakarta masih dalam masa kolonial Belanda sehingga namanya masih Batavia. Saat itu ada kembang desa bernama Siti Ariah berumur 16 tahun yang tinggal di tempat juragan kaya bersama ibu dan saudaranya.

Rupanya, sang juragan kaya ingin menjadikan Ariah selir. Tak ingin itu terjadi, Ariah kabur untuk menghindari sang juragan. Namun dalam pelariannya, ia bertemu Oey Tambahsia, yang juga seorang juragan di Batavia dan menguasai daerah Ancol kala itu. Dikira penyelamat, rupanya Oey juga terpesona dengan Ariah dan ingin menjadikannya sebagai selir.

Seperti masuk ke dalam lubang yang sama dua kali, Ariah kabur untuk kedua kalinya. Namun Oey tak tinggal diam, ia memerintahkan centengnya mencari Ariah, saat berhasil ditemui gadis cantik ini melakukan perlawanan hingga tewas di Danau Sunter, kemudian jenazahnya dibuang di area persawahan yang tak jauh dari jembatan Ancol.

Menengok Sejarah Jembatan Ancol dan Misterinya

Pengakuan Masyarakat

Setelah kejadian ini lah banyak kisah mistis yang beredar. Bahkan beberapa orang pernah mengaku bertemu dengan sosok Ariah di sekitar kawasan Sunter dan Ancol. Misalnya seorang pelukis yang diketahui tahun 1995 saat itu bertemu dengan Si Manis. Ia datang untuk minta dilukis saat malam hari dan gerimis, namun saat pelukis tersebut belum rampung, Si Manis sudah telanjur menghilang.

Kemudian jga ada pengakuan dari penjual rokok di dekat pintu keluar Ancol Anshori pada tahu 1990, ia mengaku melihat Ariah dari dekat saat akan membuka kios di samping jembatan goyang. Saat itu, kondisi sedikit gerimis, pada dini hari ada perempuan yang menghampiri kiosnya sambil tersenyum. Namun saat ditanya ingin membeli apa di kiosnya, perempuan tersebut menghilang.


Read More

Artikel Lainnya

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo.jpg

Hobi dan Hiburan

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo

23 September 2022, 15:57

Setelah sukses digelar di Candi Prambanan, konser Dewa 19 yang menghadirkan full team akan kembali manggung bersama dan kali ini digelar di wilayah Solo.

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim.jpg

Bisnis

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim

23 September 2022, 13:56

Baru-baru ini Amartha dan BPR Jatim resmi berkolaborasi dalam upaya menyalurkan Rp250 miliar untuk membantu pengembangan bisnis perempuan pengusaha mikro di wilayah Jawa Timur serta Jawa Tengah.

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIVAIDS.jpg

Kesehatan

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIV/AIDS

23 September 2022, 11:54

Setelah bulan lalu sempat ramai pembahasan kabar ribuan orang di Kota Bandung yang menderita HIV/AIDS, pakar Universitas Padjadjaran memberikan masukan terkait metode pencegahannya, khususnya di wilayah kampus.

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition Uncertainty

Hobi dan Hiburan

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition ‘Uncertainty’

22 September 2022, 18:20

Seniman muda Kota Malang, Bambang Suprapto, menggelar pameran tunggal yang bertajuk ‘Uncertainty’ di Kedai Lantjar Djaya, Kota Malang.


Comments


Please Login to leave a comment.