Mengapa Bepergian dengan Odong-odong Berbahaya

Berita Kawasan

Mengapa Bepergian dengan Odong-odong Berbahaya?

Kendaraan odong-odong bisa ditemui di jalan-jalan protokol hingga perumahan warga. Namun, dari segi kenyamanan dan keamanan bagi penumpang sangat kurang. Terlebih karena yang sering menaikinya anak-anak.

Camat Cempaka Putih Andri menghimbau agar warganya tidak memanfaatkan kendaraan odong-odong untuk bepergian ke suatu lokasi tertentu seperti sekolah atau pasar. Apalagi kendaraan tersebut tidak didukung segi keamanan."Lebih baik menggunakan kendaraan resmi yang memiliki uji KIR, keselamatan, dan kualitas. Odong-odong bukan moda transportasi alternatif," ucapnya seperti dikutip dari pusat.jakarta.go.id (23/4/2019).

[Baca Juga: Kebiasaan Buruk yang Harus Dihindari Saat di Dalam Kendaraan Umum]

Sementara itu, Kapala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Suku Dinas Perhubungan (Sudin Hub) Kecamatan Cempaka Putih Wawan Ikhwan menjelaskan, belum ada payung hukum untuk menertibkan odong-odong.

Untuk itu, lanjut Wawan, pihaknya hanya memberikan pendekatan persuasif saja. "Jika ada dasar hukum, pasti kami tindak. Saat ini belum ada kepastian, tapi kami terus berupaya memberikan penyuluhan kepada warga menerangkan bahwa itu kendaraan ilegal dan tidak ada asuransi," tandasnya.

Mengapa Bepergian dengan Odong-odong Berbahaya

Dilarang Turun Ke Jalan

Sebelumnya pernah diberitakan, sebanyak tujuh unit odong-odong yang lalu lalang di sejumlah jalan raya di wilayah Cempaka Putih, Jakarta Pusat, ditertibkan petugas Sudin Perhubungan. Meski tidak ada perlawanan dari pemilik, namun penertiban tersebut sempat mengejutkan sejumlah penumpangnya. "Yah kok di berhentiin, ada apa nih pak kita kok di suruh turun," celetuk salah satu penumpang Larry (44).

Meski begitu, para penumpang yang dominasi para ibu-ibu yang tengah mengasuh anak tersebut akhirnya mengerti setelah petugas memberitahukannya. “Kalau kita mah tahu naik odong-odong nemenin anak biar seneng saja,” ucap penumpang wanita lainnya.

[Baca Juga: Sosialisasi Jak Lingko, Layanan Transportasi Terintegrasi]

Sementara itu, Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Perhubungan dan Transportasi Kecamatan Cempaka Putih Setyayasa mengatakan, sejauh ini pihaknya baru memberi peringatan kepada pemilik odong-odong agar tidak seliweran di jalan raya. “Selain mengganggu ketertiban umum, keberadaannya pun harus lebih dulu memiliki izin dari Polda Metro karena berkaitan dengan keselamatan terhadap penumpangnya,” ungkapnya.

Nantinya, bila kedapatan kembali turun ke jalan raya pihaknya akan mengandangi tanpa ada toleransi kembali. Pasalnya mereka juga sudah membuat surat pernyataan dengan bertanda tangan di atas materai Rp6.000 untuk tidak beroperasi di jalan raya.

Read More

Artikel Lainnya

Elite Race Borobudur Marathon Periksa Kesehatan Pelari, Kru, dan Tamu Undangan

Berita Kawasan

Elite Race Borobudur Marathon Periksa Kesehatan Pelari, Kru, dan Tamu Undangan

31 October 2020, 12:32

Tidak sebatas terhadap atlet pelari, pemeriksaan kesehatan juga akan dilakukan kepada semua kru dan tamu undangan ”Elite Race” Borobudur Marathon.

Waspada Dampak La Nina, Pemkot Bndung Ajak Warga Bersihkah Saluran Air

Berita Kawasan

Waspada Dampak La Nina, Pemkot Bandung Ajak Warga Bersihkah Saluran Air

30 October 2020, 17:22

Saat ini Kota Bandung harus waspada terhadap dampak dari fenomena La Nina yang dapat meningkatkan curah hujan.

Pantai Sakura di Pulu Untung Jawa Akan Bakal Dibuat Makin Ikonik

Berita Kawasan

Pantai Sakura di Pulu Untung Jawa Akan Bakal Dibuat Makin Ikonik

30 October 2020, 14:03

Pantai Sakura ini cukup luas, saat ini baru ada puluhan pohon sakura, Pemkab akan tambah lagi agar semakin rimbun. Diharapkan, Pantai Sakura ini semakin ikonik.

Libur Panjang Maulid Nabi Lonjakan Penumpang di Bandara Juanda Lampaui Prediksi

Berita Kawasan

Libur Panjang Maulid Nabi: Lonjakan Penumpang di Bandara Juanda Lampaui Prediksi

30 October 2020, 09:52

Peningkatan penumpang selama libur panjang Maulid Nabi SAW dan cuti bersama pada akhir Oktober ini di Bandara Juanda Surabaya jauh lampaui prediksi.


Comments


Please Login to leave a comment.