Menerka-nerka Nasib Tradisi Mudik Lebaran Kala Pandemi COVID-19

Berita Kawasan

Menerka-nerka Nasib Tradisi Mudik Lebaran Kala Pandemi COVID-19

Meski belum diketahui mendetail kapan awal mulanya, namun kebiasaan migrasi besar-besaran dari Kota ke kampung halaman terjadi setiap tahunnya, khususnya saat menjelang perayaan hari raya Idul Fitri. Bukan cuma sebagai agenda tahunan semata, fenomena yang kini dikenal sebagai tradisi mudik ini sudah dianggap bagian dari kearifan budaya lokal Indonesia.

Mewabahnya pandemi COVID-19, membuat pemerintah mengambil langkah tegas kepada masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah dan membatasi intensintas interaksi atau yang lebih dikenal dengan sebutan social distancing, belakangan direvisi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menjadi physical distancing.

[Baca Juga: Mudik Lebaran 2019, Dinas Kesehatan DKI Siagakan 85 Ambulans]

Hingga Kamis (26/3/2020) sore, pandemi COVID-19 telah menginfeksi 839 masyarakat Indonesia, dan merenggut 78 korban jiwa. Dari angka itu dilaporkan Provinsi DKI Jakarta adalah wilayah tertinggi yang terpapar virus SARS-CoV-2 ini, tercatat ada 515 kasus dengan korban jiwa sebanyak 46 orang. Lantas bagaimana nasib tradisi mudik tahun ini? Sebagai daerah dengan kasus positif terbanyak, apakah warga DKI akan menyebarkan virus ini ke seluruh penjuru Indonesia?

Menerka-nerka Nasib Tradisi Mudik Lebaran Kala Pandemi COVID-19

Pemerintah memang tengah menimbang opsi pelarangan mudik, tapi keputusan belum final dan masih dalam tahap diskusi agar dapat menghasilkan kebijakan yang terbaik. Juru Bicara Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Jodi Mahardi mengatakan, ada tiga opsi yang masih dikaji pemerintah sebagai langkah pencegahan penyebaran COVID-19 di tengah tradisi mudik lebaran 2020.

“Kami sudah bersepakat, hal yang paling utama adalah menjaga keselamatan masyarakat. Atas berbagai pertimbangan ini, kami melihat kebijakan pelarangan mudik sebagai opsi yang paling kuat,” ucapnya sebagaimana tertulis di siaran resmi Biro Komunikasi Kemenko Marves yang diterima PingPoint.co.id (25/3/2020).

[Baca Juga: Pandemi Influenza 1918 Bukti Social Distancing Tekan Sebaran Virus]

Lebih lanjut dijelaskannya, tiga opsi yang dimaksud tersebut adalah business as usual, penghapusan mudik gratis dan pelarangan mudik. Opsi pertama mengindikasikan tradisi mudik akan berjalan sebagaimana seperti di tahun-tahun sebelumnya. Sedangkan opsi yang kedua, sudah diterapkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan segera diimbau ke perusahaan-perusahaan penginisiasi kegiatan mudik gratis. “Ketiganya akan segera dilaporkan kepada Presiden,” tegasnya.

Menerka-nerka Nasib Tradisi Mudik Lebaran Kala Pandemi COVID-19

Senada, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan berpandangan kebijakan tidak mudik adalah sebuah ikhtiar atau usaha dalam memutuskan mata rantai penyebaran COVID-19. Eks Komandan Diklat TNI AD periode 1997-1998 yang belakangan ditunjuk sebagai pengganti sementara Menteri Perhubungan, meminta pengertian dan kesabaran masyarakat sampai pemerintah mengeluarkan keputusan bulat soal mudik lebaran tahun 2020.

“Kami harus mempertimbangankan berbagai skenario. Segala kebijakan ini nantinya menunggu keputusan dari rapat terbatas kabinet yang dipimpin langsung oleh Presiden. Kami berharap nantinya kebijakan ini yang terbaik bagi kita semua,” ujarnya.

[Baca Juga: Hati-hati Angker, KRL Berisiko Tinggi Jadi Tempat Penularan COVID-19]

Di sisi lain, pada tahun 2020 sejatinya akan diselenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di sejumlah wilayah nusantara. Berkenaan dengan itu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) berencana menerbitkan surat edaran bagi para calon Kepala Daerah untuk mengurungkan niatnya menggelar program mudik gratis sebagai sarana kampanye.

Menerka-nerka Nasib Tradisi Mudik Lebaran Kala Pandemi COVID-19

“Ada 207 daerah yang akan menggelar Pilkada di tahun 2020. Kemungkinan para calon akan mengadakan mudik gratis dan Mendagri akan bersurat untuk melarang mudik gratis,” terang Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri, Akmal Malik, seperti diberitakan kompas.com (25/3/2020).

Sementara itu, Kemenhub berencana akan melarang kendaraan dari wilayah Jabodetabek menuju ke wilayah Jawa Tengah atau pun Jawa Timur. Sedangkan dari sisi Transportasi Udara, Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub memastikan akan memberikan layanan prima untuk pengiriman logistik sekaligus mengurangi kuota penumpang hingga 50 persen. “Keputusan saat ratas, tapi ada kabar duka dari pak Presiden jadi kemungkinan akan ditunda lagi,” tutur Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi masih dari sumber yang sama.


Read More

Artikel Lainnya

Wow, Bank Sampah di Kota Tangerang Ini Hasilkan Produk Lilin Aromat erapi.jpg

Bisnis

Wow, Bank Sampah di Kota Tangerang Ini Hasilkan Produk Lilin Aromaterapi

30 January 2023, 15:01

Bank sampah ternyata tak hanya bisa mendapatkan cuan dari pemilahan sampah semata, karena bank sampah satu ini menunjukan bahwa mereka juga mampu membuat produk yang bernilai ekonomi.

Perayaan Imlek 2023 di Taman Banteng, Pj Gubernur DKI Jakarta Dampingi Jokowi.jpg

Berita Kawasan

Perayaan Imlek 2023 di Taman Banteng, Pj Gubernur DKI Jakarta Dampingi Jokowi

30 January 2023, 12:58

Pada akhir pekan kemarin, Presiden Jokowi terlihat hadir bersama Pj Gubernur DKI Jakarta dalam momen perayaan Imlek Nasional yang digelar di Taman Banteng

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Vaksinasi, Pemkot Surabaya Siap Sweepin g.jpg

Kesehatan

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Imunisasi, Pemkot Surabaya Siap Sweeping

27 January 2023, 13:57

Banyaknya kasus campak di wilayah perbatasan Surabaya-Madura, mendorong Pemkot Surabaya untuk bergerak secara agresif demi memastikan anak-anak Kota Pahlawan sudah mendapatkan imunisasi campak.

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak.jpg

Kesehatan

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak

27 January 2023, 10:55

Dinkes Kota Yogyakarta meminta agar orangtua melindungi buah hatinya dari ancaman penyakit campak dengan segera datang ke puskesmas untuk mendapatkan imunisasi.


Comments


Please Login to leave a comment.

  • Suki 2 years, 10 months lalu
    suki

    pingin miliki barang kesukaan tp isi dompet gak pernah tercukupi.. jangan bersedih guys....karena kamu punya partner yang bisa wujudkan impianmu segera aja ke bola165 ,org dan jangan lupa join now yach... bukan hanya wujudkan impianmu tp juga bisa bikin kamu menjadi jutawan.