Menerka Nasib Industri Film di Tengah Wabah COVID-19

Hobi dan Hiburan

Menerka Nasib Industri Film di Tengah Wabah COVID-19

Tidak bisa dipungkiri bahwa Virus Corona SARS-CoV-2 yang melanda Indonesia akhir-akhir ini menghambat segala lini tak terkecuali industri perfilman di tanah air. Akibat pandemi ini, beberapa bioskop seperti Cinema XXI dan CGV akhirnya menutup teaternya untuk sementara waktu.

Hal tersebut jelas merugikan banyak pihak. Di satu sisi pihak bioskop tidak mendapatkan pemasukan, sedangkan di sisi lain produser film harus mengubah jadwal tayang yang berarti juga mengubah strategi pemasaran filmnya agar antusiasme penonton tetap terjaga.

[Baca Juga: Ada Rasa "India" di Balik Setiap Film Indonesia]

Menerka Nasib Industri Film di Tengah Wabah COVID-19 Bucin

Salah satu rumah produksi yang mengubah jadwal tayang filmnya adalah Rapi Film. Mau tak mau, film berjudul Bucin yang seharusnya tayang pada tanggal 26 Maret 2020 harus menggeser jadwal penayangannya hingga waktu yang belum bisa ditentukan.

"Film yang kena efek ya Bucin ya. Kita udah promo-promo, secara keuangan kita udah promo kiri-kanan, udah roadshow udah billboard, semua sudah siap tapi kita mau gimana lagi," ujar Eksekutif Produser Rapi Film Sunil Samtani di Jakarta (24/3/2020).

Menerka Nasib Industri Film di Tengah Wabah COVID-19 Tersanjung The Movie

Setali tiga uang dengan Rapi Film, MVP Pictures juga menunda penayangan film Tersanjung The Movie akibat masalah COVID-19. Penundaan tayang itu diumumkan langsung oleh sutradara Hanung Bramantyo. Sama seperti film Bucin, film Tersanjung The Movie juga belum bisa memastikan pergeseran jadwal film yang dibintangi oleh aktris Clara Bernadeth itu.

Selain menunda jadwal penayangan film, wabah COVID-19 juga membuat seluruh proses produksi film terhenti untuk sementara waktu. Seperti yang dialami Produser Miles Film, Mira Lesmana. Mira yang sedang mempersiapkan dua film terbarunya pada tahun ini pun terpaksa harus menepi untuk sementara waktu. Alhasil, Mira pun mengisi kekosongan itu dengan melakukan proses casting dan rapat internal secara online sambil menunggu wabah ini berlalu.

Sementara itu, Ketua Badan Perfilman Indonesia (BPI) Chand Parwez Servia memprediksi bahwa industri film akan terganggu selama satu tahun akibat wabah COVID-19. Kerugian pun sudah pasti ada di depan mata baik dari segi moril maupun materiil.

[Baca Juga: Naik Turunnya Industri Perfilman Nasional]

Untuk itu, Ia pun meminta para penggiat film untuk saling memberikan semangat satu sama lain di tengah kondisi seperti ini. Pemilik rumah produksi PT Kharisma Starvision Plus ini juga mengajak insan perfilman tanah air untuk menjadikan momentum ini sebagai sarana memperbaiki industri film agar ke depannya menjadi lebih baik.

Sebagai catatan, selain film Bucin dan film Tersanjung The Movie, sejauh ini ada lebih dari enam film yang telah menunda jadwal tayangnya seperti KKN di Desa Penari, Jodohku ke Mana?, Roh Mati Paksa, Djoerig Salawe, Malik & Elsa, Tarung Sarung, Serigala Langit dan Generasi 90-an: Melankolia.


Read More

Artikel Lainnya

Tak Sampai Rp2 Juta! Redmi 10A Resmi Hadir di Indonesi a.jpg

Hobi dan Hiburan

Tak Sampai Rp2 Juta! Redmi 10A Resmi Hadir di Indonesia

20 May 2022, 18:40

Xiaomi Indonesia secara resmi meluncurkan produk entry-level mereka yang terbaru dengan kehadiran Redmi 10A.

East Ventures Suntik Pendanaan Awal ke Startup Pendidikan MySkill.jpg

Bisnis

East Ventures Suntik Pendanaan Awal ke Startup Pendidikan MySkill

20 May 2022, 16:37

Startup yang berfokus meningkatkan skill para pencari kerja di Tanah Air, My Skill, disebut meraih pendanaan awal dari East Ventures.

Sampai 29 Mei 2022, Toys Kingdom Gandaria City Adakan Diskon Hingga 90 %.jpg

Bisnis

Sampai 29 Mei 2022, Toys Kingdom Gandaria City Diskon Hingga 90%

20 May 2022, 14:36

Bagi Anda yang berniat membelikan mainan untuk buah hati maka bisa memanfaatkan momen Crazy Sale di Toys Kingdom Mall Gandaria City.

CFD Akan Kembali Digelar di Wilayah Ibu Kot a.jpg

Berita Kawasan

CFD Akan Kembali Digelar di Wilayah Ibu Kota

20 May 2022, 11:34

Pemprov DKI Jakarta mengumumkan akan melakukan uji coba penerapan CFD alias Hari Bebas Kendaraan Bermotor di wilayahnya pada akhir pekan ini.


Comments


Please Login to leave a comment.