Mengapa Akhir-Akhir Ini Banyak Bermunculan Ular Liar

Berita Kawasan

Mengapa Akhir-Akhir Ini Banyak Bermunculan Ular Liar?

Jika Anda mengikuti kabar mengenai musim hujan beberapa hari terakhir maka terdapat fenomena serupa yang terjadi di sejumlah wilayah di Jabodetabek. Fenomena ini melibatkan hewan liar yang mendadak muncul di area pemukiman warga dan kerap memicu kehebohan. Di mana hewan liar yang dimaksud di sini adalah penampakan ular. Pasalnya bukan seekor atau dua ekor saja, mengingat di kawasan Bogor yang muncul adalah puluhan ekor ular. Lantas kenapa reptil ini banyak bermunculan akhir-akhir ini?

Kabar kemunculan ular liar yang pertama kali menghebohkan adalah ketika terjadi di kawasan perumahan Citayam di Kabupaten Bogor pada pekan lalu. Reptil jenis ular kobra itu berkeliaran di area pemukiman warga dan hingga 8 Desember 2019, terhitung sudah ada 29 ekor yang tertangkap. Puluhan ular liar itu disebut masih berusia muda dengan para warga yang masih terus memburu induknya.

Mengapa Akhir-Akhir Ini Banyak Bermunculan Ular Liar

Kemudian kemunculan ular kobra lainnya terjadi pada 9 Desember 2019 dan kali ini terjadi di Kota Depok. Dengan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan yang dikerahkan untuk menangkap hewan liar itu di kawasan Cilodong. Sebelum ditangkap, ular itu disebut bersembunyi sempat bersembunyi di dalam komputer desktop.

[Baca Juga: Ular Sanca Besar Ditangkap Petugas Kelurahan Kebagusan]

Selain ular jenis kobra, ada juga jenis ular sanca yang bermunculan di Jakarta Selatan serta Depok dan ini semua terjadi di kala Jabodetabek kerap diguyus hujan. Terdapat teori terkait fenomena ini. Sebagaimana dilansir dari snake-removal.com (10/12/2019) kombinasi udara yang sejuk dengan tetesan hujan serta berawan membuat ular liar semakin aktif di musim hujan seperti saat ini.

Alasan pertama ular keluar dari sarangnya yang biasanya berada di bawah tanah adalah air hujan yang terus turun. Di mana ini menyebabkan air menggenangi sarang mereka dan memaksa ular-ular liar untuk keluar dari tempat persembunyian mereka yang akhirnya memicu mereka muncul di pemukiman warga.

[Baca Juga: Komunitas Ini Edukasi Masyarakat Mengenai Hewan Reptil]

Alasan lainnya adalah karena mangsa mereka yang banyak berkeliaran di musim hujan. Tikus-tikus yang biasanya juga berkeliaran di gorong-gorong atau lokasi persembunyian di bawah tanah lainnya, mereka terpaksa keluar akibat hujan dan membuat ular juga keluar untuk memburu mereka. Tak lupa juga hewan-hewan amfibi seperti kodok juga aktif di kala musim hujan. Acap kali hewan-hewan ini masuk ke rumah-rumah warga dan membuat ular ikut masuk untuk mengejarnya.

Biasanya setelah mereka berhasil memangsa, ular akan mencari lokasi yang hangat untuk mencerna makanannya dan kondisi dalam pemukiman warga dipandang cocok karena membuat mereka terhindar dari genangan air. Jika Anda melihat penampakan ular liar seperti ini, Ada baiknya langsung menghubungi pihak kelurahan atau pemadam kebakaran dan hindari untuk menanganinya sendiri.

Read More

Artikel Lainnya

Sebelum di Haramkan, Ini 5 Dampak Positif Dari Netflix

Bisnis

Sebelum Diharamkan, Ini 5 Dampak Positif Dari Netflix!

27 January 2020, 18:00

Ada isu yang beredar kalau Netflix akan mendapat fatwa haram dari MUI. Sebelum itu terjadi, mari fokus pada dampak positif dari platform streaming film ini.

Melalui Afganfund.com, Afgan Ajak Penggemarnya Ulurkan Tangan

Berita Kawasan

Melalui Afganfund.com, Afgan Ajak Penggemarnya Ulurkan Tangan

27 January 2020, 17:00

Selain melalui konser amal, gerakan sosial Afgan juga digelar melalui laman afganfund.com. Anda yang ingin membantu pendidikan anak-anak Indonesia bisa mengunjungi laman tersebut.

Film 1917 Diprediksi Berjaya di Ajang Oscar 2020

Berita Kawasan

Film 1917 Diprediksi Berjaya di Ajang Oscar 2020

27 January 2020, 16:00

Penonton dibuat kagum dengan teknik one take one shoot yang dilakukan sutradara Sam Mendes membuat film 1917 menjadi calon kuat peraih gelar Film Terbaik Oscar 2020.

Hati-hati Coronavirus Kenali dan Cegah Penyakitnya

Kesehatan

Dinkes DKI Buka Layanan Telepon Terkait Virus Corona

27 January 2020, 15:00

Total ada sebanyak 13 negara yang konfirmasi warganya telah teridentifikasi virus Corona. Untuk mencegahnya, Dinkes DKI buka layanan telepon untuk warganya.


Comments


Please Login to leave a comment.