1Mengapa Kantor Disbudpar Surabaya Tutup Selama Masa Transisi.jpg

Berita Kawasan

Mengapa Kantor Disbudpar Surabaya Tutup Selama Masa Transisi?

Terpuruknya laju ekonomi di sektor hiburan dan pariwisata seperti restoran, hotel dan lainnya adalah salah satu alasan yang melandasai Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini untuk tidak melanjutkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sekaligus menyatakan dimulainya masa transisi menuju kenormalan baru.

Keputusan ini diambil di saat kurva penyebaran virus SARS-CoV-2 masih belum menunjukan tren penurunan. Sebagaimana dilaporkan situs lawancovid19.surabaya.go.id, hingga Senin (8/6/2020) tercatat 3.360 kasus positif COVID-19 di Kota Surabaya. Dari jumlah ini, terdapat 867 pasien yang dinyatakan sembuh dan 296 pasien meninggal dunia.

Di waktu yang nyaris bersamaan, Pemkot Surabaya juga memutuskan untuk menghentikan sementara waktu kegiatan pelayanan di kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) selama dua minggu. Artinya selama masa transisi, kantor Disbudpar tertutup bagi siapa pun.

Mengapa Kantor Disbudpar Surabaya Tutup Selama Masa Transisi

Kabag Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara mengungkapkan keputusan ini disebabkan ada temuan dua kasus COVID-19. Lebih jauh dia menjelaskan, awal mula kasus ini terjadi ketika didapati staf Disbudpar yang mengalami keluhan batuk ringan, flu dan demam. Kondisi ini dirasakan staf tersebut selama seminggu, setelah mendapatkan hasil uji cepat yang menyatakan staf tersebut non reaktif.

Dikutip detik.com, Senin (8/6/2020) malam, Febri menuturkan staf tersebut pun mengambil inisiatif untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut termasuk menjalani rontgen di rumah sakit. Hasilnya pun menyatakan staf tersebut positif terpapar virus SARS-CoV-2.

[#R[

Febri menegaskan asal muasal terinfeksinya staf ini disebabkan ada keluarga staf tersebut yang terinfeksi dan meninggal dunia karena COVID-19. Akibatnya, Pemkot pun memutuskan untuk melakukan penutupan kantor Disbudpar sementara waktu. "Ada dua kasus, yang satu staf memiliki gejala dan hari ini sudah swab. Nah, yang jelas adalah keluarga dari staf yang meninggal karena COVID-19. Jadi keluarganya ya," ungkap dia.

Dia pun menuturkan, bahwa sebelum diputuskan menutup sementara kantor Disbudpar, Pemkot telah melakukan uji cepat kepada seluruh pegawai. Rupanya ditemukan belasan pegawai dengan hasil reaktif. "Kemarin sudah dilakukan rapid [test]dan memang ada sekitar 16 orang yang reaktif. Hari ini langsung di-swab dan ini masih nunggu juga hasilnya," jelasnya.

[Baca Juga: Di Tengah Lonjakan Kasus Positif, Wali Kota Surabaya Dapat 2 Kejutan]

[Baca Juga: Surabaya Memasuki Masa Transisi, PSBB Diakhiri]


Read More

Artikel Lainnya

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo.jpg

Hobi dan Hiburan

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo

23 September 2022, 15:57

Setelah sukses digelar di Candi Prambanan, konser Dewa 19 yang menghadirkan full team akan kembali manggung bersama dan kali ini digelar di wilayah Solo.

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim.jpg

Bisnis

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim

23 September 2022, 13:56

Baru-baru ini Amartha dan BPR Jatim resmi berkolaborasi dalam upaya menyalurkan Rp250 miliar untuk membantu pengembangan bisnis perempuan pengusaha mikro di wilayah Jawa Timur serta Jawa Tengah.

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIVAIDS.jpg

Kesehatan

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIV/AIDS

23 September 2022, 11:54

Setelah bulan lalu sempat ramai pembahasan kabar ribuan orang di Kota Bandung yang menderita HIV/AIDS, pakar Universitas Padjadjaran memberikan masukan terkait metode pencegahannya, khususnya di wilayah kampus.

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition Uncertainty

Hobi dan Hiburan

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition ‘Uncertainty’

22 September 2022, 18:20

Seniman muda Kota Malang, Bambang Suprapto, menggelar pameran tunggal yang bertajuk ‘Uncertainty’ di Kedai Lantjar Djaya, Kota Malang.


Comments


Please Login to leave a comment.